Persepsi Mitra Industri Terhadap Kemitraan Dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Riana Isti Muslikhah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Efrilia Sea Banuwati Universitas Negeri Yogyakarta
  • Afiq Haqani Universitas Negeri Yogyakarta
  • Nova Ayu Kusuma Universitas Negeri Yogyakarta
  • Riana Mangayu Universitas Negeri Yogyakarta
  • Dian Kumalasari Ismaja Universitas Negeri Yogyakarta
  • Junica Ismawati Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.734

Keywords:

Kemitraan Industri, SMK, Administrasi Perkantoran, Pendidikan Vokasi, DIY

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi mitra industri terhadap manajemen kemitraan dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode survei deskriptif digunakan dengan kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden mitra industri di lima kabupaten/kota DIY pada Januari–Februari 2025. Dari 80 responden, 51 orang (63,75%) pernah bermitra dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran. Bentuk kemitraan yang paling banyak dilakukan adalah pelatihan bersama (84,3%), teaching factory dan kelas industri (masing-masing 70,6%). Frekuensi kemitraan didominasi pola setiap tahun (39,2%) dan sesuai kebutuhan (37,3%). Mitra industri menilai peran SMK cukup penting (mean = 3,65 dari skala 5). Kendala utama adalah faktor waktu dan biaya (43,1%), diikuti kurangnya kompetensi siswa (33,3%). Kemampuan siswa pascamagang dinilai baik (mean = 4,02). Kompetensi yang paling dibutuhkan industri meliputi penguasaan Microsoft Office, kemampuan komunikasi, dan kesiapan kerja. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penyelarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia kerja, peningkatan kualitas praktik magang, serta penguatan komunikasi kelembagaan antara SMK dan mitra industri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliansyah, M., & Nugroho, A. (2023). Evaluasi program kemitraan SMK dengan industri berbasis teaching factory di Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(1), 58–71. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i1.52341

Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2024. BPS RI.

Billett, S. (2011). Vocational education: Purposes, traditions and prospects. Springer.

Dewi, R. S., Pratama, A. N., & Widiyanto. (2022). Relevansi kompetensi lulusan SMK MPLB dengan kebutuhan dunia kerja: Perspektif mitra industri. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 19(2), 101–115.

Finch, C. R., & Crunkilton, J. R. (1999). Curriculum development in vocational and technical education: Planning, content, and implementation (5th ed.). Allyn and Bacon.

Hanushek, E. A., & Woessmann, L. (2023). The economic benefits of improving educational achievement in the European Union: New estimates and an updated outlook. Journal of European Public Policy, 30(1), 1–22.

Hardianto, D., Suyanto, & Supriyadi. (2023). Model pengelolaan kemitraan strategis SMK dengan dunia usaha dan industri: Studi kasus di DIY. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(2), 421–435. https://doi.org/10.21831/cp.v42i2.56712

Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

Kemendikbudristek. (2023). Statistik sekolah menengah kejuruan tahun 2022/2023. Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek.

Kuswantoro, A. (2014). Teaching factory: Rencana dan nilai entrepreneurship. Graha Ilmu.

Lestari, I. (2020). Faktor-faktor penghambat kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri di Indonesia. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(2), 142–153.

Mulyasa, E. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Partnership for 21st Century Skills. (2010). 21st century knowledge and skills in educator preparation. AACTE.

Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Prasetyo, H., & Sutopo, W. (2018). Industri 4.0: Telaah klasifikasi aspek dan arah perkembangan riset. Jurnal Teknik Industri, 13(1), 17–26.

Prasojo, L. D. (2021). Transformasi SMK di era industri 4.0: Tantangan dan strategi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 11–23.

Prihantoro, C. R., & Hinduan, A. A. (2024). The gap between vocational school graduates’ competencies and industry needs: A systematic review. Journal of Vocational Education and Training. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/13636820.2024.2301845

Rahmawati, F., Nurtanto, M., & Kholifah, N. (2021). Pengembangan model kemitraan dual system education SMK-industri di Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(1), 44–54. https://doi.org/10.21831/jptk.v27i1.35401

Rojewski, J. W., & Greenan, J. P. (2023). Vocational education and workforce development: Bridging theory and practice in the 21st century. Routledge.

Santoso, B., Wagiran, & Soenarto. (2024). Strengthening SMK–industry partnership for work-based learning in Indonesian vocational education. Cogent Education, 11(1), Article 2312476. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2312476

Setiawan, A., & Yusuf, M. (2022). Analisis kebutuhan kompetensi tenaga administrasi perkantoran di era transformasi digital. Jurnal Administrasi Bisnis, 11(2), 87–99.

Slamet, P. H. (2013). Pengembangan SMK model untuk masa depan. Cakrawala Pendidikan, 32(1), 14–26.

Soenarto, S., Amin, M. T., & Kumaidi. (2023). Evaluation of vocational school and industry partnership programs in Indonesia: A comprehensive assessment. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(3), 1420–1431. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i3.25187

Sudira, P. (2018). TVET abad XXI: Filosofi, teori, konsep, dan strategi pembelajaran vokasional. UNY Press.

Sudira, P., Pardjono, & Muchlas, M. (2022). Reconceptualizing teaching factory in Indonesian vocational high schools for industry 4.0. Journal of Technical Education and Training, 14(2), 1–13. https://doi.org/10.30880/jtet.2022.14.02.001

UNESCO-UNEVOC. (2022). World TVET database: Indonesia. UNESCO-UNEVOC International Centre for Technical and Vocational Education and Training.

Wagiran, Soenarto, Pardjono, Sofyan, H., & Suyanto. (2021). Characteristics of effective vocational school–industry partnerships: A grounded theory study. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(2), 121–132. https://doi.org/10.21831/jptk.v27i2.40125

Wibowo, N., & Sholeh, M. (2024). Digital competency demands for office administration graduates: Evidence from employer surveys in Yogyakarta. Jurnal Administrasi Pendidikan, 31(1), 34–46. https://doi.org/10.17509/jap.v31i1.62341

World Economic Forum. (2023). Future of jobs report 2023. WEF.

Zainudin, M. Z., Aziz, A. A., & Rosli, M. S. (2022). Work-based learning and industry collaboration in TVET: A systematic literature review. Asian Journal of University Education, 18(3), 590–607. https://doi.org/10.24191/ajue.v18i3.19432

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Muslikhah, R. I., Banuwati, E. S., Haqani, A., Kusuma, N. A., Mangayu, R., Ismaja, D. K., & Ismawati, J. (2026). Persepsi Mitra Industri Terhadap Kemitraan Dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 2417–2426. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.734