Fenomena “Marriage Is Scary” Dan Praktik Living Together Pada Generasi Z Muslim: Tinjauan Hukum Keluarga Islam Terhadap Pergeseran Nilai Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.786Keywords:
Marriage Is Scary, Living Together, Generasi Z, Hukum Keluarga Islam, Maqashid Al-Syariah, Budaya DigitalAbstract
Fenomena “marriage is scary” yang berkembang di kalangan Generasi Z menunjukkan adanya perubahan cara pandang generasi muda terhadap institusi pernikahan. Ketakutan terhadap pernikahan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, trauma relasi, tingginya angka perceraian, paparan media sosial, serta budaya digital yang membentuk persepsi negatif terhadap kehidupan rumah tangga. Kondisi tersebut turut mendorong munculnya praktik living together atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah sebagai bentuk relasi yang dianggap lebih fleksibel dan minim tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena “marriage is scary”, faktor pendorong munculnya praktik living together, serta tinjauan hukum keluarga Islam terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya digital dan globalisasi telah memengaruhi konstruksi sosial Generasi Z dalam memandang pernikahan sebagai sesuatu yang penuh risiko dan tekanan psikologis. Selain itu, praktik living together dipengaruhi oleh ketidaksiapan mental, tekanan ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, lemahnya kontrol keluarga, serta normalisasi budaya Barat melalui media digital. Dalam perspektif hukum Islam, praktik hidup bersama tanpa akad nikah bertentangan dengan prinsip fiqh munakahat, larangan zina dan khalwat, serta tujuan maqashid al-syariah dalam menjaga keturunan, kehormatan, dan ketertiban sosial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan keluarga Islam, literasi digital berbasis syariah, serta pembinaan pranikah guna membangun kembali pemahaman generasi muda terhadap nilai sakralitas pernikahan dalam Islam.
Downloads
References
Aisy, Mudrikah Rihadhatul, and Marissa Salsabilla. 2025. “Perubahan Nilai Dan Norma Pada Masyarakat : Studi Sosial Di Era Globalisasi.” 1(6).
Al, Muhammad, Fiqri Ilham, Ramadhan Gemilang, Nayla Putri Hendrawan, Fitri Adelia Cahyani, Ilmu Hukum, Universitas Pakuan, Living Together, and Faktor Sosial. 2025. “TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP LARANGAN TINGGAL BERSAMA TANPA IKATAN PERKAWINAN ‘LIVING TOGETHER.’” 1: 1304–9.
Anita Permata Dewi. 2025. “KPAI: Kasus Ibu Bunuh Diri Usai Racuni Anak Di Bandung Filisida Maternal.” ANTARAJATIM. https://share.google/xe5mY2CPJBqtqBn8P (September 8, 2025).
Annisa, Tista Rizki, Fajar Nugraha Asyahidda, Program Studi, Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Indonesia, Program Studi, Pendidikan Sosiologi, et al. 2025. “Sosiologi "Marriage Is Scary” : A Deconstructive Look at Gen-Z’s Perspectives on Marriage.” XIII(September): 279–91.
Dwi Oktaviani, Krismono. 2025. “ANALYSIS OF THE MARRIAGE IS SCARY PHENOMENON AMONG GENERATION Z : A PERSPECTIVE OF ISLAMIC LAW SOCIOLOGY.” 4(1): 422–39.
Fauziyah, Sofi, and Ahmad Zainuddin. 2025. “SOLUSI FENOMENA ‘ MARRIAGE IS SCARY ’ PERSPEKTIF AL QUR ’ AN ( Studi Kajian Tematik ) SOLUTIONS TO THE PHENOMENON OF " MARRIAGE IS SCARY " FROM THE PERSPECTIVE OF THE QUR ’ AN ( A Thematic Study ).” : 237–52. doi:10.30868/at.v10i01.8240.
Febriani, Evi, Muhamad Kumaidi, Annisa Septiana, Anisa Fadila, and Alfina Damayanti. 2025. “Integrasi Nilai – Nilai Islam Dalam Pembentukan Karakter Gen Z.” 4(2): 9751–54.
Gugu, Steven S. 2025. “Aspek Hukum Hidup Bersama Sebagai Suami Isteri Tanpa Ikatan Perkawinan Steven S. Gugu.” 6(8): 2280–88.
