Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Substitusi Semen Dalam Pembuatan Paving Block
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.689Keywords:
Paving Block, Abu Tempurung Kelapa, Kuat Tekan, Substitusi SemenAbstract
Paving block merupakan bahan bangunan yang umum digunakan untuk perkerasan jalan, area parkir, dan taman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan paving block dengan memanfaatkan limbah organik abu tempurung kelapa sebagai bahan substitusi semen. Abu tempurung kelapa digunakan karena mengandung senyawa Silika Oksida (SiO_2) yang juga terdapat pada semen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ikatan dan kekuatan paving block. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Benda uji berupa paving block berbentuk persegi panjang berukuran 21 cm x 10,5 cm x 6 cm dengan variasi penambahan abu tempurung kelapa sebanyak 0 gr (normal), 30 gr, 60 gr, 90 gr, dan 120 gr. Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 hari menggunakan dua jenis air, yaitu air suling dan air hujan, untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas paving block. Hasil pemeriksaan material menunjukkan bahwa agregat halus (pasir) yang digunakan telah memenuhi spesifikasi SNI dengan kadar air rata-rata 7,99% dan kadar lumpur 2,06%. Berdasarkan pengujian kuat tekan, penambahan limbah abu tempurung kelapa memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap kekuatan paving block dibandingkan dengan paving block normal. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat menjadi inovasi bahan bangunan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Downloads
References
Arianto, 2005. Pengaruh Penggunaan Limbah Pasir Onyx sebagai Substitusi Pasir terhadap Kuat Tekan, Penyerapan Air dan Ketahanan Aus Paving Block. Widya Teknika Vol.20 No.1; Maret 2012.
Badan Standarisasi Indonesia. SNI 03-0691-1996. Bata Beton Paving Block. Badan
Badan Standarisasi Indonesia. SNI 03-1750-1990. Cara Uji Butiran Ringan didalam Agregat Beton.
Badan Standarisasi Indonesia. SNI T-04-1990-F. Klasifikasi Paving Block.
Badan Standar Nasional. 2002. SNI 03-2847-2002, Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.Badan Standardisasi Indonesia. SNI 15-0302-2004. Semen Portland Pozolan.
Badan Standarisasi Indonesia SNI SNI-15-2049-2004. Semen Portland.
Fauziah Syifa. 2016. Studi Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa sebagai Bahan Pengganti Sebagian Semen terhadap Kuat Tekan Beton. Jakarta : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
J.T, Utsev., J.K, Taku. 2012. Coconut Shell Ash as Partial Replacement of Ordinary Portland Cement In Concrete Production. International Journal Of Scientific & Technology Research Volume 1, Issue 8, September 2012.http://www.ijstr.org/final-print/sep2012/Coconut-Shell- Ash-As-Partial- Replacement-of-Ordinary-Portland-Cement-In-Concrete-Production.pdf [13 Januari 2014]
Kumara, Dadang 1992, Akmaludding dkk 1998. Teknologi Paving Block 2009. Lampung: Universitas Lampung.
Lilly, A.A., J.R Collins. 1979. Laying Concrete Block Pving, Cement and Concrete
Mulyono, Tri. 2004. Teknologi Beton. Yogyakarta: ANDI.
Nawy, Edward G. 1990. Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar. Bandung: PT Erasco .
Nugraha, Paul dan Antoni. 2007. Teknologi Beton Dari Material, Pembuatan, ke Beton Kinerja Tinggi. Yogyakarta: ANDI.
Nugroho, Panji Asto. 2015. Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Tambah Pembuatan Genteng Beton. Jakarta: Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Palungkun, R. 2001. Aneka Produk Olahan Kelapa, Cetakan kesembilan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Priyanto Rudy. 2015. Penggunaan Abu Tempurung Kelapa sebagai Bahan Tambah pada Pembuatan Paving Block Berdasarkan Standara SNI 03-0691-1996. Jakarta: Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Septiandini, Erna. 2013. Bahan Ajar Mata Kuliah Praktek Uji Bahan. Jakarta : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.
Tjokrodimuljo, Kardiyono. 2004. Teknologi Beton. Yogyakarta : ANDI
Uzda, Rabiyatul. dkk 2025. Dasar-dasar Teknologi Beton. Padang : CV. Gita Lentera.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















