Sosialisasi Anti Perundungan Sejak Dini: Membangun Kesadaran Peserta Didik Sekolah Dasar Akan Bahaya Bullying
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.900Keywords:
Perundungan, Sekolah Dasar, Upstander, Peran Guru, PsikoedukasiAbstract
Perundungan (bullying) merupakan masalah serius di lingkungan sekolah dasar yang sering kali dianggap wajar akibat rendahnya pemahaman peserta didik. Tindakan ini memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial anak, seperti penurunan rasa percaya diri hingga trauma jangka panjang. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman peserta didik, mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan, mengkaji dampak psikososial, serta merumuskan strategi penanganan melalui optimalisasi peran guru, kebijakan sekolah, dan pembentukan sikap upstander. Metode penulisan yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis deskriptif terhadap fenomena perundungan di sekolah dasar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa bentuk perundungan di sekolah dasar meliputi perundungan sosial, verbal, non-verbal, fisik, dan emosional. Kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh media, dan rendahnya empati menjadi faktor utama pemicu perilaku ini. Sebagai upaya penanganan, diperlukan sinergi berkelanjutan yang mengintegrasikan penguatan karakter dalam kurikulum, peningkatan pengawasan guru di area rawan, serta transformasi peran peserta didik dari bystander pasif menjadi upstander yang aktif membela korban. Kesimpulannya, sosialisasi anti-perundungan sejak dini yang didukung oleh kebijakan sekolah yang tegas dan kolaborasi orang tua sangat krusial demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
Downloads
References
Candra, S. D., Abdul, A., Wiyono, R., Nafis, R. W., & Hakim, L. (2025). Anti-Bullying Education Through The Implementation Of Play-Based Learning In Primary School Children Pendidikan Anti-Bullying Melalui Implementasi Pembelajaran Bermain Pada Anak Sekolah Dasar. Nama Jurnal Belum Lengkap, 3(1), 191–199.
Coloroso, B. (2006). Stop Bullying: Memutus Rantai Kekerasan Anak Dari Prasekolah Hingga Remaja (Terjemahan). PT Serambi Ilmu Semesta.
Coloroso, B. (2015). The Bully, The Bullied, And The Bystander: From Preschool To High School--How Parents And Teachers Can Break The Cycle Of Violence. Harpercollins.
Dewi, F. T., Apriani, A., Sudaryanti, A. A., Rahayu, D. P., Azman, M., & Putri, N. (2024). Edukasi Anti Bullying Bagi Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Nama Jurnal Belum Lengkap, 6(2), 145–154.
Olweus, D. (1993). Bullying At School: What We Know And What We Can Do. Blackwell Publishing.
Salmivalli, C. (2010). Bullying And The Peer Group: A Review. Aggression And Violent Behavior, 15(2), 112-120.
Sari, A. P., Syahrani, L. E., Ningsih, M. A., & Susanti, H. (2026). Upaya Menghentikan Perundungan Di Sekolah: Penyuluhan Dan Edukasi Anti-Bullying Untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Colo Kabupaten Kudus. Jurnal Bina Desa, 8(1), 64–71.
Sari, Y. P., & Azwar, S. (2018). Fenomena Bullying Peserta Didik Sekolah Dasar: Faktor Penyebab Dan Strategi Penanganan Oleh Guru. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 7(2), 115-124.
Sudrajat, A. (2020). Kebijakan Sekolah Ramah Anak Dalam Mencegah Tindakan Perundungan (Bullying) Di Lembaga Pendidikan Dasar. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 8(1), 45-56.
Tindak, M., Di, B., & Dasar, S. (2024). ABUYA: Jurnal Pendidikan Dasar, X(X), Halaman. (Catatan: Lengkapi Nomor Volume Dan Halaman Jika Sitasi Ini Merujuk Ke Artikel Jurnal Tertentu).
Thornberg, R. (2023). School Bullying and Bystander Behavior: The Role of Moral Engagement and Empathy. Journal of School Violence, 22(4), 451–466.
UNESCO. (2024). Ending School Violence and Bullying: Global Status Report 2024. Paris: UNESCO.
Yayasan Pemimpin Digital Indonesia. (2023). Panduan Deteksi Dini Dan Penanganan Perundungan Di Lingkungan Sekolah Dasar. Kemendikbudristek.
Yayasan SEJIWA. (2008). Bullying: Mengatasi Kekerasan Di Sekolah Dan Lingkungan Sekitar Anak. Grasindo.
Zahri, F., & Amelia, R. (2022). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Empati Peserta Didik Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(3), 302-311.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















