Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Pendekatan Pembelajaran Interaktif Di SMP Negeri 13 Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.899Keywords:
Minat Belajar, Pembelajaran Interaktif, Pendidikan Pancasila, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi permasalahan yang dihadapi di kelas VIII-C SMP Negeri 13 Gorontalo. Dominasi metode pembelajaran konvensional yang bersifat satu arah menyebabkan siswa cenderung merasa pasif, mudah bosan, dan kurang bersemangat selama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran interaktif. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-C yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat belajar, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan pembelajaran interaktif diterapkan melalui diskusi kelompok, lembar kerja peserta didik, presentasi, dan penggunaan media digital berupa kuis interaktif berbasis platform Wayground. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tiga aspek utama. Aktivitas guru meningkat dari 80,9 persen pada Siklus I menjadi 95 persen pada Siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari 71,4 persen pada Siklus I menjadi 85,7 persen pada Siklus II. Minat belajar siswa meningkat secara signifikan dari 65,7 persen pada Siklus I menjadi 95,2 persen pada Siklus II. Seluruh indikator keberhasilan penelitian telah tercapai dan melampaui target minimal 75 persen. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 13 Gorontalo.
Downloads
References
Aisyah, S., Ramadhan, M. H., Syahputri, D., P, H. H., & M, W. E. (2021). Pembangunan media pembelajaran interaktif berbasis animasi dalam meningkatkan minat belajar siswa masa pandemi. Jurnal Pendidikan Multimedia (Edsence), 3(2), 65–74. https://doi.org/10.17509/edsence.v3i2.39729
Ali, M. (2004). Guru dalam proses belajar mengajar. Sinar Baru Algesindo.
Amri, S. (2016). Proses pembelajaran kreatif dan inovatif dalam kelas. Prestasi Pustakaraya.
Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Rineka Cipta.
Fatimah, S. (2019). Implementasi model pembelajaran Group Investigation berbantuan Captivate pada Microsoft Word untuk meningkatkan hasil belajar, minat, dan persepsi siswa. Edu Elektrika Journal, 8(1). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel/article/view/37880
Hosnan, M. (2018). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.
Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
Pranata, O. H., Dahlia, A., & Suryana, Y. (2020). Penggunaan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 45–56.
Renninger, K. A. (2019). Interest development and learning. Cambridge University Press.
Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Safari. (2018). Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 105–116.
Sahabuddin. (2016). Mengajar dan belajar. Universitas Negeri Makassar Press.
Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Wahab, A. A. (2016). Metode dan model-model mengajar ilmu pengetahuan sosial. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















