Guru sebagai Agen Literasi Kritis dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.942Keywords:
Guru, Literasi Kritis, Disinformasi, Media Sosial, Pendidikan DigitalAbstract
Transformasi digital telah menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utama bagi peserta didik. Namun kemudahan akses informasi juga diikuti dengan meningkatnya praktik disinformasi yang berpotensi mempengaruhi cara berpikir dan kemampuan peserta didik dalam menyebarkan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai agen literasi kritis serta strategi pedagogis berbasis literasi kritis dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis secara tematik melalui proses seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap informasi digital. Disinformasi dipahami sebagai praktik wacana yang mempengaruhi persepsi masyarakat melalui manipulasi informasi dan bias kognitif. Strategi pedagogi yang dapat diterapkan meliputi analisis wacana kritis, verifikasi informasi, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran dialogis. Integrasi literasi kritis dalam pendidikan digital membantu peserta mengembangkan kemampuan berpikir reflektif, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, literasi penting menjadi pendekatan penting dalam melawan tantangan disinformasi di era digital.
Downloads
References
Adham, M. (2022). AN ANALYSIS OF SOCIAL MEDIA DISINFORMATION. 2017, 1388–1394.
Afrilyasanti, R., Basthomi, Y., & Zen, E. L. (2023). Factual vs . Fake News : Teachers ’ Lens on Critical Media Literacy Education in EFL Classes. 2023(1), 1–16. https://doi.org/10.5334/jime.781
Caled, D., & Silva, M. J. (2022). Digital media and misinformation : An outlook on multidisciplinary strategies against manipulation.
Currie, D. H., Currie, D. H., & Kelly, D. M. (2022). Critical media literacy for uncertain times : Promoting student reflexivity. 14(2), 15–26.
Drotner, K. (2020). Minimizing Knowledge Scepticism – Resourcing Students through Media and Information Literacy. 28(Mil), 56–66. https://doi.org/10.1017/S1062798720000903
Education Against Disinformation. (2024). 22(1), 71–83. https://doi.org/10.7906/indecs.22.1.4
Fitria, H. (2020). Role of Teachers in Digital Instructional Era. 1(1), 70–77.
Handiyani, M., & Abidin, Y. (2023). Peran Guru dalam Membina Literasi Digital Peserta Didik pada Konsep Pembelajaran Abad 21. 6(2), 408–414. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5360
Jimola, F. E. (2021). Conceptualisation of Critical Literacy and Argumentative Writing as an Essential Tool for the Development of Dialectic Reasoning among Students. 1, 8–15. https://doi.org/10.51986/ijss-2021.vol1.02
Kusmayati, N. B., Mulyati, Y., & Damaianti, V. S. (2019). Teaching of Social Culture-Based Critical Literation for University Students. 3(1), 32–44.
Language, L. (2021). Young people confronting the challenge of reading and interpreting a digital world Jóvenes enfrentando el reto de leer e interpretar un mundo digital. 14(2).
Lestari, V. A., & Iryanti, S. S. (2024). Abad 21 : Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran PAI melalui Literasi Digital. 8, 6155–6165.
Nawangsari, N. S., Pujiastuti, P., & Gularso, D. (2022). The effect of project-based learning model on PGSD s tudents ’ critical thinking skill. 10(1), 19–27.
Potential, C. T. (2024). (Jurnal Komunikasi Dan Pengabdian Masyarakat). 2(1), 18–27.
Rini, H. M., Nabhan, S., & Info, A. (2023). Journal of English Language Teaching views and practices. 6(1), 216–228.
Saputra, D. F. (2024). Program Literasi Informasi sebagai Sarana Peningkatan Layanan Perpustakaan. 8(01), 297–301.
Shu, K., Bhattacharjee, A., Alatawi, F., Nazer, T., Ding, K., Karami, M., & Liu, H. (n.d.). Combating Disinformation in A Social Media Age. 1–40. https://doi.org/10.1002/widm.1385
Silvhiany, S. (2021). Critical Digital Literacy : EFL Students ’ Ability to Evaluate Online Sources. 6(1), 249–269.
Soßdorf, A., Stein, C., Bezzaoui, I., & Fegert, J. (2024). Medien Pädagogik. 59, 55–76.
Valle, N., Freed, D., Gorton, K., Chapman, A. B., Shea, A. L., & Bazarova, N. N. (2024). Towards a Critical Framework of Social Media Literacy : A Systematic Literature Review. XX(X), 1–46. https://doi.org/10.3102/00346543241247224
Voynich, K. S. (2024). Влияние распространения недостоверной информации в социальных сетях на настроения студенческой молодежи. 072(045), 13–19. https://doi.org/10.26794/2226-7867-2024-14-3-13-19
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















