Efektivitas Menyikat Gigi Dengan Metode Horizontal dan Metode Bass Terhadap Status Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Siswa SMPN 10 Payakumbuh Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2779Keywords:
Menyikat Gigi, Metode Horizontal, Metode Bass, OHI-S, Kebersihan Gigi Dan MulutAbstract
Kebersihan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan yang mempengaruhi kualitas hidup. Salah satu upaya menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah dengan menyikat gigi menggunakan teknik yang benar. Metode horizontal dan metode Bass merupakan teknik yang sering digunakan. Anak-anak yang bersekolah di tingkat menengah pertama termasuk dalam kelompok yang memiliki risiko tinggi masalah kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan data awal yang didapat dari kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SMPN 10 Payakumbuh dengan jumlah total 156 siswa, dilakukan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut menunjukkan bahwa persentase status kebersihan gigi dan mulut dalam kategori baik 10,897%, kategori sedang 36,54%, dan kategori buruk 52,6%. Data tersebut menunjukkan 82 orang siswa masih berada dalam kategori kebersihan gigi dan mulut buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas menyikat gigi dengan metode horizontal dan metode Bass terhadap status kebersihan gigi dan mulut pada siswa SMPN 10 Payakumbuh Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel berjumlah 40 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan indeks kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) sebelum (pre test) dan sesudah (post test) intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok metode horizontal terjadi penurunan rata-rata OHI-S dari 2,9 (kategori buruk) menjadi 2,0 (kategori sedang). Sedangkan pada kelompok metode Bass terjadi penurunan rata-rata OHI-S dari 2,6 (kategori sedang) menjadi 1,5 (kategori baik). Penurunan nilai OHIS pada metode Bass lebih besar dibandingkan metode horizontal, serta lebih banyak siswa yang mencapai kategori baik setelah intervensi. Metode Bass lebih efektif dibandingkan metode horizontal dalam meningkatkan status kebersihan gigi dan mulut pada siswa SMPN 10 Payakumbuh Tahun 2026. Disarankan kepada siswa untuk menggunakan metode Bass dalam menyikat gigi sehari-hari serta kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi mengenai teknik menyikat gigi yang benar dan efektif.
Downloads
References
Chapple, I. L., et al. (2021). Primary prevention of periodontitis: managing gingivitis. Journal of Clinical Periodontology, 48(S22), 11-22.
Darmawan, A., et al. (2021). Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Remaja. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 8(2), 112-118.
Glick, M., et al. (2023). Jurnal Amerika Dental Association: Panduan Referensi Klinis. American Dental Association. (Membahas Greene & Vermillion).
Glick, M., et al. (2023). Jurnal Amerika Dental Association: Panduan Referensi Klinis. 154(2).
Glick, M., et al. (2023). The Journal of the American Dental Association: Clinical Reference Guide. ADA Publishing.
Iba, A. M., & Adamu, S. (2021). Impact of tooth brushing techniques on plaque control among secondary school students. International Journal of Paediatric Dentistry, 31(4), 501-509.
Iba, A. M., & Adamu, S. (2021). Loc. cit. (Disebutkan kembali terkait durasi 2-3 menit).
Newman, M. G., et al. (2024). Newman dan Carranza's Klinis Periodontologi dan Implantologi (edisi ke-14). Philadelphia: Elsevier.
Newman, M. G., Takei, H. H., Klokkevold, P. R., & Carranza, F. A. (2024). Newman dan Carranza's Klinis Periodontologi dan Implantologi (edisi ke-14). Philadelphia: Elsevier.
Petersen, P. E., & Ogawa, H. (2021). Meningkatkan Kesehatan Mulut Melalui Sekolah: Keberhasilan dan Tantangan. Community Dental Health, 38(1), 57-63.
Pinat, C. A., et al. (2024). Comparative Effectiveness of Bass and Modified Bass Techniques in School-Aged Children. Journal of Dental Health & Oral Research, 5(1), 12-19.
Putri, M. H., Herijulianti, E., & Nurjannah, N. (2010). Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: EGC. (Sumber utama untuk teknis perhitungan gigi indeks dan kriteria OHI-S).
Rusmali, L., et al. (2024). Loc. cit. (Terkait interpretasi skor debris).
Rusmali, L., et al. (2024). Pengaruh Durasi Menyikat Gigi terhadap Penurunan Skor OHI-S pada Anak Usia Sekolah. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, 23(1), 45-51.
Seuntjens, A., et al. (2025). Penilaian jangka panjang teknik menyikat gigi manual pada remaja: Sekunder kontrol terbatas. Jurnal Kesehatan Mulut dan Kedokteran Preventif, 13(1), 15-28.
Slot, D. E., et al. (2020). Efektivitas berbagai metode menyikat gigi: sebuah tinjauan sistematis. International Journal of Dental Hygiene, 18(4), 325-334.
Slot, D. E., et al. (2020). The efficacy of different tooth brushing methods: A systematic review. International Journal of Dental Hygiene, 18(4), 325-334.
Wilkins, E. M. (2020). Praktik Klinis Perawat Gigi (Edisi ke-13). Philadelphia: Jones & Bartlett Learning.
World Health Organization. (2022). Global Oral Health Status Report: Towards universal health coverage for oral health by 2030. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2022). Laporan Status Kesehatan Mulut Global: Menuju Pemenuhan Kesehatan Mulut yang Universal hingga Tahun 2030. Geneva: WHO.
Wowor, V. N., et al. (2024). Evaluation of Bristle Design and Toothbrushing Technique on Gingival Health in Adolescents. Journal of Oral Health, 12(2), 88-96.
Wowor, V. N., et al. (2024). Loc. cit. (Terkait hubungan kalkulus dengan karies anak sekolah).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















