Analisis Problematika Implementasi Nilai Semangat Kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.974Keywords:
Semangat Kebangsaan, Pembelajaran PancasilaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di sekolah dasar sebagai upaya membentuk karakter warga negara yang menghargai keberagaman dan memiliki rasa persatuan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan nilai tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru Pembelajaran Pancasila, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai semangat kebangsaan masih menghadapi beberapa permasalahan, yaitu dominasi metode pembelajaran yang berorientasi pada hafalan, pemahaman kebangsaan yang cenderung bersifat simbolik dan seremonial, kesenjangan antara pemahaman konsep dengan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, pengaruh media digital terhadap interaksi sosial siswa, serta belum optimalnya penerapan pembelajaran kontekstual. Meskipun sekolah memiliki berbagai program pendukung, integrasinya dengan pembelajaran di kelas belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih kontekstual, berbasis pengalaman, dan terhubung dengan kehidupan nyata siswa agar nilai semangat kebangsaan dapat dipahami dan diterapkan secara lebih bermakna.
Downloads
References
Adnan, M., & Anwar, K. (2020). Online learning amid the COVID-19 pandemic: Students' perspectives. Journal of Pedagogical Sociology and Psychology, 2(1), 45-51.
Amiroh. (2025). Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Mewujudkan Life Skills Siswa. Madaniyah, 15(2), 75-89.Undiksha Journal. (2025). Implementing the Contextual Teaching and Learning (CTL) Model to Overcome Low Meaningful Learning Outcomes. Jurnal Jurnal Pendidikan Dasar Undiksha, 13(2), 112-126.
Anderson, B. (2016). Imagined communities: Reflections on the origin and spread of nationalism (revised ed.). Verso.
Banks, J. A. (2016). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2015). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.
Calarco, J. M. (2026). Navigating the School's Hidden Curriculum: Socialization, Expectations, and Student Outcomes. Journal of Educational Sociology, 44(1), 112-128.
Canillo, H. A., & Bendanillo, M. R. (2025). Applying Kolb’s experiential learning cycle for deep learning. ScienceDirect: Educational Research and Reviews, 19(2), 100-115.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
DeTienne, K. B., Christensen, E. L., Wilder, K. M., & Woolstenhulme, D. R. (2021). Moral Development in Business Ethics: An Examination and Critique. Journal of Business Ethics, 170(3), 435-448.
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2020). Panduan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Routledge.
Fenstermacher, G. D., & Soltis, J. F. (2009). Approaches to teaching (5th ed.). Teachers College Press.
Hamid, A., & Rusman. (2021). Efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kesadaran nilai toleransi pada pembelajaran PKn siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 34-46.
Haryanti, N. D., & Suhartono, S. (2022). Pengaruh paparan konten digital terhadap nilai-nilai sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 1-12.
Ismail, F. (2019). Problematika pembelajaran PKn di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 120-131.
Kalsoom, S., Kalsoom, N., & Mallick, R. J. (2026). From Banking Model to Critical Pedagogy: Challenges and Constraints in the University Classrooms. UMT Education Review, 3(1), 25-41.
Kemdikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Komalasari, K., & Saripudin, D. (2018). Character education in the context of student daily life. International Journal of Instruction, 11(1), 83-98.
Kurniawan, A., & Rahmawati, D. (2025). Implementasi Pembelajaran Civic Knowledge, Civic Skills, dan Civic Dispositions Melalui Media Digital. Jurnal Al-Mustofa: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 3(2), 112-125.
Lickona, T. (2021). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Pambudi, R., & Winarno. (2020). Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran nilai kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Kewarganegaraan, 4(2), 55-65.
Phan, H. P. (2024). Active and reflective practices in moral education: Overcoming the limitations of transmissive learning. Journal of Moral Education and Character Development, 18(2), 112-127.
Prasetya, B. (2021). Peran ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter kebangsaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 155-168.
Qolamuna. (2026). Teori Konstruktivisme dan Penerapannya dalam Integrasi Nilai Toleransi dan Keadilan Sosial. Qolamuna: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(1), 75-89.
Rahayu, S., & Winarno. (2020). Kompetensi pedagogis guru dalam pembelajaran nilai kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 145-156.
Schulz, W., Ainley, J., Fraillon, J., Losito, B., Agrusti, G., & Friedman, T. (2018). Becoming citizens in a changing world: IEA International Civic and Citizenship Education Study 2016 International Report. Springer.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supranoto, H. (2015). Implementasi pendidikan karakter bangsa dalam pembelajaran SMA. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(2), 46-55.
Turkle, S. (2015). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Press.
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan landasan pendidikan kewarganegaraan. Alfabeta.
Westheimer, J., & Kahne, J. (2024). What kind of citizen? The politics of educating for democracy. American Educational Research Journal, 41(2), 237-269.
Widoyoko, E. P. (2018). Penilaian hasil pembelajaran di sekolah (revisi ed.). Pustaka Pelajar.
Winataputra, U. S. (2012). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif internasional. Widya Aksara Press.
Yusuf, A. M. (2021). Peningkatan kompetensi kewarganegaraan melalui pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 88-99.
Zulyadaini. (2024). Belajar dan Pembelajaran. Jambi: Universitas Batanghari Repository.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















