Adopsi Penggunaan Qris di Era Pembayaran Digital Untuk UMKM : Pengaruh Perceived Ease Of Use dan Perceived Risk Dengan Moderasi Digital Literacy di Kecamatan Tigaraksa
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.3000Keywords:
Perceived Ease Of Use, Perceived Risk, Digital Literacy, Adopsi Penggunaan QRIS, UMKMAbstract
Penelitian ini menganalisis secara mendalam pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Risk terhadap Adopsi Penggunaan QRIS dengan Digital Literacy sebagai variabel moderasi pada pelaku UMKM di Kecamatan Tigaraksa. Metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif kausal digunakan terhadap 100 responden pelaku UMKM yang dipilih melalui penyebaran kuesioner terstruktur, dengan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adopsi Penggunaan QRIS, sedangkan Perceived Risk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Adopsi Penggunaan QRIS. Hal ini menandakan bahwa tingkat kemudahan penggunaan mendorong penerimaan teknologi, sementara kekhawatiran atas potensi risiko menjadi penghambat utama adopsi. Selain itu, Digital Literacy terbukti berpengaruh positif secara langsung terhadap Adopsi Penggunaan QRIS serta mampu memoderasi atau memperkuat pengaruh Perceived Ease of Use terhadap Adopsi Penggunaan QRIS. Namun, Digital Literacy tidak terbukti secara signifikan memoderasi atau memitigasi pengaruh Perceived Risk terhadap Adopsi Penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi QRIS pada UMKM lebih kuat dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan dan tingkat kemampuan Digital Literacy para pelaku usaha, sementara persepsi risiko tetap menjadi hambatan tersendiri yang belum sepenuhnya dapat dikurangi oleh keberadaan Digital Literacy semata. Kesimpulannya, penguatan sarana infrastruktur keamanan serta kemudahan operasional sistem menjadi krusial untuk mendorong perluasan adopsi transaksi digital pada sektor UMKM secara optimal dan berkelanjutan.
Downloads
References
Amanda, T., Hanif, & Devi, Y. (2023). Pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use dan Self Efficacy terhadap penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital dalam perspektif bisnis Islam. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 15(3), 143–154.
Atalay, H. N., & Yücel, Ş. (2024). Decoding privacy concerns: The role of perceived risk and benefits in personal health data disclosure. Archives of Public Health, 82(1). https://doi.org/10.1186/s13690-024-01416-z
Bahriyah, E. N., Afif, A. S., & Tambunan, R. M. (2024). Perilaku adopsi teknologi pada era digital. JPkMN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 5572–5577.
Bland, E., Changchit, C., Changchit, C., Cutshall, R., & Pham, L. (2024). Investigating the components of perceived risk factors affecting mobile payment adoption. Journal of Risk and Financial Management, 17(6). https://doi.org/10.3390/jrfm17060216
Husen, A. A., Farid, E. S., & Kadang, J. (2026). The role of digital financial literacy in moderating the relationship between risk perception and e-wallet use in cross-generational MSME actors in Morowali Regency, Central Sulawesi, 22, 1754–1762.
Isalman, I., Ramadhani I, F., Ilyas, I., & Sahdarullah, S. (2022). Eksplorasi faktor pendukung dan penghambat adopsi e-commerce pada UMKM di Kota Kendari. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 11(2), 244–258. https://doi.org/10.33059/jmk.v11i2.3022
Kajol, K., Singh, R., & Paul, J. (2022). Adoption of digital financial transactions: A review of literature and future research agenda. Technological Forecasting and Social Change, 184, 121991. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2022.121991
Louis, E. I., & Afgani, K. F. (2024). The influence of perceived risk on digital banking to customer’s intention to use digital banks in Jabodetabek 2023–2024. Journal Integration of Management Studies, 2(1), 95–106. https://doi.org/10.58229/jims.v2i1.151
Monica, F., & Japarianto, E. (2022). Analysis of the influence of perceived ease of use and perceived enjoyment on behavioral intention in digital payment. Journal of Marketing Management, 16(1), 9–15. https://doi.org/10.9744/pemasaran.16.1.9
Nabila, A. P., Raharso, S., & Tiorida, E. (2025). The influence of trust and transaction security on interest in using the QRIS payment system. Airlangga Journal of Innovation Management, 6(2), 248–260. https://doi.org/10.20473/ajim.v6i2.72597
Nguyen, T. T., Tran, T. N. H., Do, T. H. M., Dinh, T. K. L., Nguyen, T. U. N., & Dang, T. M. K. (2024). Digital literacy, online security behaviors and e-payment intention. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 10(2), 100292. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2024.100292
Nugroho, M. A., Sulistyani, R., Novitasari, B. T., & Chinomona, R. (2025). Digital bank adoption in Indonesia: The role of price value, perceived risk, and intention to use. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/nominal.v14i1.81941
Ramdhani, A., Syafitri, S., Rizki Amalia, D., Lanfadilan, K., & Padillah Ahmad, A. (2024). The influence of perceived ease of use and perceived usefulness on the decision to use QRIS as a digital payment in Generation Z in the City of Bandung. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 2(3), 371–389. https://doi.org/10.61597/jbe-ogzrp.v2i3.44
Ratnawati, A. T., & Malik, A. (2024). The effect of perceived ease of use, benefits, and risks on intention in using the Quick Response Code Indonesian Standard. Global Business and Finance Review, 29(7), 110–125. https://doi.org/10.17549/gbfr.2024.29.7.110
Sari, M., Balang, F., Shanti Bhuana, I., & Barat, K. (2025). Penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dalam adopsi fintech oleh UMKM di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Valid Jurnal Ilmiah, 23(1), 64–78.
Sholihah, E., & Nurhapsari, R. (2023). Percepatan implementasi digital payment pada UMKM: Intensi pengguna QRIS berdasarkan Technology Acceptance Model. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.52480
Sutisna, Hidayat, S., Affandi, N., Komaruddin, M., & Pratama, A. G. (2025). Digital technology literacy and digital economy literacy as an effort to improve business sustainability in Banten’s micro and small industries in the era of business uncertainty. Journal of Computer Science, 21(4), 761–778. https://doi.org/10.3844/jcssp.2025.761.778
Utami, N. (2025). Adopsi pembayaran digital melalui QRIS dan dampaknya terhadap kinerja finansial UMKM. Jurnal Transaksi (Atma Jaya), 9(2), 1–13.
Weku, C. E. F., Aldrin, A. I. D., & Ridha, A. (2026). Exploring trust and perceived risk in digital payment adoption among MSMEs: A phenomenological approach, 5(1), 3145–3156.
Wibowo, R. I. (2023). Analisis model UTAUT pada pengguna QRIS di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(2), 2935. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i2.9908
Wulandari, I., Purwaningtyas, I., Hapsari, D. E., & Fatimah, F. (2025). Pelatihan dan penguatan literasi digital bagi Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif sebagai komunitas binaan Rumah Baca AQIL Kota Malang Jawa Timur. Jurnal Gramaswara, 5(1), 53–67. https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara.2024.005.01.06
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















