Analisa Korelasi Pengaruh Jenis Arang pada Proses Pack Carburizing Terhadap Keausan Baja ST 37

Authors

  • Nitha Nitha Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Chendri Johan Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Rivaldo Julio Barrung Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Nofrianto Pasae Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Rahab M Bako Universitas Musamus

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.624

Keywords:

Baja ST 37, Keausan, Arang, Pack Carburizing, Chemical Treatment, NaCO3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis arang dalam proses pack carburizing terhadap laju keausan baja karbon rendah ST 37. Baja ST 37 dipilih karena karakteristiknya yang ulet namun memiliki kekerasan permukaan yang rendah, sehingga rentan terhadap keausan. Untuk meningkatkan ketahanan aus, dilakukan perlakuan panas melalui metode pack carburizing dengan menggunakan empat jenis arang berbeda: arang tempurung kelapa, arang kayu cemara, arang buah pinus, dan arang tulang kerbau. Setiap media arang dicampur dengan 10% NaCO₃ sebagai energizer, dipanaskan pada suhu 800°C selama 1 jam, lalu didinginkan dengan media air. Pengujian keausan dilakukan menggunakan metode abrasif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jenis arang sangat berpengaruh terhadap laju keausan. Spesimen tanpa perlakuan (raw material) memiliki laju keausan tertinggi sebesar 0,0076 gr/s, sementara spesimen dengan perlakuan menggunakan arang tulang kerbau menunjukkan laju keausan terendah sebesar 0,0038 gr/s. Analisa korelasi menghasilkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,85, yang mengindikasikan hubungan negatif yang kuat antara jenis arang dengan laju keausan. Hal ini menunjukkan bahwa variasi jenis arang berpengaruh terhadap terhadap laju keausan sebesar sebesar 72,25%. Dan arang tulang kerbau merupakan media karbon terbaik untuk meningkatkan ketahanan aus baja ST 37 pada proses pack carburizing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ASM International. (2013). SM Handbook, Volume 4: Heat Treating. ASM International.

Askeland, D. R., & Wright, W. J. (2015). The Science and Engineering of Materials. Cengage Learning.

Bayu Fajar Setiawan ddk. (2021). Penggunaan Karbon Arang Kayu Belian Dan Arang Kayu Akasia Pada Proses Karburasi Padat Baja Karbon Rendah. Injection: Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering, 1(1), 10–21.

Budinski, K. G., & Budinski, M. K. (2010). Engineering Materials: Properties and Selection. Prentice Hall

Callister, W. D., & Rethwisch, D. G. (2014). Materials Science and Engineering: An Introduction (9th ed.). Wiley.

Callister, W. D., & Rethwisch, D. G. (2020). Materials Science and Engineering: An Introduction. Wiley

Colás, R., & Totten, G. E. (Eds.). (2016). Encyclopedia of iron, steel, and their alloys (Online version). CRC Press.

Davis, J. R. (2002). Surface Hardening of Steels: Understanding the Basics. ASM International.

Hamzah and Iqbal. (2008). Peningkatan Ketahanan Aus Baja Karbon Rendah Dengan Metode Carburizing. 6(3).

Handoko, D. (2021). Pengaruh Variasi Jenis Katalisator dan Holding Time pada Proses Pack Carburizing terhadap Perubahan Komposisi Karbon dan Nilai Kekerasan Baja Karbon Rendah (Low Carbon Steel) ST 37. 1.

Nitha, P. Sampelawang., Bontong, Y., Lembang, S. T., & Tandirerung, W. Y. (2006). Low carbon steel wearing properties due to pack carburizing with buffalo bones charcoal as energizer.

Krauss, G. (2015). Steels: Processing, Structure, and Performance. ASM International.

Nitha, N. (2019). Pengaruh Pack Carburizing Arang Tulang Kerbau Mesh 30 Dan Temperatur 9500C Terhadap Keausan Baja Karbon Sedang. Mechanical Engineering Science (MES), 1(1), 14-17.

Nitha, Arma, L. H., Sutresman, O. S. and Aminy, A. Y. 2023. Identifying of Chemical Composition Changes During the Carburizing Process of Carbon Steel Under Tension. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 124(12). http://dx.doi.org/10.15587/1729-4061.2023.286199

Rahma R. (2021). Pengertian Logam: Unsur-Unsur, Sifat, Klasifikasi, dan Jenis-

Jenisnya. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-logam/

Risky mulhakim matondang. (2021). Pengaruh Annealing Baja ST37 Terhadap Kekerasan Dan Kekuatan Tarik.

Rizal Firdaus ddk. (2020). Pengaruh Temperatur Karburasi Padat Terhadap Kekerasan Baja ST37 Dengan Media Arang Batok Kelapa. JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN, 7(1), 23–31.

Smith, W. F., & Hashemi, J. (2011). Foundations of Materials Science and Engineering. McGraw-Hill.

Suarsana, K. G. S. (2009). M3-019 Pengaruh Variasi Sumber Karbon pada Proses Pack Carburizing Terhadap Distribusi Nilai Kekerasan Baja KRUPP 1191.

Tommy Risky Perdana. (2021). Pengaruh Variasi Waktu Pack Carburizing Arang Tempurung Kelapa Terhadap Kekerasan Dan Komposisi Kimia Baja Karbon ST37.

Totten, G. E. (2006). Steel Heat Treatment: Metallurgy and Technologies. CRC Pre

Utami, L. P., & Istana, B. (2020). Analisis Pengaruh Variasi Komposisi Katalis Pada Proses Pack Carburizing Baja Karbon Rendah Terhadap Nilai Kekerasan dan Struktur Mikro. Jurnal Surya Teknika, 6(1), 26–31.

Wattimena dan Jandri. (2014). Pengaruh Holding Time Dan Quenching Terhadap Kekerasan Baja Karbon ST 37 Pada Proses Pack Carburizing Menggunakan Arang Batok Biji Pala (Myristica fagrans).

Wili alfani, 2016. (n.d.). Pengaruh Variasi Temperatur Pada Proses Pack Caarburizing Terhadap Ketahanan Aus Baja ST 41.

Yosyi Mustafa Rachman ddk. (2020). Pengaruh Proses Harderning Baja AISI 1045 Terhadap Sifat Keausan. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 8(2), 89–95.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Nitha, N., Chendri Johan, Barrung, R. J., Pasae, N., & Bako, R. M. (2026). Analisa Korelasi Pengaruh Jenis Arang pada Proses Pack Carburizing Terhadap Keausan Baja ST 37. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 1496–1508. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.624