Faktor-Faktor Penyebab Penurunan Produksi Kerajinan Gerabah Tradisional d Desa Malambigu Kecamatan Dampal Utara Kabupaten Tolitoli
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.961Keywords:
Gerabah Tradisional, Produksi Kerajinan, Faktor Penurunan, Perajin Lokal, Desa MalambiguAbstract
Industri kerajinan gerabah tradisional di Desa Malambigu merupakan warisan budaya sekaligus pilar ekonomi lokal yang kini terancam punah. Hal ini ditandai dengan penurunan drastis volume produksi dari 5.000 unit per tahun pada periode 2010-2016 menjadi hanya 700 unit pada 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menyebabkan penurunan produksi tersebut di Desa Malambigu, Kabupaten Tolitoli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal penyebab penurunan produksi adalah berkurangnya jumlah perajin yang didominasi usia lanjut, minimnya regenerasi generasi muda, keterbatasan bahan baku, dan metode produksi yang kurang efisien. Secara eksternal, penurunan dipicu oleh persaingan produk substitusi modern berbahan plastik/logam serta dukungan pemerintah yang belum berkelanjutan. Penurunan ini mengancam eksistensi identitas budaya dan ekonomi kreatif desa. Diperlukan strategi pengembangan berbasis potensi lokal serta intervensi kebijakan yang fokus pada regenerasi perajin dan modernisasi alat produksi untuk menjamin keberlangsungan kerajinan ini.
Downloads
References
Ananda, F., & Yuliana, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Keberhasilan Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 33–45.
Aisyah, N., & Pratama, R. (2024). Analisis Kesiapan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Jenjang Pendidikan Menengah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 145–156.
Fauzan, M., & Kurniawati, E. (2023). Hambatan Guru Dalam Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka. Jurnal Obsesi, 7(6), 7215–7225.
Hidayat, T., & Kusuma, D. (2024). Tantangan Pembelajaran Diferensiasi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 8(1), 112–121.
Hikmi, H. I., & Firdarini, K. C. (2023). Pengaruh Modal Usaha, Volume Produksi, Dan Volume Penjualan Terhadap Laba Usaha Mikro Batik Tulis Pada Kampung Batik Tulis Giriloyo. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Indonesia, 4(2), 197–210. DOI: https://doi.org/10.32477/jrabi.v4i2.1005
Korawijayanti, L., Arbainah, S., Nikmatuniayah, N., & Rois, M. (2020). Analisis Efisiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Metode Economic Order Quantity Pada UKM Produksi Tahu Kabupaten Semarang. Jurnal Aktual Akuntansi Keuangan Bisnis Terapan, 10(3), 89–101.
Kurniawan, D., & Fitriani, R. (2022). Literasi Digital Guru Dalam Mendukung Transformasi Pembelajaran Abad Ke-21. Jurnal Teknologi Informasi Pendidikan, 15(2), 95–107.
Nugraha, A., & Sari, D. (2024). Kompetensi Profesional Guru Dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 87–98. DOI: https://doi.org/10.47498/ihtirafiah.v4i2.3681
Nurul, M., & Su’eb, M. (2025). Peningkatan Keterampilan Kerajinan Tangan Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Urban Berbasis Kearifan Lokal. AL MURTADO: Journal Of Social Innovation And Community Service, 2(2), 65–80.
Permanasari, D., & Praha, R. D. (2019). Celsius Creative Lab. 2018. OPUS Creative Economy Outlook.
Pomoalo, N. F., Hasdiana, H., & Dangkua, S. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Generasi Muda Dalam Mewarisi Kerajinan Sulaman Karawo Di Desa Huntu Selatan. Jambura: Jurnal Seni Dan Desain, 4(1), 15–27. DOI: https://doi.org/10.37905/jjsd.v4i1.24256
Prasetyo, R., & Handayani, L. (2024). Dukungan Sarana Dan Teknologi Pendidikan Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 78–89.
Rahmawati, I., & Lestari, P. (2023). Pengaruh Pelatihan Guru Terhadap Keberhasilan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 28(2), 201–214.
Sagita, L. (2023). Analisis Faktor Penghambat Perkembangan Usaha Industri Kerajinan Gerabah Dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Desa Masbagik Timur, Kecamatan Masbagaik. Skripsi. Program Studi Ekonomi Syariah. Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.
Saputra, D. A. (2023). Hambatan Sosiokultural Usaha Kerajinan Gerabah Di Nagari Andaleh Kecamatan Luak Kabupaten Lima Puluh Kota. Skripsi. Program Studi Departemen Sosiologi. Padang.
Setiawan, B., & Wulandari, S. (2023). Pembelajaran Berbasis Proyek Sebagai Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(3), 155–166.
Sudana, I. W., & Mohamad, I. (2021). Konsep Pengembangan Seni Kerajinan Eceng Gondok Gorontalo. Panggung: Jurnal Seni Budaya, 31(2), 93–109. DOI: https://doi.org/10.26742/panggung.v31i2.1577
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tiara, M., & Qudsyi, H. (2018). Citra Tubuh Dan Kepuasan Pernikahan Istri Pada Usia Dewasa Tengah. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 1(2), 76–85.
Wastra, K., Parta, I. W. S. Y., & Hasdiana. (2022). Sistem Pewarisan Keterampilan Mengukir Warga Transmigrasi Bali Di Desa Sari Bhuana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha, 12(1), 33–43. DOI: https://doi.org/10.23887/jjpsp.v12i1.40972
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















