Guru sebagai Agen Literasi Kritis dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial

Authors

  • Faqih Ali Universitas Madura
  • M. Ilham Maulana Universitas Madura
  • Abdul Malik Universitas Madura
  • Ria Kasanova Universitas Madura

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.942

Keywords:

Guru, Literasi Kritis, Disinformasi, Media Sosial, Pendidikan Digital

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utama bagi peserta didik. Namun kemudahan akses informasi juga diikuti dengan meningkatnya praktik disinformasi yang berpotensi mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan peserta didik dalam menyebarkan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai agen literasi kritis serta strategi pedagogis berbasis literasi kritis dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis secara tematik melalui proses seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap informasi digital. Disinformasi dipahami sebagai praktik wacana yang mempengaruhi persepsi masyarakat melalui manipulasi informasi dan bias kognitif. Strategi pedagogi yang dapat diterapkan meliputi analisis wacana kritis, verifikasi informasi, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran dialogis. Integrasi literasi kritis dalam pendidikan digital membantu peserta mengembangkan kemampuan berpikir reflektif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, literasi penting menjadi pendekatan penting dalam melawan tantangan disinformasi di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adham, M. (2022). AN ANALYSIS OF SOCIAL MEDIA DISINFORMATION. 2017, 1388–1394.

Afrilyasanti, R., Basthomi, Y., & Zen, E. L. (2023). Factual vs . Fake News : Teachers ’ Lens on Critical Media Literacy Education in EFL Classes. 2023(1), 1–16. https://doi.org/10.5334/jime.781

Caled, D., & Silva, M. J. (2022). Digital media and misinformation : An outlook on multidisciplinary strategies against manipulation.

Currie, D. H., Currie, D. H., & Kelly, D. M. (2022). Critical media literacy for uncertain times : Promoting student reflexivity. 14(2), 15–26.

Drotner, K. (2020). Minimizing Knowledge Scepticism – Resourcing Students through Media and Information Literacy. 28(Mil), 56–66. https://doi.org/10.1017/S1062798720000903

Education Against Disinformation. (2024). 22(1), 71–83. https://doi.org/10.7906/indecs.22.1.4

Fitria, H. (2020). Role of Teachers in Digital Instructional Era. 1(1), 70–77.

Handiyani, M., & Abidin, Y. (2023). Peran Guru dalam Membina Literasi Digital Peserta Didik pada Konsep Pembelajaran Abad 21. 6(2), 408–414. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5360

Jimola, F. E. (2021). Conceptualisation of Critical Literacy and Argumentative Writing as an Essential Tool for the Development of Dialectic Reasoning among Students. 1, 8–15. https://doi.org/10.51986/ijss-2021.vol1.02

Kusmayati, N. B., Mulyati, Y., & Damaianti, V. S. (2019). Teaching of Social Culture-Based Critical Literation for University Students. 3(1), 32–44.

Language, L. (2021). Young people confronting the challenge of reading and interpreting a digital world Jóvenes enfrentando el reto de leer e interpretar un mundo digital. 14(2).

Lestari, V. A., & Iryanti, S. S. (2024). Abad 21 : Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran PAI melalui Literasi Digital. 8, 6155–6165.

Nawangsari, N. S., Pujiastuti, P., & Gularso, D. (2022). The effect of project-based learning model on PGSD s tudents ’ critical thinking skill. 10(1), 19–27.

Potential, C. T. (2024). (Jurnal Komunikasi Dan Pengabdian Masyarakat). 2(1), 18–27.

Rini, H. M., Nabhan, S., & Info, A. (2023). Journal of English Language Teaching views and practices. 6(1), 216–228.

Saputra, D. F. (2024). Program Literasi Informasi sebagai Sarana Peningkatan Layanan Perpustakaan. 8(01), 297–301.

Shu, K., Bhattacharjee, A., Alatawi, F., Nazer, T., Ding, K., Karami, M., & Liu, H. (n.d.). Combating Disinformation in A Social Media Age. 1–40. https://doi.org/10.1002/widm.1385

Silvhiany, S. (2021). Critical Digital Literacy : EFL Students ’ Ability to Evaluate Online Sources. 6(1), 249–269.

Soßdorf, A., Stein, C., Bezzaoui, I., & Fegert, J. (2024). Medien Pädagogik. 59, 55–76.

Valle, N., Freed, D., Gorton, K., Chapman, A. B., Shea, A. L., & Bazarova, N. N. (2024). Towards a Critical Framework of Social Media Literacy : A Systematic Literature Review. XX(X), 1–46. https://doi.org/10.3102/00346543241247224

Voynich, K. S. (2024). Влияние распространения недостоверной информации в социальных сетях на настроения студенческой молодежи. 072(045), 13–19. https://doi.org/10.26794/2226-7867-2024-14-3-13-19

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Ali, F., Maulana, M. I., Malik, A., & Kasanova, R. (2026). Guru sebagai Agen Literasi Kritis dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 4159–4169. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.942