Reformasi Pembiayaan Konektivitas Spasial-Tematik: Menyingkirkan Bottleneck Infrastruktur Jalan Untuk Mengakselerasi Kawasan Agromaritim-Tourism Terpadu Kota Raha Kabupaten Muna
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2885Keywords:
Agromaritim-Tourism, Keterbatasan Fiskal, Kota Raha, Makalah Kebijakan, Spatial-Thematic Budgeting, THISAbstract
Kabupaten Muna memiliki visi jangka panjang yang sangat ambisius dalam mewujudkan "Industrialisasi JATI (Jagung, Hortikultura, Ternak, Ikan) Menuju Muna Barakati, Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan". Sebagai motor pertumbuhan ekonomi, Kota Raha berperan sebagai simpul utama distribusi logistik sekaligus pintu gerbang pariwisata daerah. Namun demikian, akselerasi ekonomi inklusif di Kabupaten Muna saat ini mengalami hambatan struktural yang sangat serius berupa buruknya kondisi kemantapan infrastruktur jalan kabupaten, di mana sebesar 70,16% total jaringan jalan berada dalam kondisi rusak dan rusak berat. Keterbatasan aksesibilitas ini berimbas langsung pada tingginya biaya logistik komoditas unggulan sektor pertanian dan perikanan, serta melemahkan daya saing Kota Raha sebagai destinasi pariwisata unggulan daerah. Makalah kebijakan (Policy Paper) ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pembenahan infrastruktur jalan koridor utama di Kabupaten Muna, mengeksplorasi akar masalah tata kelola anggaran keuangan daerah, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif di tengah keterbatasan porsi fiskal daerah, di mana alokasi Belanja Modal rata-rata hanya menyerap sebesar 21,02% dari total APBD. Melalui metode analisis prioritas masalah Urgency, Seriousness, and Growth (USG) dan pendekatan akar masalah Fishbone Diagram, diidentifikasi bahwa akar masalah utama terletak pada ketidakseimbangan struktural APBD yang didominasi oleh Belanja Operasi (78,98%) serta ketiadaan regulasi penganggaran berbasis spasial-tematik yang terpadu antar-OPD. Berdasarkan analisis kelayakan menggunakan kriteria Bardach (Technical Feasibility, Economic/Financial Possibility, Political Viability, dan Administrative Operability), makalah ini merekomendasikan formulasi kebijakan strategis tunggal yaitu Penerapan Kebijakan Penganggaran Spasial Tematik (Spatial-Thematic Budgeting) melalui Peraturan Bupati Muna tentang Pedoman Perencanaan dan Penganggaran Terpadu Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS) Koridor Agromaritim-Tourism Kota Raha-Lohia. Instrumen regulasi ini akan mengunci (earmark) alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Jalan minimal sebesar 35% dan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 20% secara terfokus pada koridor prioritas ini guna menjamin ketuntasan pembangunan jalan mantap aspal secara berkelanjutan, sekaligus menstimulasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui integrasi komoditas JATI dengan ekosistem pariwisata.
Downloads
References
Ahmad, F. S. (2022). The Impact of Trans Java Toll Road Construction on Economic Growth in Central Java. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 11(1), 1-18. https://doi.org/10.29244/jekp.11.1.2022.1-18
Akita, T., Riadi, A. A., & Rizal, A. (2021). Fiscal disparities in Indonesia in the decentralization era: Does general allocation fund equalize fiscal revenues? Regional Science Policy & Practice, 13(6), 1842-1866. https://doi.org/10.1111/rsp3.12326
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Aschauer, D. A. (1989). Is Public Expenditure Productive? Journal of Monetary Economics, 23(2), 177–200.
