Pengelolaan Pergerakan Untuk Mengatasi Kemacetan Di Kawasan Pariwisata Puncak Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.633Keywords:
Kebijakan Publik, Kemacetan, Peak Spreading, Puncak Bogor, Travel Demand ManagementAbstract
Kawasan pariwisata Puncak – Cisarua di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat merupakan destinasi strategis yang menghadapi krisis kemacetan lalu lintas kronis, terutama pada masa libur panjang, akibat ketimpangan antara volume kendaraan yang mencapai 150.000 unit dengan kapasitas jalan yang hanya tersedia untuk 70.000 unit (Open Data Jabar, 2024). Penulisan ini bertujuan untuk merumuskan strategi kebijakan yang komprehensif guna mengurai kompleksitas pergerakan di koridor Puncak dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, ekologi, dan legalitas. Metodologi yang digunakan dalam tulisan ini adalah USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mencari akar masalah kemudian dikombinasikan dengan The Eightfold Path of Policy Analysis oleh Eugene Bardach untuk menyeleksi alternatif kebijakan. Berdasarkan analisis akar masalah, kendala utama ditemukan pada keterbatasan pembangunan infrastruktur jalan akibat kondisi topografi wilayan Puncak – Cisarua ditambah ketergantungan para wiastawan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Dampak dari kemacetan ini tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga mencakup kerugian ekonomi akibat pemborosan BBM yang diestimasi mencapai Rp2,26 miliar dalam tiga hari, serta degradasi kualitas udara yang signifikan. Hasil evaluasi terhadap enam alternatif kebijakan menunjukkan bahwa Implementasi Sistem Reservasi Mobilitas Wisata (Peak Spreading) merupakan solusi optimal. Kebijakan ini dipilih karena memiliki efektivitas dalam membagi beban lalu lintas tanpa membutuhkan biaya yang tinggi karena menggunakan prasarana yang sudah ada sebelumnya serta dengan menggunakan pendekatan reservasi tidak melanggar peraturan mengenai larangan retribusi di Jalan Nasional. Strategi peak spreading direkomendasikan dilakukan secara paralel dengan kebijakan Pull Strategy melalui angkutan umum massal berbasis bus dengan skema Buy The Service (BTS) termasuk penataan feeder angkutan dari angkutan umum lokal guna menciptakan ekosistem transportasi pariwisata yang berkelanjutan.
Downloads
References
Adikarya, D. U. (2024). Evaluasi Persebaran dan Jangkauan Transportasi Biskita Kota Bogor sebagai Alternatif Transportasi Umum Angkutan Massal dalam RPJPD Kota Bogor 2025-2045. MAPID. Retrieved from https://geo.mapid.io/blog_read/evaluasi-persebaran-dan-jangkauan-transportasi-biskita-kota-bogor-sebagai-alternatif-transportasi-umum-angkutan-massal-dalam-rpjpd-kota-bogor-20252045
Aditiasari, D. (2015). Jalur Puncak II Mandek, Kementerian PUPR: Sudah Ada Jalur Alternatif. DetikFinance. Retrieved from https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3103383/jalur-puncak-ii-mandek-kementerian-pupr-sudah-ada-jalur-alternatif
Amrulloh, R. (2024). Tahukah, Ini Dampak Negatif Macet Puncak terhadap Serangga. Kompasiana. Retrieved from https://www.kompasiana.com/rosyidamrulloh/66ea1f69ed64156e1e2d1ce3/tahukah-ini-dampak-negatif-macet-puncak-terhadap-serangga
Bogor, B. P. S. K. (2024). Kabupaten Bogor dalam Angka (Vol. 41). BPS Kabupaten Bogor.
Bolzano, A. P. of. (2024). Provincial Plan for Sustainable Mobility and Logistics: Dolomiti Low Emission Zone and Altitude Quotas. South Tyrol Ministry for Mobility.
BPTJ. (2020). Transportasi Kawasan Metropolitan Jakarta: Peluang dan Tantangan BT - JTTRI Seminar on Railway.
