Analisis Komparasi Tata Kelola Manajemen Lintas Budaya Program Makan Bergizi China Dan Indonesia

Authors

  • Muhammad Rafif Hakim Athallah Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Sofiyan Universitas Negeri Surabaya
  • Fiko Naufal Izazi Universitas Negeri Surabaya
  • Robbighfirly Rahfi Bukhori Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Hilaluddin Ashiddiqi Universitas Negeri Surabaya
  • Diki Putra Setianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.911

Keywords:

Manajemen Lintas Budaya, Kebijakan Publik, Makan Bergizi Gratis, China, Indonesia

Abstract

Pembangunan sumber daya manusia yang unggul di negara berkembang menghadapi tantangan krusial berupa ketimpangan akses nutrisi yang menyebabkan gizi buruk dan stunting. Sebagai respons, China dan Indonesia meluncurkan kebijakan intervensi nutrisi skala nasional. Keberhasilan operasional kebijakan masif ini sangat dipengaruhi oleh interaksi sistem manajemen dengan karakteristik budaya nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tata kelola operasional serta dimensi manajemen lintas budaya pada program Nutrition Improvement Program for Rural Compulsory Education Students di China dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-komparatif dengan menerapkan teknik analisis isi (content analysis) pada dokumen kebijakan resmi serta telaah literatur ilmiah sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China menerapkan sistem manajemen operasional berpola top-down yang kaku, linier, dan mekanis, yang merefleksikan dimensi budaya high power distance serta institutional collectivism. Pola ini diperkuat oleh digitalisasi pengawasan rantai pasok secara terpusat demi efisiensi tinggi. Sebaliknya, Indonesia mengadopsi model manajemen berbasis komunitas (bottom-up friendly) yang berakar pada nilai in-group collectivism melalui budaya gotong royong dan kemitraan inklusif dengan UMKM lokal untuk menjaga harmoni sosial-ekonomi. Simpulan dari penelitian ini mempertegas bahwa perbedaan karakteristik kebudayaan nasional secara signifikan membentuk struktur dan efektivitas tata kelola manajemen kebijakan publik di masing-masing negara. Akselerasi kematangan program MBG di Indonesia disarankan untuk mengadopsi pengawasan digital terpusat tanpa menghilangkan partisipasi ekonomi komunal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berry, J. W. (1997). Immigration, Acculturation, And Adaptation. Applied Psychology, 46(1), 5–34.

Bowen, J. R. (1986). On The Political Construction Of Tradition: Gotong Royong In Indonesia. The Journal Of Asian Studies, 45(3), 545–561. Https://Doi.Org/10.2307/2056525

Bundy, D. A. P., Et Al. (2018). Disease Control Priorities: Child And Adolescent Health And Development. World Bank.

Fao. (2023). School Food And Nutrition Framework: Supporting Local Food Systems And Child Well-Being.

Hall, E. T. (1976). Beyond Culture. Anchor Books.

Hofstede, G. (2011). Dimensionalizing Cultures: The Hofstede Model In Context. Online Readings In Psychology And Culture, 2(1), 1–26. Https://Doi.Org/10.9707/2307-0919.1014

House, R. J., Hanges, P. J., Javidan, M., Dorfman, P. W., & Gupta, V. (Eds.). (2004). Culture, Leadership, And Organizations: The Globe Study Of 62 Societies. Sage Publications.

Luo, R., Shi, Y., Zhang, L., Liu, C., Rozelle, S., Sharbono, B., & Martorell, R. (2012). Nutrition And Educational Performance In Rural China's Elementary Schools: Results Of A Randomized Control Trial. Economic Development And Cultural Change, 60(4), 735–764. Https://Doi.Org/10.1086/665261

Ministry Of Education Of The People's Republic Of China. (2011). Implementation Guidelines For The Nutrition Improvement Program For Rural Compulsory Education Students. State Council.

Minkov, M., & Hofstede, G. (2022). The Evolution Of Hofstede's Doctrine. Cross Cultural & Strategic Management, 29(1), 23–41.

Oecd. (2024). Digital Government Outlook 2024.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2024 Tentang Badan Gizi Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.

Suryahadi, A., Tori Saniter, & Sumarto, S. (2012). The Evolution Of Social Safety Net Programs In Indonesia Since The Asian Financial Crisis (Smeru Working Paper). The Smeru Research Institute.

Wang, H., An, X., Zhou, H., Cui, Y., & Rozelle, S. (2018). The Impact Of The National Nutrition Improvement Program On The Physical Fitness Of Rural Students In China. Bmc Public Health, 18(1), 1–11. Https://Doi.Org/10.1186/S12889-018-5341-Z

World Bank. (2023). Improving Governance And Public Service Delivery In Developing Countries.

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Athallah, M. R. H., Sofiyan, A., Izazi, F. N., Bukhori, R. R., Ashiddiqi, M. H., & Setianto, D. P. (2026). Analisis Komparasi Tata Kelola Manajemen Lintas Budaya Program Makan Bergizi China Dan Indonesia. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 3917–3923. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.911