Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium Dan Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.)

Authors

  • Rahmadani Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Idris Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Khairunnisa Khairunnisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.590

Keywords:

kacang panjang, pupuk kalium, POC sabut kelapa, pertumbuhan tanaman, fotosintesis

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan kacang panjang (Vigna sinensis L.) yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan hasil di Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir. Upaya peningkatan produktivitas perlu dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, khususnya dalam pengelolaan pemupukan yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menentukan takaran dosis pupuk kalium yang paling optimal, konsentrasi pupuk organik cair (POC) sabut kelapa yang paling efektif, serta menelaah pengaruh yang dihasilkan dari interaksi antara kedua faktor perlakuan tersebut terhadap perkembangan pertumbuhan dan produktivitas tanaman kacang panjang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah percobaan lapangan dengan menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan utama, yakni konsentrasi POC sabut kelapa dan takaran dosis pupuk kalium yang diaplikasikan. Variabel pengamatan yang diukur dan dianalisis mencakup tinggi tanaman, total luas daun, laju pertumbuhan relatif (LPR), laju asimilasi bersih (LAB), serta kandungan kadar klorofil daun. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaplikasian POC sabut kelapa dan pupuk kalium memberikan pengaruh yang nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan yang diamati, dengan kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan S2K1, yakni POC dengan konsentrasi 150 ml per liter air dan pupuk kalium dengan dosis 3 gram per polybag. Kombinasi ini mampu meningkatkan efisiensi fotosintesis dan akumulasi biomassa secara optimal. Meskipun demikian, kadar klorofil tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara keseluruhan, keseimbangan dosis pemupukan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arini, N., Ariyanto, S. E., & Latief, M. I. (2022). Pengaruh dosis kompos kotoran sapi dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi), 1(2), 22–27. https://doi.org/10.24176/mjagrotek.v1i2.8988

Atikah, R., Munifatul, I., & Sarjana, P. (2014). The effect of liquid organic fertilizer based on vegetable waste on the growth of sweet corn (Zea mays L. var. saccharata). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 22(1), 65–71.

Darmawan, M., Arifin, T. H., & Tangge, N. A. (2024). Pengaruh berbagai dosis pupuk organik cair Ecofarm terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(1), 55–62.

Galla, E. A., Vonnisye, & Paembonan, A. A. (2018). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai (Capsicum annuum) varietas lokal Toraja terhadap pupuk organik cair sabut kelapa. AgroSainT, 9(1), 7–15.

Gunawan, I. (2020). Alfikri, M. R., Guchi, H., & Hanafiah, A. S. (2018). Uji infektivitas dan efektivitas Rhizobia sp. terhadap tanaman kedelai di rumah kasa pada tanah Ultisol. Jurnal Pertanian Tropik, 5(1), 75–87. https://doi.org/10.32734/jpt.v5i1.31

Hermawan, A., Rochdiani, D., & Hardiyanto, T. (2022). Analisis usahatani kacang panjang (Vigna sinensis L.) varietas Parade. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(2), 77–82.

Ilmam, H., Hidayat, S., & Guritno, B. (2023). Pengaruh pupuk nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Produksi Tanaman, 11(4), 248–257. https://doi.org/10.21776/ub.protan.2023.011.04.05

Irfan. (2013). Respon bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap zat pengatur tumbuh dan unsur hara. Jurnal Agroteknologi, 3(2).

Janah, N., Apriani, R. R., & Sofyan, A. (2023). Pengaruh pupuk cair limbah tahu dan air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Jurnal Pertanian Agroteknologi, 11(2), 144–150.

Khairi, A. (2018). Mengurangi penggunaan pupuk NPK dan pengaruhnya. Jurnal Pertanian.

Lim, T. K. (2013). Solanum melongena. In Edible medicinal and non-medicinal plants (pp. 370–388). https://doi.org/10.1007/978-94-007-5628-1_43

Novianto, N., Effendy, I., & Aminurohman, A. (2020). Growth response and yield of mustard greens (Brassica juncea L.) to liquid organic fertilizer from fermented coconut husk. Agroteknika, 3(1), 35–41.

Oktavianti, A., Izzati, M., & Parman, S. (2017). Pengaruh pupuk kandang dan NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang. Buletin Anatomi dan Fisiologi.

Rahma, M. Y., & Masrury, S. (2021). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terhadap pupuk kandang sapi dan pupuk organik cair sabut kelapa. J-Plantasimbiosa, 3(2), 56–66. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v3i2.2252

Rofi’, A. I., & Pratiwi, A. (2023). Respon pertumbuhan dan hasil ciplukan dengan pupuk petroganik dan POC sabut kelapa. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 11(2), 948. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i2.8057

Sebastian, B. (2019). Pengaruh pupuk organik cair sabut kelapa muda dan pupuk daun terhadap pertumbuhan okra hijau. Jurnal Pertanian.

Sri Mulatsih, Asfaruddin, & Sudaryati. (2023). Respon pertumbuhan dan hasil selada pada berbagai dosis pupuk. Jurnal Pertanian, 18(1), 26–35.

Sukmasari, M. D., Gustiani, S., & Rahma, A. O. (2021). Kombinasi POC sabut kelapa dan NPK terhadap pertumbuhan cabai merah. Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, 9, 206–212.

Supandji, S., Kustiani, E., & Purwanto, A. (2021). Pengaruh pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan kacang panjang. Jurnal Agrinika, 5(2), 161. https://doi.org/10.30737/agrinika.v5i2.1947

Susanti Ningsih, S., & Sutresno, B. (2017). Respon pupuk kandang sapi dan NPK terhadap bibit gaharu. Jurnal Penelitian Pertanian BERNAS, 13(1), 16–22.

Susantidiana, & Aguzaen, H. (2015). Pemberian pupuk organik cair untuk mengurangi pupuk anorganik pada kacang tanah. Jurnal Klorofil, 10(1), 19–27.

Triadiawarman, D., Aryanto, D., & Krisbiyantoro, J. (2022). Peran unsur hara makro terhadap pertumbuhan bawang merah. Agrifor, 21(1), 27. https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i1.5795

Wahyuni, S., Idris, M., & lainnya. (2025). Eduproxima: Jurnal ilmiah pendidikan IPA.

Yusdian, Y., Joko, & Elsa. (2021). Effect of chicken manure and potassium fertilizer on sweet corn growth. Jurnal AgroTatanen, 3, 13–19.

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Nasution, R., Idris, M., & Khairunnisa, K. (2026). Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium Dan Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.). Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 1187–1202. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.590