Campur Kode Antara Para Pedagang di Pasar Mbongawani, Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende

Authors

  • Maria Florensia Ea Goo Universitas Flores
  • Maria Polencis Pere Ri’a Universitas Flores

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2899

Keywords:

Bentuk, Makna, Fungsi Campur Kode

Abstract

Penelitian tentang  Campur Kode Antara Para Pedagang di Pasar Mbogawani, Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol Kabupaten Ende membahas rumusan masalah: (1) Bagaimanakah bentuk campur kode yang digunakan para pedagang di Pasar Mbongawani, Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende? (2)  Bagaimanakah makna campur kode yang digunakan oleh para pedagang  di Pasar Mbongawani, Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende?(3) Bagaimanakah fungsi campur kode yang digunakan oleh para pedagang di Pasar Mbongawani , Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende dalam interaksi jual beli? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekataan kualitatif, data dalam penelitian ini berupa data lisan, bersumber dari tuturan para pedagang di pasar, teknik yang digunakan adalah pengamatan tidak terlibat dan simak atau wawancara. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode  simak, libat dan cakap. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori Sosiolinguistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode antara pedagang di pasar  Mbogawani, pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende berbentuk kata dan frasa yang berjenis penyisipan dan makna yang terdapat dalam penelitian ini yaitu (1) makna konatatif dan (2) makna denotasi. Sedangkan fungsi yang terdapat dalam campur kode antara para pedagang di pasar sebagai berikut: (1) fungsi mempermudah komunikasi, (2) fungsi memperlancar proses transaksi, (3) fungsi membangun keakraban antara pedagang dan pembeli, (4) fungsi menarik perhatian pembeli, (5) fungsi menyesuaikan Bahasa dengan lawan tutur, (6) fungsi menunjukkan identitas budaya, (7) fungsi memperjelas atau menegaskan maksud.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aslinda, & Syafyahya, L. (2010). Pengantar Sosiolinguistik. Bandung, Refika Aditama.

Bahasa Lisan Pedagang Pasar Tradisional Di Bandarlampung. Aksara: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 23(2), 251–260. Https://Doi.Org/10.23960/Aksara/ V23i2. Pp251-260

Barutu, B. S., Kudadiri, A., & Sembiring, S. B. (2023). Campur Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Sayur Saribudolok Oleh Masyarakat Batak Simalungun: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(7). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.31004/Jptam.V7i3.11778

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta, Rineka Cipta.

Keraf, G. (2004). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Ende, Nusa Indah.

Mustikawati, D. A. (2016). Alih Kode Dan Campur Kode Antara Penjual Dan Pembeli (Analisis Pembelajaran Berbahasa Melalui Studi Sosiolinguistik). Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 23–32. Https://Doi.Org/10. 24269/ Dpp.V2i2.154

Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology Of Code-Mixing. Cambridge, Cambridge University Press. Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9780511606416

Myers-Scotton, C. (1993). Duelling Languages: Grammatical Structure In Codeswitching. Oxford, Oxford University Press.

Nawangsari, L. W., Suwadi, & Ilmiyatur Rosidah. (2024). Dinamika Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Komunikasi Pasar Tradisional Pasrepan Kabupaten Pasuruan. Tamaddun Jurnal Bahasa, Sastra Dan Budaya, 02(2), 81–87.

Nurhaliza. (2023). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 22–31.

Rahma, Y. W., Edi Suyanto, & Farida Ariyani. (2022). Campur Kode Pada.

Rantika, D., Dardanila, D., & Sembiring, S. B. (2024). Campur Kode Bahasa Karo Dalam Interaksi Jual Beli Di Pasar Pancur Batu: Kajian Sosiolinguistik. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(2), 450. Https://Doi.Org/10.20961/Basastra.V11i2.74542

Sundawa, R. (2023). Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Komunikasi Informal Antara Pedagang Dan Pembeli Di Pasar Cineam (Kajian Sosiolinguistik). Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 173. Https://Doi.Org/10.25157/Diksatrasia.V7i1.8614

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, H. G. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung, Angkasa.

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Goo, M. F. E., & Ri’a, M. P. P. (2026). Campur Kode Antara Para Pedagang di Pasar Mbongawani, Pasar Wolowona, dan Pasar Senggol di Kabupaten Ende. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(4), 58–69. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2899