Kepemimpinan Perempuan dalam Islam: Analisis Gender dan Penafsiran Keagamaan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.991Keywords:
Kepemimpinan Perempuan, Penafsiran Islam, Analisis GenderAbstract
Penelitian ini mengkaji kepemimpinan perempuan dalam Islam melalui pendekatan analisis gender dan penafsiran keagamaan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan pandangan mengenai legitimasi kepemimpinan perempuan dalam masyarakat Muslim yang berakar pada beragam interpretasi terhadap Al-Qur’an dan hadis. Sebagian kalangan berpendapat bahwa kepemimpinan perempuan dibatasi oleh ketentuan keagamaan tertentu, sedangkan kalangan lainnya menekankan bahwa Islam memberikan kesempatan yang sama kepada laki-laki dan perempuan berdasarkan prinsip keadilan, kompetensi, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan perempuan dalam Islam, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan penafsiran, serta menjelaskan relevansi berbagai pandangan tersebut dalam konteks masyarakat kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis serta sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan gender dan kepemimpinan dalam Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui proses pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan mengenai kepemimpinan perempuan tidak hanya dipengaruhi oleh teks keagamaan, tetapi juga oleh konteks sosial, budaya, dan historis yang melatarbelakangi proses penafsiran. Penafsiran tradisional cenderung membatasi ruang kepemimpinan perempuan, sedangkan pendekatan kontemporer lebih menekankan nilai keadilan, kesetaraan, dan kemaslahatan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan dalam Islam pada dasarnya ditentukan oleh kapasitas, integritas, dan tanggung jawab individu, bukan semata-mata oleh jenis kelamin, sehingga perempuan memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi dalam kepemimpinan di berbagai bidang kehidupan.
Downloads
References
Anita, D. N. (2024). Kepemimpinan perempuan dalam perspektif hukum Islam: Analisis kritis terhadap peran dan tantangan di era kontemporer. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4). https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.41999
Badran, M. 2009. Feminism in Islam: Secular and Religious Convergences. Oxford: Oneworld Publications.
Barlas, A. 2002. “Believing Women” in Islam: Unreading Patriarchal Interpretations of the Qur’an. Austin: University of Texas Press.
Bukhari, M, I. 2002. Sahih al-Bukhari. Riyadh: Darussalam.
Chairunnisa, M. R. (2022). Kepemimpinan perempuan dalam hermeneutika feminisme Amina Wadud. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 8(2). https://doi.org/10.31332/zjpi.v8i2.4078.
Engineer, A, A. 2003. The Rights of Women in Islam. New Delhi: Sterling Publishers.
Habibah, S. (2017). Kepemimpinan perempuan dalam perspektif gender. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 1(1). https://doi.org/10.24252/sosioreligius.v1i1.4527
Haruna, D., Novita, L., Yusrawati, & Junaidi. (2025). Konsep kepemimpinan perempuan dalam lembaga pendidikan Islam. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, 6(1). https://doi.org/10.51672/jbpi.v6i1.576
Ilhami, H. A., Efendi, Z., & Arsal. (2025). Komparasi penafsiran ayat Al-Qur'an dan hadits tentang kepemimpinan wanita. Journal of Indonesian Comparative of Syari'ah Law.
Latifah, Normuslim, Hamdanah, & Nurlaelawati, E. (2026). Diskursus gender dalam Islam: Legitimasi kepemimpinan perempuan dalam kajian fikih dan sosial. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial, 4(1), 39–48. https://doi.org/10.71456/sultan.v4i1.1687
Mernissi, F. 1991. The Veil and the Male Elite: A Feminist Interpretation of Women’s Rights in Islam. Reading: Addison-Wesley.
Mir-Hosseini, Z. 2006. Muslim Women’s Quest for Equality: Between Islamic Law and Feminism. London: I.B. Tauris.
Ningsih, W., & Susanti, R. (2025). Perempuan, tafsir, dan keadilan gender: Studi kritis hermeneutika dalam tradisi keilmuan Islam. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender. https://doi.org/10.15408/harkat.v21i1.48948.
Oakley, A. 1972. Sex, Gender and Society. London: Temple Smith.
Putry, R. (2015). Kepemimpinan perempuan dalam perspektif Islam. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 5(2). https://doi.org/10.22373/jm.v5i2.627
Rafiq, M. A., Arinie, S., Fachelvi, M. R., & Ahmadi. (2025). Kepemimpinan perempuan dalam Islam: Antara tafsir patriarkal dan spirit emansipatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3). https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1333
Saidah. (2015). Kepemimpinan perempuan dalam Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 15(1). https://doi.org/10.24042/ajsk.v15i1.714.
Sania Zahra. (2024). Pemikiran Amina Wadud dan implementasinya dalam kepemimpinan perempuan di Indonesia. Jurnal Studi Islam, 13(1), 43–66. https://doi.org/10.33477/jsi.v13i1.7018.
Saputra, A. M., Riskita, D., Syarifah, N. N., & Prilia, R. D. (2024). Kepemimpinan perempuan secara publik menurut perspektif Islam dan psikologi gender. Journal of Gender Equality and Social Inclusion (GESI), 3(1). https://doi.org/10.38156/gesi.v3i1.166
Suhada. (2019). Kesetaraan gender: Posisi kepemimpinan perempuan dalam Islam. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Keislaman, 3(2), 169–190. https://doi.org/10.36671/mumtaz.v3i2.39
Wadud, A. 1999. Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. New York: Oxford University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















