Pengaruh Penyuluhan Metode Bermain Terhadap Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak Tunagrahita Di SLB Seunagan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2956Keywords:
Metode Bermain, Penyuluhan Kesehatan Gigi, Kebersihan Gigi Dan Mulut, Anak TunagrahitaAbstract
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan anak, termasuk anak tunagrahita yang memiliki keterbatasan dalam memahami informasi sehingga membutuhkan metode pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Berdasarkan observasi awal di SLB Seunagan Kabupaten Nagan Raya terhadap 8 siswa, seluruhnya (100%) mengalami karies gigi dengan rata-rata 3–4 gigi mengalami karies dan memiliki karang gigi. Metode bermain dipilih sebagai media penyuluhan karena dapat meningkatkan perhatian, motivasi, dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan metode bermain terhadap kebersihan gigi dan mulut pada anak tunagrahita di SLB Seunagan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di SLB Seunagan pada 18 Mei sampai dengan 18 Juni 2026 dengan sampel 30 responden, terdiri atas 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks OHI-S sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test. Hasil Penelitian: Sebelum intervensi, kelompok intervensi didominasi kategori kebersihan gigi dan mulut buruk (93,3%), sedangkan kelompok kontrol didominasi kategori sedang (86,7%). Setelah penyuluhan metode bermain, kelompok intervensi meningkat menjadi 60,0% kategori sedang dan 40,0% kategori baik, sedangkan perubahan pada kelompok kontrol relatif kecil. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan gigi melalui metode bermain berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada anak tunagrahita di SLB Seunagan. Saran: Orang tua, guru, dan tenaga kesehatan diharapkan bekerja sama membiasakan siswa menjaga kebersihan gigi dan mulut melalui metode bermain.
Downloads
References
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall.
Huang, Y., Chen, F., & Li, Q. (2019). Periodontal disease and cardiovascular disease: a systematic review. Journal of Clinical Periodontology, 46(7), 634-642.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 17 Tahun 2017 tentang Kesehatan Lingkungan. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Strategi nasional kesehatan gigi dan mulut. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Riskesdas 2021: Riset Kesehatan Dasar. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes RI.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Kementerian Sosial RI.
Liu, X., Zhang, Y., & Wang, Y. (2020). Prevalence of dental caries and its association with sociodemographic factors in children in China. International Journal of Pediatric Dentistry, 30(5), 586-594.
Mulyani, S., Fadilah, H., & Aminah, I. (2020). Efektivitas penyuluhan kesehatan gigi melalui pendekatan berbasis komunitas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 26(1), 102-108.
Nurhaliza, M. (2022). Pengaruh Metode Bermain dalam Meningkatkan Pemeliharaan Kebersihan Gigi pada Anak dengan Kebutuhan Khusus di SLB Bandung. Jurnal Pendidikan Khusus, 18(1), 101-109.
Piaget, J. (2020). The Psychology of the Child. Basic Books.
Piaget, J. (2022). The Psychology of the Child. Basic Books.
Rivest, K. (2019). The psychological impact of oral health: a review of the literature. Journal of Dental Research, 98(5), 453-459.
Suwanti, L., Umi, R., & Lestari, R. (2021). Gingivitis and its relationship to the health behavior of students in urban and rural areas. International Journal of Dental Hygiene, 19(4), 480-486.
Widodo, A., Suryani, D., & Widiastuti, R. (2021). Pengaruh Metode Bermain dalam Penyuluhan Kesehatan Gigi pada Anak-anak Tunagrahita di SLB Kota Medan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 15(2), 123-130.
World Health Organization (WHO). (2020). Oral Health. World Health Organization. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health
World Health Organization (WHO). (2023). Oral Health. World Health Organization. Retrieved.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