BPTJ. (2021). Penyusunan Outline Business Case (OBC) Pembangunan Jalur Kereta Ringan Kereta Wisata Puncak. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.
Broaddus, A., Litman, T., & Menon, G. (2009). Manajemen Permintaan Transportasi: Dokumen Pelatihan. Deutsche Gesellschaft für Technische Zusammenarbeit (GTZ) GmbH / GIZ.
Detikcom. (2024). 5 Fakta Pengendara Terjebak Berjam-jam karena Macet Parah di Puncak. DetikNews. Retrieved from https://news.detik.com/berita/d-7543541/5-fakta-pengendara-terjebak-berjam-jam-karena-macet-parah-di-puncak
Doroh, Y. M. (2024). 80 Ribu Kendaraan Melaju di Puncak, Bogor: Situasi Jalur Masih Macet. Harian Terbit. Retrieved from https://www.harianterbit.com/megapolitan/27413551912/80-ribu-kendaraan-melaju-di-puncak-bogor-situasi-jalur-masih-macet
Energy, E. U. S. D. of. (2015). Fact #861: February 23, 2015 Idle Fuel Consumption for Selected Gasoline and Diesel Vehicles. Fact #861 February 23, 2015. Retrieved from https://www.energy.gov/cmei/vehicles/fact-861-february-23-2015-idle-fuel-consumption-selected-gasoline-and-diesel-vehicles
Fauzi, A. (2018). Penerapan Ganjil Genap Pintu Tol, Kemenhub Siapkan 60 Bus Transjakarta. Kompas.Com. Retrieved from https://money.kompas.com/read/2018/02/22/164300926/penerapan-ganjil-genap-pintu-tol-kemenhub-siapkan-60-bus-transjakarta
Fitriani, N. A., Firmansyah, M. I., & Rizkyanfi, M. W. (2024). The Use of Social Media for Personal Branding Purposes. Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna.
Gaines, L., Levinson, T., & McConnell, S. (2010). To Idle or Not To Idle: That Is the Question. Argonne National Laboratory. Retrieved from Argonne National Laboratory website: https://afdc.energy.gov/files/pdfs/argonne_idling_handout.pdf
Holyoak, N., & Chang, Y. M. (2006). Peak Spreading Behaviour and Model Development BT - Australasian Transport Research Forum (ATRF). 29.
Idris, M. (2023). Proyek Jalan Tol Puncak Bogor akan Dilelang 2024, Panjangnya 50 Km Nilainya Rp25 T. Kompas TV. Retrieved from https://www.kompas.tv/ekonomi/424159/proyek-jalan-tol-puncak-bogor-akan-dilelang-2024-panjangnya-50-km-nilainya-rp25-t?page=all
Jakarta, B. P. S. P. D. K. I. (2025). Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan (Unit) di Provinsi DKI Jakarta. Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. Retrieved from https://jakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/Nzg2IzI=/jumlah-kendaraan-bermotor-menurut-jenis-kendaraan--unit--di-provinsi-dki-jakarta.html
Setiawan, M. F. (2024). Polisi kembali buka jalan menuju Puncak setelah ditutup lebih dari 8 jam. ANTARA News Bogor. Retrieved from https://bogor.antaranews.com/berita/309779/polisi-kembali-buka-jalan-menuju-puncak-setelah-ditutup-lebih-dari-8-jam
Susanto, P. C., Suryawan, R. F., Hartanto, & Purwoko, B. A. (2021). Accident-Prone Area Study on the Street Ciawi Puncak Bogor. JEMEB (Journal of Economics, Management, Entrepreneur, and Business), 1(1), 35–42.
Syahnan, M. (2024). Macet Mencekam Belasan Jam, Mengapa Puncak Masih Jadi Favorit Warga Jabodetabek? Kompas.Id. Retrieved from https://www.kompas.id/artikel/macet-mencekam-belasan-jam-mengapa-puncak-masih-jadi-favorit-warga-jabodetabek
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