Herdiansyah, Diki, and Rizka Khaira. “Menyelami Persepsi ’ Marriage Is Scary ’ Dalam Perspektif Religius Dan Emosional Di Konteks Sosial Budaya Kontemporer Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi : Sebuah Literatur Review.” : 605–12.
Islam, Keluarga, Fidha Fhara, Dhiba Harahap, Gita Mayani, Nazwa Alya Nasution, Sarah Aulia Siregar, Hapni Laila Siregar, and Negeri Medan. 2025. “Fenomena Takut Menikah Pada Generasi Muda Dalam Pandangan Sosial Dan Nilai Keluarga Islam.” JURNAL MUDABBIR 5: 4013–24.
Itaqitafuzhi, Layyinatussania, Anissa Dwi Jayanti, Ixy Osteoni Puspito, and Azari Fidella Devi. 2026. “Fenomena ‘ Marriage Is Scary ’: Ketakutan Generasi Z Terhadap Pernikahan Di Era Digital.” Jurnal Psikologi Integratif 14(1): 15–33.
Khalishah, Rasya. 2025. “Penerapan Nilai-Nilai Islami Pada Generasi Z Dalam Membangun Karakter Unggul Di Era Globalisasi.” 11(2): 55–62.
Lestari, Melina, Sandhian Lasti Aimma, Shafa Fajriandini Cahyadi, Khaila Alfiory Lestari, Legowo Putri, and Mona Maimun Mustofa. 2024. “Bagaimana Fenomena ‘Marriage Is Scary’ Dalam Pandangan Perempuan Generasi Z?” 10: 278–91. doi:10.31602/jbkr.v10i2.17187.
Lutfi, Farhan. 2025. “Krisis Kesiapan Nikah Gen Z Dalam Narasi ‘ Marriage Is Scary ’: Relevansi Hukum Keluarga Islam Di Era Digital.” 5.
Malang, Muhammadiyah, and Universitas Muhammadiyah Malang. 2025. “Internalisasi Nilai-Nilai Islam Bagi Generasi Z Di Tengah Arus Globalisasi.” 2(2): 349–66.
Muthia, Unaisah, Elda Riska Amanda, Astrida Wiwinda, and Ridho Kurniawan. 2024. “BUDAYA COHABITATION : TINJAUAN KRITIS DARI KACAMATA MAHASISWA ISLAM.” 8(10): 55–62.
Mutiasari, Argea Intania, and Riana Sahrani. 2024. “HUBUNGAN KUALITAS BERPACARAN DAN KECEMASAN NIKAH PADA GENERASI Z.” 8(3): 420–30.
Nisa, Anis Zahrotun. 2026. “Analisis Hukum Islam Living Together Sebelum Menikah Di Era Modern Perspektif Maqasid Syari ’ Ah Dan Maslahah Mursalah.”
Rahma, Dhila Amelia. 2025. “‘ Marriage Is Scary ’ Dalam Perspektif Al - Qur ’ an : Analisis Tematik Terhadap Fenomena Ketakutan Menikah Di Kalangan Generasi Z.” 1(2): 63–80.
Rahmania, Fadilah Artanti, Dwi Tio Alvianto, Asmaul Husna, and M Frizky Feri Setiawan. 2024. “Pengaruh Lingkungan Terhadap Etika Dan Moralitas Mahasiswa Di Era Digital.” 2: 8–18.
Situmorang, Ahmad Fahreza, Nayla Azzahra, Nazwa Ariana, Br Ginting, and Vira Alysa. 2025. “Living Together Di Kalangan Anak Muda : Kajian Persepsi Mahasiswa Berdasarkan Pandangan Islam.” 9: 40016–30.
Tirta, Kania Dewi, and Sinta Nur Arifin. 2025. “Studi Fenomenologi : Marriage Is Scary Pada Generasi Z.” 8(3): 12–20. doi:10.26539/teraputik.833675.
Yani, Nur Afrina. 2026. “Married Is Scary : Ketakutan Gen Z Terhadap Pernikahan Di Era Modern.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum: 3786–99.
Yulia Kurniaty. 2020. “PENGARUH LINGKUNGAN PERGAULAN TERHADAP PENINGKATAN KEJAHATAN YANG DILAKUKAN ANAK.” : 415–20.
Zubaidah, Dwi Arini. 2025. “Fenomena Tren Marriage Is Scary Di Kalangan Generasi Z: Perspektif Hukum Positif Di Indonesia.” 14(3): 48–59.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















