Peran Dukungan Organisasi Sebagai Mediasi Terhadap Kinerja Kerja Gen Z
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2766Keywords:
Dukungan Organisasi, Generasi Z, Kesehatan Mental, Kinerja Kerja, Work Life BalanceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan organisasi sebagai variabel mediasi dalam pengaruh work life balance dan kesehatan mental terhadap kinerja kerja Generasi Z yang bekerja sambil kuliah di Surabaya dan Sidoarjo. Penelitian ini muncul dari adanya kekurangan dalam penelitian sebelumnya yang lebih banyak menggambarkan dukungan organisasi sebagai variabel independen yang terpisah, bukannya sebagai sebuah mekanisme psikologis yang menghubungkan keadaan internal karyawan dengan hasil kinerjanya, dengan berlandaskan pada Organizational support Theory, Job Demands-Resources Model, dan Conservation of Resources Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan melibatkan 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dan kemudian hasilnya dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja kerja, sedangkan kesehatan mental tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja kerja. Kesehatan mental justru berpengaruh sangat kuat terhadap dukungan organisasi, dan dukungan organisasi selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap kinerja kerja. Hasil bootstrapping membuktikan bahwa dukungan organisasi berperan sebagai mediator penuh (indirect-only mediation) dalam pengaruh kesehatan mental terhadap kinerja kerja, namun tidak mampu memediasi pengaruh work life balance terhadap kinerja kerja karena work life balance telah memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan organisasi menjadi mekanisme utama yang mentransformasikan kesejahteraan psikologis Generasi Z menjadi peningkatan kinerja yang terukur, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang program dukungan yang tepat sasaran bagi tenaga kerja dengan peran ganda sebagai mahasiswa dan karyawan.
Downloads
References
Anwar, N., Sulton, F. A., Armanta, M. D., Ratnawati, I., & Suharnomo. (2024). Pengaruh Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Kinerja Gen Z: Tinjauan Sistematis. Manajemen Business Innovation Conference-MBIC, 7, 808–823. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/MBIC/index
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands-Resources model : state of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
BPS Kota Surabaya. (2024). Keadaan Ketenagakerjaan Kota Surabaya Agustus 2024 (Issue 13).
Deloitte. (2025). The Deloitte Global 2025 Gen Z and Millennial Survey.
Dhaniswari, N. M. P., & Sudarnice. (2024). Asset : Jurnal Manajemen dan Bisnis Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kinerja Karyawan Gen Z di Kota Denpasar. Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 7(1), 53–62. http://journal.umpo.ac.id/index.php/asset
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived Organizational Support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.
Fitriani, F., Amin, S., & Wediawati, B. (2022). Pengaruh Dukungan Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Keterikatan Karyawan sebagai Mediator (Studi pada Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 2256. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.3054
Gallup. (2025). State of the Global Workplace: 2025 Report. https://www.gallup.com/workplace/349484/state-of-the-global-workplace-2025.aspx
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate Data Analysis. Pearson Education Limited.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial Least Squares Structural Equation Modeling ( PLS-SEM ) Using R. Springer International Publishing.
Hariyono, R., Putra, R. B., Dewi, R. C., & Fitri, H. (2022). Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behaviour dengan Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan PT. Famili Raya Padang. Journal of Law and Economics, 1(1), 63–70. https://doi.org/10.56347/jle.v1i1.42
Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of Resources A New Attempt at Conceptualizing Stress. The American Psychologist, 44(3), 513–524.
Hudson Global Resources. (2005). The Case for Work/Life Balance: Closing the Gap Between Policy and Practice (20:20 Series). Hudson Australia & New Zealand.
Keyes, C. L. M. (2002). The Mental Health Continuum : From Languishing to Flourishing in Life *. Journal of Health and Social Behavior, 43(2), 207–222.
Kurtessis, J. N., Eisenberger, R., Ford, M. T., Buffardi, L. C., Stewart, K. A., & Adis, C. S. (2015). Perceived Organizational Support : A Meta-Analytic Evaluation of Organizational Support Theory. Journal of Management, XX(X), 1–31. https://doi.org/10.1177/0149206315575554
Likert, R. (1932). A Technique For The Measurement of Attitudes. Archives of Psychology. https://doi.org/10.4135/9781412961288
Mental Health: Strengthening Our Response. (2022). World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Muzuka, A. K. muzuka, Lasiyono, U. L., & Afkar, T. A. (2025). Enhancing Employee Retention: the Role of Work-Life Balance, Organizational Support, and Job Satisfaction Among Millennials and Gen-Z At Bogasari Flour Mills Surabaya. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 9(1), 69–80. https://doi.org/10.29040/ijebar.v9i1.16711
Permana, I. M. H. A. D., Parwita, G. B. S., & Puspitawati, N. M. D. (2023). Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja, dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Gen Z di Kota Denpasar. Jurnal EMAS, 4(2017).
Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived Organizational Support : A Review of the Literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714. https://doi.org/10.1037//0021-9010.87.4.698
RI, K. K. (2023). Depresi pada Anak Muda di Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5532/
Rusnadi, S., Hermawan, A., & Sumiati. (2023). STRATEGI OPTIMAL PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MELALUI PENGUATAN KNOWLEDGE MANAGEMENT, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, DUKUNGAN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA. Syntax Admiration, 4. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i11.778
Said, K. Q. (2023). ANALISIS PENILAIAN KINERJAKARYAWANDALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA KARYAWAN : Studi Kasus Pada Primer Koperasi Karyawan (PRIMKOPKAR) Perum Perhutani Unit III Jabar dan Banten Kota Bandung Jawa Barat. Jurnal EMBA, 7(4), 4630–4638. http://repository.ikopin.ac.id/2626/
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Wahyudi, E. (2025). Mental Health Impact Analysis and Work Environment on Employee Productivity Gen Z. Journal of Multidisciplinary in Social Sciences, 02(02).
Wardani, A. N. K., Yuwono, S., & Juliono, J. (2025). Dampak Work-Life Balance Dan Kesehatan Mental Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Gen Z Di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science, 16(01), 48–58. https://doi.org/10.52657/jiem.v16i01.2969
Wijayaputri, F. A. (2023). Pengaruh Work Life Balance dan Etika Kerja Islam Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z di Wilayah DKI Jakarta. Seminar Nasional Akuntansi Dan Manajemen, 3.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















