Kesantunan Berbahasa Pada Siniar Daniel Mananta Network Dalam Kanal Youtube Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA

Authors

  • Kristina Rovina Rangratu Universitas Indraprasta PGRI
  • Nur Irwansyah Universitas Indraprasta PGRI
  • Astuti Samosir Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2862

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Siniar, Prinsip Kesantunan Leech, Youtube, Pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini membahas kesantunan berbahasa dalam siniar “Daniel Tetangga Kamu” pada kanal YouTube Daniel Mananta Network serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dan mengetahui implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik analisis isi (content analysis). Sumber data berupa tuturan dalam siniar “Daniel Tetangga Kamu” yang dianalisis berdasarkan enam maksim kesantunan Leech, yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kerendahan hati, kesepakatan, dan kesimpatian. Data dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, penyajian, serta interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 60 data tuturan yang mencakup keenam maksim kesantunan. Maksim kebijaksanaan ditemukan sebanyak 8 data, kedermawanan 7 data, penghargaan 19 data, kerendahan hati 9 data, kesepakatan 9 data, dan kesimpatian 8 data. Maksim penghargaan merupakan maksim yang paling dominan, sedangkan maksim kedermawanan paling sedikit ditemukan. Faktor yang memengaruhi kesantunan meliputi keakraban antara pembawa acara dan narasumber, topik pembicaraan, serta tujuan komunikasi. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual di SMA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Fatih Rijal Pratama, & Setyawan, B. W. (2022). Kesantunan Berbahasa Pada Kajian Diskusi “Buat Apa Menulis” Di Rayon Bahasa Avicenna (Prinsip Kesantunan Leech). Jurnal Ilmiah FONEMA, 5(2).

Chan-Olmsted, S. M., & Wang, R. (2020). Understanding Podcast Users: Consumption Motives And Behaviors. New Media & Society, 24(3), 684–704.

Geraldine, K. S., & Manik, B. (2025). Pragmatik Dan Sistem Kajiannya. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(4), 7291–7295.

Hanum, N. K., Khanif, M., & Afkar, T. (2025). Implikatur Dan Prinsip Kesantunan Dalam Podcast (PWK) Praz Teguh Bersama Gazellecross: Kajian Pragmatik. Journal Innovation In Education, 3(3), 58–66.

Heryani, D., Hendaryan, & Hidayatullah, A. (2023). Kesantunan Berbahasa Dalam Podcast Deddy Corbuzier Pada Channel Youtube. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 337–348.

Idmania, D., Pertiwi, A. B., Yulistiani, R. A., Gustami, R. C. M., Syafa, S. Z., Utomo, A. P. Y., ... & Mulianingsih, F. (2025). Analisis Tindak Tutur Lokusi Dalam Video Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kanal Youtube Arisa Nur Aini. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra Dalam Pendidikan Linguistik Dan Pengembangan, 3(1), 255-281.

Jumanto, J. (2022, July). Bahasa Berkarakter: Sebuah Proyek Pragmatik Sosial Verbal Untuk Harmonisasi Bangsa. In Prosiding Seminar Sastra Budaya Dan Bahasa (SEBAYA) (Vol. 2, Pp. 1-30).

Kusumaswarih, K. K. (2018). Strategi Kesantunan Berbahasa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia (Studi Di SMA Negeri Pakusari).

Mislikhah, S. (2014). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry: International Journal Of Islamic Studies, 1(2), 285–296.

Nasarudin, N., Susanti, S., Akmal, A., Razak, N. K., Annisa, A., Herman, H., ... & Ndjoeroemana, Y. (2023). Pragmatik: Konsep Teori Dan Praktek. CV. Gita Lentera.

Ningsih, S. W., Fauziyyah, N. H., Nurhikmayanti, Nasriani, & Apriansah, A. (2025). Kesantunan Berbahasa Pada Podcast “Between Us Women” Di Kanal Youtube Najwa Shihab. Jurnal Imabaya, 7(1).

Pahlevi, R. (2022, 8 Februari). Pendengar Podcast Indonesia Terbesar Ke-2 Di Dunia. Katadata Media Network (Databoks).

Palupi, M. T., & Endahati, N. (2019). Kesantunan Berbahasa Di Media Sosial Online: Tinjauan Deskriptif Pada Komentar Berita Politik Di Facebook. Jurnal Skripta, 5(1).

Pratiwi, S. (2024). Pratiwi Tindak Tutur Direktif Dalam Ceramah Berbahasa Bugis Oleh Ustadz Erwin Jufri: Kajian Pragmmatik (Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin).

Prianto, M. I., Mustofa, M., & Sutardi, S. (2025). Kesantunan Berbahasa Dalam Interaksi Siswa Dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (Kajian Pragmatik). Hastapena: Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan Dan Humaniora, 2(3), 45-56.

Putri, H. H., & Ermanto, E. (2022). Kesantunan Berbahasa Warganet Dalam Podcast Deddy Corbuzier. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya,5(4), 779–792.

Razak, N. K., & Ratnawati, R. (2025). Penggunaan Metafora Dan Makna Dalam Diskursus Politik Pada Media Sosial (Kajian Pragmatik). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2), 967-982.

Sinaga, D., Nadapdap, T. S., Manalu, M., & Hutahaean, E. H. (2026). Implikatur Percakapan Sebagai Representasi Makna Tersirat Dalam Novel Lara Ati Karya Bayu Skak, Tinjauan Pragmatik Teori Grice. Jurnal Lazuardi, 9(1).

Telaumbanua, E. C., Zega, I., Ndruru, M., & Bawamenewi, A. (2024). Analisis Makna Yang Terkandung Dalam Hendri-Hendri Pada Tradisi Pernikahan Adat Nias (Kajian Pragmatik). Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 12(2), 280-289.

Thahirah, K., & Amin, M. F. (2025). Strategi Kesantunan Berbahasa Dalam Percakapan Video Youtube Najwa Shihab: Kajian Pragmatik. Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, Dan Budaya, 4(1), 43–50.

Wijanarko, J. (2014). Strategi Kesantunan Tuturan Guru Dalam Interaksi Pembelajaran Di SMA Negeri 4 Kota Malang: Dengan Sudut Pandang Teori Brown Dan Levinson

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Rangratu, K. R., Irwansyah, N., & Samosir, A. (2026). Kesantunan Berbahasa Pada Siniar Daniel Mananta Network Dalam Kanal Youtube Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 16250–16262. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2862