Peran Alumni Dan Komunitas Dalam Penguatan Fundraising Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.930Keywords:
Fundraising Pesantren, Peran Alumni, Komunitas Pesantren, Kemandirian Finansial, Manajemen Pendidikan IslamAbstract
Pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan keberlangsungan operasional di tengah keterbatasan sumber daya finansial. Ketergantungan pada sumbangan tidak terstruktur dan biaya pendidikan yang rendah menjadikan banyak pesantren rentan terhadap instabilitas keuangan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana peran jaringan alumni dan keterlibatan komunitas lokal maupun diaspora dapat memperkuat sistem fundraising pesantren secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada tiga pesantren di Provinsi Jawa Timur dan Lampung yang telah berhasil mengembangkan model penggalangan dana berbasis alumni. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni yang terorganisasi dengan baik mampu menjadi motor penggerak utama dalam diversifikasi sumber pendanaan pesantren, tidak hanya melalui donasi langsung tetapi juga melalui advokasi, pemberdayaan usaha produktif, dan pembangunan jaringan sosial yang luas. Komunitas, baik lokal maupun diaspora, memberikan kontribusi signifikan melalui wakaf produktif, zakat kelembagaan, dan program kemitraan strategis. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kapasitas manajerial pesantren dalam mengelola hubungan dengan alumni dan komunitas merupakan kunci keberhasilan fundraising jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada
Downloads
References
Amin, M., & Sholihah, N. (2021). Modal sosial alumni dalam pengembangan pesantren: Studi kasus di Pondok Modern Gontor. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145-162. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.102.145-162
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fauzi, A., & Ridwan, M. (2021). Peran ikatan alumni dalam penguatan kapasitas finansial pesantren di era digital. Ta'dib: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(1), 78-94. https://doi.org/10.31958/jt.v9i1.3472
Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman.
Latief, H. (2013). Islamic philanthropy and the private sector in Indonesia. Institut Français d’Indonésie (IFI).
Yaacob, H., Petra, S., Sumardi, A., & Nahar, H. S. (2015). Accountability through accounting and reporting lenses: Lessons from an awqaf institution in a Southeast Asia country.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Statistik pendidikan pesantren 2022. Kemenag RI. https://kemenag.go.id/statistik-pendidikan-pesantren-2022
Khasanah, U. (2021). Manajemen fundraising pesantren berbasis masyarakat: Antara tradisi dan modernisasi. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 1-16. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v5i1.2052
Maulana, A., & Hidayat, R. (2022). Digital fundraising dalam meningkatkan kemandirian finansial lembaga pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 201-218. https://doi.org/10.17509/jmpe.v13i2.45621
Muhyiddin, A. (2021). Transparansi dan akuntabilitas keuangan pesantren: Tantangan dan peluang di era reformasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(2), 189-204. https://doi.org/10.14421/jebis.2021.72.189
Nurhayati, S., & Wahyuni, E. (2022). Kapasitas digital pesantren dalam penggalangan dana: Studi di pesantren-pesantren Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 14(1), 55-73. https://doi.org/10.36073/jipi.v14i1.1821
Pratama, H., & Ilyas, M. (2023). Crowdfunding sebagai instrumen fundraising pesantren: Antara peluang dan tantangan. Journal of Islamic Education Management, 8(1), 44-59. https://doi.org/10.30983/jiem.v8i1.6311
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster https://doi.org/10.1145/358916.361990
Rozalinda. (2021). Manajemen wakaf produktif: Model pengembangan dan implementasinya di lembaga pendidikan Islam Indonesia. Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 14(2), 113-130. https://doi.org/10.47411/jweb.v14i2.41
Sari, D. P., & Hidayat, A. (2020). Kontribusi alumni dalam pengembangan pesantren: Perspektif manajemen pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 27(1), 97-112. https://doi.org/10.30829/tar.v27i1.702
Syafrida, I., & Anas, M. (2022). Kemitraan pesantren dengan lembaga amil zakat dalam penguatan program pendidikan. Jurnal Zakat dan Wakaf, 9(1), 77-92. https://doi.org/10.21043/zakat.v9i1.13561
Wahyudi, A. (2020). Manajemen hubungan alumni dalam pemberdayaan pesantren: Kajian di Pesantren Lirboyo Kediri. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 18(3), 265-280. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i3.719
Wulandari, T., & Zuhdi, M. (2022). Strategi diversifikasi sumber pendanaan pesantren melalui penguatan relasi alumni dan komunitas. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 12(1), 31-47. https://doi.org/10.24042/alidarah.v12i1.12374
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















