Implementasi Kebijakan RIPPARDA Dalam Pengembangan Kawasan Eduwisata Kampung Inggris Pare

Authors

  • Emilda Putri Sania Universitas Negeri Surabaya
  • Evana Clairina Heriyanto Universitas Negeri Surabaya
  • Nia Nur Qur’any Agustin Universitas Negeri Surabaya
  • Oktavia Kurnia Ramadhani Universitas Negeri Surabaya
  • Sagita Happy Arida Universitas Negeri Surabaya
  • Tjitjik Rahaju Universitas Negeri Surabaya
  • Ardiyansah Ardiyansah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.781

Keywords:

Implementasi Kebijakan, RIPPARDA, Eduwisata, Kampung Inggris Pare, Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Abstract

Kampung Inggris Pare merupakan kawasan eduwisata berbasis pendidikan bahasa Inggris yang telah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata daerah melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Kediri Tahun 2019–2034. Meskipun kebijakan tersebut telah dirumuskan, terdapat kesenjangan antara target kebijakan dan kondisi di lapangan, terutama terkait infrastruktur, sosialisasi kebijakan, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan RIPPARDA dalam pengembangan kawasan eduwisata Kampung Inggris Pare serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan kerangka analisis implementasi mengacu pada model Van Meter dan Van Horn yang mencakup enam variabel, yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik badan pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RIPPARDA belum berjalan secara optimal karena minimnya sosialisasi kebijakan kepada pemangku kepentingan lokal, keterbatasan fasilitas publik, ketiadaan unit pelaksana teknis di lapangan, serta lemahnya koordinasi antara pemerintah daerah dengan Forum Kampung Bahasa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal tetap berkembang signifikan melalui inisiatif mandiri warga dalam sektor jasa dan perdagangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Access-ES. (n.d.). Pendaftaran dan biaya paket kursus Kampung Inggris Pare. https://www.access-es.id/informasi-kampung-inggris-pare/ terakhir diakses pada 1 Maret 2026.

Adedari, L., Listyawati, R. N., & Hayati, N. N. (2023). Evaluasi kawasan eduwisata Kampung Inggris Pare menurut pengunjung di Kabupaten Kediri. Jurnal Plano Buana, 4(1). https://doi.org/10.36456/jpb.v4i1.7610

Ali, M., & Listyorini, H. (2024). Impact of tourism development on community economic improvement. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 8(3). https://doi.org/10.31539/costing.v8i3.15113

Anderson, J. E. (2015). Public Policymaking: An Introduction. Cengage Learning.

Asih, L. B. (2017). Perubahan Sosial Akibat Interaksi antara Masyarakat Lokal dan Pendatang (Studi pada Perkembangan Kampung Inggris di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri). Repository Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/68275/

Awaliyah, D. N. (2025). Cultural identity, social dynamics, and economic adaptations: The vernacular architecture of Kampung Inggris Pare in the face of modernization. Built Environment Studies (BEST), 6(1). https://doi.org/10.22146/best.v6i1.19434

Badan Pusat Statistik. (5 Februari 2026). November 2025: Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,85 persen dan rata-rata upah buruh sebesar 3,33 juta rupiah. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/11/05/2479/tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-4-85-persen--rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-33-juta-rupiah-.html

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Dye, T. R. (2017). Understanding Public Policy. Pearson.

Edward III, G. C. (1980). Implementing public policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.

Hasan, H., et al. (2024). Feasibility study of tourism destination development. RIGGS: Journal of Development Studies, 4(2). https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.949

Helfi. (2022). Dormitory distinction and integration of Islamic education basic values in Kampung Inggris Pare. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 17(1). https://doi.org/10.19105/tipi.v17i1.5808

Imsawati, A. V., & Supardal. (2025). Implementasi kebijakan pemerintahan Desa Tulungrejo dalam membangun eduwisata Kampung Inggris Pare. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 9(1), 134-142. https://doi.org/10.47431/jirreg.v9i1.643

Kompas.com. (2025, 15 Juni). Musim liburan, Kampung Inggris Kediri diserbu pelajar. https://surabaya.kompas.com/read/2025/06/15/162934778/musim-liburan-kampung-inggris-kediri-diserbu-pelajar?page=all

Maulana, A., Oktaviyanti, D., Wahyuni, D., Sasono, N., & Sakti, G. (2022). Implikasi kebijakan atas terbitnya Travel & Tourism Development Index 2021 terhadap daya saing pariwisata Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 16(2), 149-162. https://doi.org/10.47608/jki.v16122022.149-162

Mazmanian, D. A., & Sabatier, P. A. (1983). Implementation and public policy. Glenview, IL: Scott, Foresman and Company.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods SAGE Publications. sourcebook (3rd ed.). https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book246128

Oktaviana, N. K., & Qibthiyyah, R. M. (2025). The impact of tourism special economic zones on regional economic growth. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 18(1). https://doi.org/10.24843/JEKT.2025.v18.i01.P03

Peraturan Daerah Kabupaten Kediri. (2020). Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Kediri Tahun 2019-2034. Pemerintah Kabupaten Kediri.

Prasetyo, H., & Nararais, D. (n.d.). Urgensi destinasi wisata edukasi dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Journal of Indonesian Rural and Regional Government.Ritchie, B. W. (2003). Managing educational tourism. Clevedon, UK: Channel View Publications.

Seatzu, F., & Akestoridi, K. (2023). 'Promote Sustained, Inclusive and Sustainable Economic Growth, Full and Productive Employment and Decent Work for All'. Dalam The UN Sustainable Development Goals: A Commentary. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/law/9780192885173.003.0009

Sisnita, A., & Prawoto, N. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Lampung (Periode 2009-2015). Journal of Economics 1-7. and Research https://doi.org/10.18196/jerss.vlil.9057 Social Sciences, 1(1),

Solihin, I., et al. (2023). Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata pasca pandemic di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik, 8(2), 186-204. https://doi.org/10.25077/jakp.8.2.186-204.2023

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Universitas Airlangga. (n.d.). Kenali 17 tujuan SDGS penjelasannya. https://unair.ac.id/kenali-17-tujuan-sdgs-dan-penjelasannya/dan

Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445-488.

Wibowo, T. (2021). Ketimpangan wilayah dan pengaruhnya terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 21(2), 101-115.

Widi Lestari, A., Mburu Amma, G., & Firdausi, F. (2024). Implementasi kebijakan BLT berdasarkan analisis Van Meter dan Van Horn (Magang Kerja di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu). Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 27(1), 62-70. https://doi.org/10.30649/aamama.v27i1.234

Winarno, B. (2014). Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi Kasus. CAPS.

Wulandari, S. N., & Afriyanni. (2021). Tourism development policy and their impact on the 13(2), 293-305. regional economy. Jurnal Bina Praja, https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.293-305

Zehri, C., Bendahmane, M. E. A., & Amina, K. (2024). Decent work, financial inclusion, and economic growth: Analysis under the SDG 8. HighTech and Innovation Journal, 6(1). https://doi.org/10.37868/hsd.v6i1.370

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Sania, E. P., Heriyanto, E. C., Agustin, N. N. Q., Ramadhani, O. K., Arida, S. H., Rahaju, T., & Ardiyansah, A. (2026). Implementasi Kebijakan RIPPARDA Dalam Pengembangan Kawasan Eduwisata Kampung Inggris Pare. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 2818–2826. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.781