Analisis Tingkat Kemandirian Keuangan Di Kota Bengkulu Tahun 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.686Keywords:
Desentralisasi, Ketergantungan, KemandirianAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu periode 2020–2024. Dalam sistem pemerintahan yang menganut desentralisasi fiskal, pemerintah daerah diharapkan memiliki tingkat kemandirian keuangan yang tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu masih tergolong rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan meliputi rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio desentralisasi fiskal, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan keuangan pemerintah daerah Kota Bengkulu dalam membiayai pembangunan masih sangat kurang, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata rasio desentralisasi fiskal sebesar 20,48%. Nilai rata-rata rasio ketergantungan keuangan daerah sebesar 75,23% menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Sementara itu, tingkat kemandirian keuangan daerah Kota Bengkulu tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 26,79%, yang mengindikasikan rendahnya kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan secara mandiri.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu. (2024). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu. In Educacao e Sociedade (Vol. 1, Issue 1). http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/03/emi.
Bakar, A., & Said, S. W. (2021). Analisis Tingkat Kemandirian, Efektivitas Dan Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Mimika. Jurnal Kritis, 5(2), 1–20. https://ejournal.stiejb.ac.id/index.php/jurnal-kritis/article/view/177
Bahl, R. W. (1999). Implementation Rules for Fiscal Decentralization. Khusaini, M. (2006). Ekonomi Publik: Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Daerah.
Halim, A. (2016). Manajemen Keuangan Daerah.
Khusaini, M. (2006). Ekonomi Publik: Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Daerah.
Konstanse, O. K., Nalle, W. F., & Meomanu, A. V. P. (2020). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Flores Timur. Journal on Education, 5(2), 2721–2728. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.916
Murdiansyah, I., Wahyuni, N., & Siswanto. (2020). Faktor-Faktor Mempengaruhi Kepatuhan Pembayaran Pajak (Studi Kasus Pengusaha Restoran di Kabupaten Lumajang). BISEI: Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Islam, 5(1), 54–63. http://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/bisei
Pemerintah Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Pemerintah Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
Pratiwi, R. D. (2022). Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Kebijakan Publik, 9.
Putri, F. G., & Sjadili, M. (2013). Analisis Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 4.
Rusydi, B. U., Maulia, C. N., & Hasbiullah. (2022). Bulletin of Economic Studies (BEST) PROVINSI SULAWESI SELATAN THE EFFECT OF FISCAL DECENTRALIZATION ON HUMAN DEVELOPMENT INDEX IN REGION / CITY OF SOUTH SULAWESI Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Otonomi daerah dan desentralisasi fiskal mulai h. Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan, 2, 97–110.
Suhandak, M., & Triaklasono, T. (2007). Analisis Kinerja Keuangan Daerah dan Kemandirian Fiskal Pemerintah Daerah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 8.
Suparto, S. (2017). Implementasi Otonomi Daerah dalam Meningkatkan Kemandirian Daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Kebijakan Publik, 4.
Ullo, F., Stella Kakisina, C., & Sri Hartati, Y. (2023). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah Di Kabupaten Manokwari. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 15(2), 54–60. https://doi.org/10.55049/jeb.v15i2.223.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















