Hubungan Cara Menyikat Gigi Dengan Resesi Ginggiva Pada Masyarakat Usia 31-45 Tahun di Nagari Koto Gadang Jaya Kecamatan Kinali Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2948Keywords:
Cara Menyikat Gigi, Resesi Gingiva, Kesehatan Jaringan PeriodontalAbstract
Salah satu faktor yang dapat menyebabkan resesi gingiva adalah kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat. Kesalahan tersebut dapat berupa gerakan menyikat gigi yang salah, tekanan yang terlalu kuat, serta waktu menyikat gigi yang tidak sesuai.Hasil wawancara awal menunjukkan bahwa 12 orang (60%) menyikat gigi dengan gerakan maju-mundur, 5 orang (25%) menggunakan gerakan atas-bawah dan 3 orang (15%) menggunakan gerakan memutar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan cara menyikat gigi dengan resesi ginggiva pada masyarakat usia 31-45 tahun di Nagari Koto Gadang Jaya Kecamatan Kinali Sumatera Barat. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Analisa data menggunakan uji chi-square. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat usia 31-45 tahun di Nagari Koto Gadang Jaya Kecamatan Kinali Sumatera Barat pada tanggal 11-16 Juni 2026, dengan jumlah sampel 38 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi cara menyikat gigi dan pemeriksaan resesi gingiva, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diketahui bahwa cara menyikat gigi responden paling banyak adalah kategori tidak optimal yaitu sebanyak 26 (68,4%) orang. Resesi gingiva paling banyak adalah kelas II yaitu sebanyak 19 (50%) orang. Dapat disimpulkan ada hubungan cara menyikat gigi dengan resesi gingiva pada masyarakat usia 31-45 tahun di Nagari Koto Gadang Jaya Kecamatan Kinali Sumatera Barat dengan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Masyarakat diharapkan menerapkan teknik menyikat gigi yang benar, terutama mengenai arah gerakan, tekanan, dan durasi menyikat gigi, serta melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin.
Downloads
References
Agustina, Eka, and Anung Ahadi Pradana. (2022). “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Hipertensi Pada Lansia : Literature Review.” 05: 41–48. doi:10.47522/jmk.v5i1.169.
Aryani, Novita, and Henny Arwina Bangun. (2023). “Sosialisasi Pencegahan Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Langkat.” 5(1): 125–30.
Christiany, Joan, Vonny N. S. Wowor, and Christy N. Mintjelungan. (2015). “Pengaruh Teknik Menyikat Gigi Vertikal Terhadap Terjadinya Resesi Gingiva.” e-GIGI 3(2). doi:10.35790/eg.3.2.2015.10484.
Cut Ati Ningsih, and Widianto Meydhiono. (2024). “Enlargement : Case Report.” Jurnal Kedokteran Gigi, 20(1): 156–63. doi:10.46862/interdental.v20i1.6947.
Fitri, Tiarma, Br Malau, Susiwaty Silitonga, and Santa Agustrina Hutagalung. (2023). “Penyuluhan Terhadap Lansia: Mengenali Karakteristik Para Lansia.” (1): 47–56.
Gmim, S D, Siloam Tonsealama, and Christy N Mintjelungan. (2018). “Gambaran Teknik Menyikat Gigi Dan Indeks Plak.” : 76–80.
Imber JC, Kasaj A. (2021). Treatment of Gingival Recession: When and How? International Dental Journal.
Kamilah, Fathinah Sarah dan drg. Nungky Devitaningtyas, MD.Sc., Sp.Perio. (2024). Hubungan Teknik Menyikat Gigi terhadap Kejadian Resesi Gingiva di Dusun Barek Desa Sumber Ngepoh Lawang Kab. Malang. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/215044/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kesmas, K., et al. (2022). Definisi dan klasifikasi lansia di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 1–8.
Kumar S, et al. (2025). The Impact of Toothbrushing on Oral Health, Gingival Recession, and Tooth Wear: A Narrative Review. Healthcare, 13(10), 1138.
Krismariono, A., et al. (2014). Klasifikasi resesi gingiva berdasarkan Miller. Majalah Kedokteran Gigi, 21(2), 85–90.
Lindhe, J., Lang, N. P., & Karring, T. (2008). Clinical Periodontology and Implant Dentistry (5th ed.). Oxford: Blackwell Munksgaard.
Mahdi Mampa, Ribka Wowor, and A J M Rattu. (2022). “Analisis Penerapan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Puskesmas Pineleng Pada Masa Pandemi Covid – 19. 11(4): 7–13.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan tentang Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Kemenkes RI.
Newman, M. G., Takei, H., Klokkevold, P. R., & Carranza, F. A. (2019). Carranza’s Clinical Periodontology (13th ed.). Philadelphia: Elsevier.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Poyato-Ferrera, M., Segura-Egea, J. J., & Bullón-Fernández, P. (2003). Comparison of modified Bass technique with normal toothbrushing practices. Journal of Clinical Periodontology, 30(10), 880–885.
Rizkika, Lilies, Christy N. Mintjelungan, Kustina Zuliari, and Johanna Khoman. 2019. “Hubungan Teknik Menyikat Gigi Dengan Keparahan Resesi Gingiva Pada Masyarakat Pesisir Pantai Di Kawasan Megamas Kota Manado.” e-GIGI 7(2): 65–70. doi:10.35790/eg.7.2.2019.23929.
Santri, S. (2020). Pentingnya menyikat gigi dalam menjaga kesehatan rongga mulut. Jurnal Kesehatan Gigi, 7(1), 1–6.
Stephani, R., et al. (2019). Resesi gingiva dan faktor risikonya. Jurnal Kedokteran Gigi, 12(1), 23–29.
Syifa Khusnul Hayana. (2023). Hubungan Cara Menyikat Gigi Dengan Terjadinya Resesi Gingiva Pada Lansia Di Panti Jompo Tresna Werdha Tahun 2023. https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/4919/
Tandigau, E., et al. (2023). Pengaruh teknik menyikat gigi terhadap kesehatan gingiva. Jurnal Kesehatan Gigi, 10(1), 33–39
Trombelli, L., Farina, R., Silva, C. O., & Tatakis, D. N. (2020). Plaque-induced gingival inflammation. Journal of Clinical Periodontology, 47(S22), 7–20.
Trista M, Suharja E.S, Widyagdo A. (2022). Hubungan Teknik Menyikat Gigi Yang Kurang Tepat Dengan Resesi Gusi Lansia Usia 55- 65 Tahun Di Posbindu Mawar, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/1830/3/Abstrak.pdf
Yaacop, M., Worthington, H. V., Deacon, S. A., Deery, C., Walmsley, A. D., Robinson, P. G., & Glenny, A. M. (2014). Powered versus manual toothbrushing for oral health. Cochrane Database of Systematic Reviews, (6), CD002281.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















