Integrasi Reog Kendang Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Kelas V Di Tulungagung

Authors

  • Salsabella Qurrota Aini Universitas Negeri Malang
  • Siti Faizah Universitas Negeri Malang
  • Riska Pristiani Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.606

Keywords:

Reog Kendang, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Karakter, Budaya Lokal, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar yang masih cenderung berfokus pada penyampaian materi secara teoritis, sehingga nilai-nilai karakter belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan siswa. Padahal, lingkungan sekolah memiliki potensi budaya lokal berupa kesenian Reog Kendang yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi Reog Kendang dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan pendidikan karakter siswa kelas V di SDN 3 Sumberagung Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian meliputi guru kelas V, siswa kelas V, pembina ekstrakurikuler Reog Kendang, serta dokumen pendukung pembelajaran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Reog Kendang dilakukan dengan mengaitkan materi Pendidikan Pancasila dengan nilai-nilai budaya lokal yang terkandung dalam kesenian tersebut. Nilai karakter yang muncul meliputi gotong royong, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, kerja sama, dan cinta budaya lokal. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan dekat dengan pengalaman siswa. Dengan demikian, Reog Kendang dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar untuk memperkuat pendidikan karakter siswa sekolah dasar.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrian, M., Kayyis, I. I., Djedjen, & Jenuri. (2025). Systematic literature review: Pendidikan berbasis budaya lokal untuk penguatan karakter siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35641

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Gay, G. (2022). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3622

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di sekolah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 3(2), 155–164. https://doi.org/10.22219/satwika.v3i2.10244

Kurniyanti, W., Warastuti, W., Hastuti, Y. N., Sumardjoko, B., & Fauziati, E. (2024). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter siswa Thomas Lickona. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4). https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.16873

Lickona, T. (2015). Mendidik untuk membentuk karakter: Bagaimana sekolah dapat memberikan pendidikan tentang sikap hormat dan tanggung jawab. Bumi Aksara.

Lina, V. B., Bhoki, M. F., Umar, R. Y., Koban, E. S., & Olu, A. F. (2023). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal “Rori Lako” pada pembelajaran di sekolah dasar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1050–1061.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nugraheni, W. (2018). Penanaman nilai-nilai moral melalui kesenian Reog Kendang terhadap pelajar di Kabupaten Tulungagung. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 16(2), 162–171. https://doi.org/10.21831/imaji.v16i2.22744

Nurmaning, B. A., & Haryanti, N. (2023). Pelestarian nilai kearifan lokal melalui kesenian Reog Kendang di Tulungagung. Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 23(1), 42–48.

Nucci, L., Narvaez, D., & Krettenauer, T. (Eds.). (2014). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge.

Primantiko, R., Iswan, I., & Rahayu, D. (2024). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembentukan karakter siswa pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(2), 266–273.

Ramadan, Z. H. (2017). Pemahaman kearifan lokal di sekolah dasar sebagai suatu cara membentuk karakter siswa. Jurnal Pendidikan Guru, 1(1), 84–93.

Rasworo & Ramadan, Z. H. (2024). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(5), 3638–3648. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i5.8571

Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. T. (2022). Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7076–7086. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3274

Samani, M., & Hariyanto. (2014). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Sari, N. (2020). Pendidikan berbasis kearifan lokal untuk membentuk karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP, 1(1).

Sufyadi, S., Harjatanaya, T. Y., Satria, M. R., Andiarti, A., & Herutami, I. (2021). Panduan pengembangan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pusat Asesmen dan Pembelajaran.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik teoretis untuk Indonesia. Kompas Media Nusantara.

Zuchdi, D., Prasetya, Z. K., & Masruri, M. S. (2013). Model pendidikan karakter: Terintegrasi dalam pembelajaran dan pengembangan kultur sekolah. Multi Presindo.

Downloads

Published

2026-05-07

How to Cite

Aini, S. Q., Faizah, S., & Pristiani, R. (2026). Integrasi Reog Kendang Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Kelas V Di Tulungagung. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 1384–1391. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.606