Pengaruh Blended Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Biologi: Studi Meta-Analisis

Authors

  • Nining Rahayu Ningsih Universitas Riau
  • Khairi Nugraha
  • Anggi Anggraini Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.525

Keywords:

Blended Learning, Literasi Sains, Hasil Belajar, Biologi, Sistem Reproduksi

Abstract

Kemampuan literasi sains di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan, sebagaimana ditunjukkan oleh rendahnya skor PISA yang secara konsistensi berada di bawah standar rata-rata internasional. Kondisi ini sangat terlihat pada yang memiliki karakteristik kompleks, dinamis, dan bersifat abstrak atau “tidak kasat mata”, sehingga sulit dipahami melalui pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran blended learning terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (meta-analisis) terhadap berbagai hasil penelitian eksperimental dan kajian ilmiah yang relevan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan blended learning memberikan dampak yang sangat signifikan dengan perolehan nilai effect size rata-rata sebesar 1,121, yang dibatasi dalam tingkat pengaruh tinggi. Rata-rata ketercapaian indikator literasi sains siswa mencapai 82,93%, yang meliputi kemampuan memahami fenomena ilmiah (86,29%), mengidentifikasi permasalahan ilmiah (83,60%), dan memecahkan masalah secara ilmiah (85,48%). Sinergi antara pembelajaran tatap muka dan eksplorasi digital terbukti mampu menjembatani hambatan visualisasi pada konsep biologi yang abstrak serta meningkatkan kemandirian belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa blended learning merupakan strategi pedagogi yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan biologi di era digital.

Kata kunci: Blended Learning, Literasi Sains, Hasil Belajar, Biologi, Sistem Reproduksi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, I. M. D. M., & Sudaryati, N. L. G. (2022). The potency of green educationbased blended learning in biology students at the Hindu University of Indonesia.

Bio-Inoved: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 4(1),1-9. https://doi.org/10.20527/bino.v4i1.11047.

Ansari, B. I., Junaidi, J., Maulina, S., Herman, H., Kamaruddin, I., Rahman, A., &

Saputra, N. (2023). The effect of blended-learning training on lecturers’ and students’ competence and satisfaction. Journal of Intercultural Communication, 23(4), 155-164. https://doi.org/10.36923/jicc.v23i4.201.

Alfionora, R., Ardi, & Darussyamsu, R. (2021). Blended learning berbasis edmodo

terhadap efektivitas pembelajaran biologi: Kajian meta-analisis. Jurnal Biolokus:

Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi, 4(2), 190-216.

Apriyuliza, M., & Yogica, R. (2023). Efektivitas pembelajaran blended learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi SMA. Ruang-Ruang Kelas: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 379-382.

Arisanto, M., Zulyusri, & Lufri. (2023). Evaluation of blended learning in biology subject

at State Senior High School 1 in Jambi City, Indonesia. Journal of Digital

Learning and Education, 3(1), 40-59. https://doi.org/10.52562/jdle.v3i1.579.

Cartono. (2023). Improving biology learning with the use of blended learning.

Edumaniora, 2(1), 51-58.

Ernawati, E., & Sari, T. M. (2022). Implementation of free inquiry approach based on

blended learning on creative thinking and student collaboration skills. JPBI

(Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 8(3), 312-321.

https://doi.org/10.22219/jpbi.v8i3.22254.

Hafiz, M., Agustini, K., & Suartama, I. K. (2025). Blended learning dan dampaknya terhadap pembelajaran siswa abad 21. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3). https://doi.org/10.21070/ijins.v26i3.1449.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Ningsih, N. R., Nugraha, K., & Anggraini, A. (2026). Pengaruh Blended Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Biologi: Studi Meta-Analisis. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 690–701. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.525