Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Berdasaran ICD-10 Pada Pasien Rawat Jalan di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. Hasri Ainun Habibbie
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2978Keywords:
Ketepatan Kode, ICD-10, Pengkodean Diagnosis, Unspecified, Rawat JalanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengkodean diagnosis berdasarkan ICD-10, mengidentifikasi ketepatan kode diagnosis, mengidentifikasi penggunaan kode diagnosis yang masih bersifat unspecified, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan pengkodean diagnosis pada pasien rawat jalan di Poli Penyakit Dalam RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengkodean diagnosis telah dilakukan sesuai dengan alur pelayanan dan pedoman ICD-10. Petugas koder melakukan penelusuran kode berdasarkan diagnosis yang terdokumentasi serta melakukan klarifikasi kepada dokter apabila diagnosis belum lengkap atau belum spesifik. Ketepatan kode bergantung pada kesesuaian antara diagnosis yang didokumentasikan dengan kode ICD-10 yang dipilih. Penggunaan kode diagnosis yang masih bersifat unspecified masih ditemukan pada beberapa kasus karena informasi klinis yang terdokumentasi belum cukup spesifik atau pasien masih memerlukan pemeriksaan lanjutan. Faktor yang memengaruhi ketepatan pengkodean meliputi kejelasan dan spesifisitas diagnosis dokter, kompetensi petugas koder, kelengkapan dokumentasi rekam medis, komunikasi antara dokter dan petugas koder, serta penerapan SOP.
Downloads
References
Astuti, N. K. N. Y., Purwanti, I. S., & Devhy, N. L. P. (2025). Gambaran ketepatan diagnosis dan keakuratan kodefikasi pada rekam medis rawat inap. Health Sciences and Pharmacy Journal, 9(1).
Dyawati, N., Ibrahim, M. M., & Sari, I. P. (2022). Studi deskriptif kualifikasi petugas coder dan keakuratan kode diagnosis rawat jalan berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Gempol. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia, 2(1), 47–52.
Febriyani, M., Iqbal, M. F., Putra, D. H., & Sonia, D. (2025). Analisis ketepatan kode hipertensi pasien BPJS rawat jalan berdasarkan ICD-10 di RS Bhakti Mulia. Health Sciences and Pharmacy Journal, 9(1), 29–39.
Hapsari, D., Wariyanti, A. S., & Kusumawati, E. A. (2024). Hubungan ketepatan kode diagnosis pada pasien rawat inap dengan persetujuan klaim BPJS di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Indonesian Journal of Health Information Management, 4(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khumaira, N. F., Wahyuni, A., & Siska. (2024). Ketidaktepatan kode diagnosis kasus bedah RSU 'Aisyiyah berdasarkan ICD-10. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 5(4), 299–306.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Munandziroh, M., Asmorowati, A., Rahadiyanto, C., & Prasetyowati, A. (2024). Analisa ketepatan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 dengan penerapan karakter ke-4 pada 10 besar penyakit. Emviro: Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan, 3(2).
Putri, R. S. E., Kusumo, R., & Wulandari, S. (2025). Analysis of the accuracy of ICD-10 codes in outpatient diagnoses at the Kijang Health Center medical records. Procedia of Engineering and Life Science, 7, 162–166.
Rahmadhani, R., Putra, D. M., Aulia, H., Oktamianiza, O., & Yulia, Y. (2021). Studi literature review: Gambaran kesesuaian dan ketepatan kode diagnosa pasien rawat inap berdasarkan ICD-10. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 4(1).
Setiyawan, H., Nugroho, S., & Widyawati, A. (2022). Analisis ketepatan kode diagnosis penyakit berdasarkan kode ICD-10 pasien rawat jalan di Puskesmas Pleret Bantul. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 7(1), 8–13.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sulistiawati, R. (2023). Analisis ketepatan kodifikasi diagnosa ICD-10 guna menunjang efektivitas pengklaiman pasien BPJS rawat jalan. INFOKES: Informasi Kesehatan, 6(2), 68–81.
Susilawati, W. D., Hasanah, U., Putra, R. P. A., Halid, M., Ikhwan, I., Susilo, B. B. B., Permana, Y. R., Pertiwi, A. N., & Ikhtiar, R. W. (2023). Hubungan kelengkapan informasi klinis dengan ketepatan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 pada kasus fracture. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 4(4), 196–202.
Wahyuni, A., Khumaira, N. F., & Siska. (2024). Hubungan kelengkapan rekam medis terhadap akurasi pengkodean ICD-10 dan ICD-9. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 5(3), 243–249.
World Health Organization. (2019). International statistical classification of diseases and related health problems (10th revision). World Health Organization.
World Health Organization. (2022). International classification of diseases (ICD): Global health information standards. World Health Organization.
World Health Organization. (2016). International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems, 10th Revision (ICD-10): Fifth Edition. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