Azaki, N., & Lutfi, A. (2023). The Allocative Efficiency Analysis of Special Allocation Fund for Road Sector in 2015-2019. Jurnal Transformative, 9(1), 84-101. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2023.009.01.5
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muna. (2025). Rencana Strategis (Renstra) BAPPEDA Kabupaten Muna Tahun 2025–2029. Raha: Bappeda Kabupaten Muna.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muna. (2026). Perjanjian Kinerja Tahun 2026. Raha: Bappeda Kabupaten Muna.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muna. (2026). Rencana Kerja (Renja) BAPPEDA Kabupaten Muna Tahun 2026. Raha: Bappeda Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2024). Statistik Keuangan Daerah Kabupaten Muna 2024. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2025). Pengeluaran Konsumsi Penduduk Kabupaten Muna 2025. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2025). Statistik Daerah Kabupaten Muna 2025. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2025). Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Muna 2025. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2025). Statistik Potensi Desa Kabupaten Muna 2025. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Muna. (2026). Kabupaten Muna Dalam Angka 2026. Raha: BPS Kabupaten Muna.
Cahyaningrum, A. M., Sarjiyanto, & Samudro, B. R. (2025). Fiscal Decentralization, Institutions, and Politics: Determinants of Road Quality in Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(2), 66-76. https://doi.org/10.23960/jep.v14i2.4200
Friedmann, J. (1987). Planning in the Public Domain: From Knowledge to Action. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Gertler, P. J., Gonzalez-Navarro, M., Gracner, T., & Rothenberg, A. D. (2024). Road maintenance and local economic development: Evidence from Indonesia's highways. Journal of Urban Economics, 143, 103687. https://doi.org/10.1016/j.jue.2024.103687
Hayati, L. N. (2022). Analisis Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Perkembangan Pariwisata Kawasan Pinggiran Kota. Journal Economics and Strategy, 3(2), 1-11. https://doi.org/10.36490/jes.v3i2.294
Hidayat, R., Khusaini, M., Kaluge, D., & Bintoro, N. S. (2026). Decentralization, spending quality, and regional development performance: Evidence from West Nusa Tenggara, Indonesia. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 27(1), 164-186. https://doi.org/10.18196/jesp.v27i1.30152
Kamaludin, A. S., & Qibthiyyah, R. M. (2022). Village Road Quality and Accessibility on Transforming Rural Development. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 8(2), 160-180. https://doi.org/10.18196/agraris.v8i2.13618
Kementerian PPN/Bappenas. (2019). Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional dengan Pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS). Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
Khusaini, K., Sentosa, B. M., & Putro, T. R. (2023). Fiscal Transfer Policies and Road Infrastructure Reduce Income Inequality in Rural-Urban Areas. Etikonomi, 22(2), 333-356. https://doi.org/10.15408/etk.v22i2.28618
Lewis, B. D. (2023). Indonesia's New Fiscal Decentralisation Law: A Critical Assessment. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(1), 1-28. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2180838
Mahani, I., Tamin, R. Z., Pradoto, R. G., & Meifrinaldi, M. (2022). Kajian Penerapan Kerjasama Pemerintah Daerah Badan Usaha (KPDBU) dalam Penyelenggaraan Infrastruktur. Jurnal Teknik Sipil, 29(3), 303-310. https://doi.org/10.5614/jts.2022.29.3.12
Meriana, D., Subagio, B. S., & Najid, N. (2024). Pengaruh Kriteria Teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Jalan Terhadap Jaringan Jalan pada Beberapa Pulau di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil, 31(3), 283-292. https://doi.org/10.5614/jts.2024.31.3.6
Musgrave, R. A. (1959). The Theory of Public Finance: A Study in Public Economy. New York: McGraw-Hill.
Naima, M., Mufariq, A., Winarno, A., & Hermana, D. (2024). Identifying the actual beneficiaries of toll road development policies in rural communities: ex-ante evaluation approaches. Cogent Social Sciences, 10(1), 2328387. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2328387
Nawir, D., Bakri, M. D., & Syarif, I. A. (2023). Central government role in road infrastructure development and economic growth in the form of future study: the case of Indonesia. City, Territory and Architecture, 10, 12. https://doi.org/10.1186/s40410-022-00188-9
Nurias, N., Johari, S. M., Muljarijadi, B., & Wardhana, A. (2023). Reducing the provincial poverty rate in Indonesia: The impact of local government expenditure. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 24(2), 297-315. https://doi.org/10.18196/jesp.v24i2.18618
Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. New York: Harcourt Brace Jovanovich.
OECD. (2018). Making Blended Finance Work for the Sustainable Development Goals. Paris: Organisation for Economic Co-operation and Development.
Pambudi, A. S. (2022). The Challenges of Physical Special Allocation Fund (SAF) Planning for Sustainable Economic Infrastructure Provision. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 3(2), 118-135. https://doi.org/10.46456/jisdep.v3i2.303
Pambudi, A. S., Agnelia, D. P., & Putri, D. M. A. C. (2022). Evaluation of Contribution and Distribution of Special Allocation Fund (DAK) Physical Assignment Thematic of Sustainable Economic Infrastructure Provision. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 6(1), 135-154. https://doi.org/10.36574/jpp.v6i1.250
Pemerintah Kabupaten Muna. (2025). Peraturan Daerah Kabupaten Muna Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Muna Tahun 2025–2045. Raha: Lembaran Daerah Kabupaten Muna.
Pemerintah Kabupaten Muna. (2025). Peraturan Daerah Kabupaten Muna Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muna Tahun 2025–2029. Raha: Lembaran Daerah Kabupaten Muna.
Perroux, F. (1955). Note sur la notion de pôle de croissance. Économie Appliquée, 8, 307–320.
Pokharel, R., Bertolini, L., & te Brommelstroet, M. (2023). How does transportation facilitate regional economic development? A heuristic mapping of the literature. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 19, 100817. https://doi.org/10.1016/j.trip.2023.100817
Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press.
Pusbindiklatren Bappenas. (2026). Workshop Penulisan Policy Paper sebagai Hasil Kerja Minimal (HKM) Jabatan Fungsional Perencana Sesi Pagi. Jakarta: Pusbindiklatren Bappenas.
Ramadhan, J., & Nuraini, C. (2024). The Impact of Road Infrastructure Development Sourced from the Special Allocation Fund for the Thematic Road Sub-Sector of Food Estate Development in 2024 on the Development of Meranti District, Asahan Regency. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 3(12), 5951-5962. https://doi.org/10.55927/eajmr.v3i12.12611
Rosik, P., & Wojcik, J. (2023). Transport Infrastructure and Regional Development: A Survey of Literature on Wider Economic and Spatial Impacts. Sustainability, 15(1), 548. https://doi.org/10.3390/su15010548
Roudo, M., Indriyani, W., Mahardika, Y. C., Indratmoko, S., & Anggono, P. (2024). The Link between Road Infrastructure Quality and Fiscal Decentralization: Evidence from Subnational Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 25(2), 294-314. https://doi.org/10.23917/jep.v25i2.23682
Salim, W., & Faoziyah, U. (2022). The Effect of Transport Infrastructure on Land-use Change: The Case of Toll Road and High-Speed Railway Development in West Java. Journal of Regional and City Planning, 33(1), 53-70. https://doi.org/10.5614/jpwk.2022.33.1.3
Saragih, P. N., & Khoirunurrofik, K. (2022). Road Quality in Indonesia: Is it Linked to Special Allocation Funds and Political Competition? Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 11(1), 57-72. https://doi.org/10.15408/sjie.v11i1.21090
Sawitri, D. (2023). The Contribution of Road Construction on Regional Economic Development in Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 7(3), 313-333. https://doi.org/10.36574/jpp.v7i3.409
Tanjung, R. P., Purwoko, A., Tarigan, J., & Badaruddin. (2024). Analysis of Tourism Sector Development on Regional Development Through Road Infrastructure in Lake Toba National Tourism Strategic Area in Indonesia. Journal of Law and Sustainable Development, 12(1), e2174. https://doi.org/10.55908/sdgs.v12i1.2174
World Bank. (2017). Public-Private Partnerships Reference Guide (Version 3.0). Washington, DC: World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















