Efektivitas Mengunyah Buah Pepaya (Carica Papaya) dan Semangka (Citrullus Lanatus) Terhadap Debris Indeks Pada Siswa Kelas V SD Negeri 200120 Padangsidimpuan

Authors

  • Annisa Fitri Rambe Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Cut Aja Nuraskin Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2733

Keywords:

Debris Indeks, Pepaya, Semangka

Abstract

Debris adalah endapan lunak yang melekat pada permukaan gigi yang terdiri atas sisa-sisa makanan, plak lunak, dan bahan organik yang mudah dibersihkan. Salah satu upaya alami yang dapat membantu menurunkan debris adalah mengunyah buah yang berserat dan banyak mengandung air, seperti pepaya (Carica papaya) dan semangka (Citrullus lanatus). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas mengunyah buah pepaya (Carica papaya) dan semangka (Citrullus lanatus) terhadap debris indeks pada siswa kelas V SD Negeri 200120 Padangsidimpuan.  Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan two group pre-test and post-test design. Populasi penelitian berjumlah 42 siswa, sekaligus dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 21 siswa mengunyah pepaya dan 21 siswa mengunyah semangka. Pengukuran debris indeks dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik data serta analisis bivariat menggunakan uji statistik yang disesuaikan dengan hasil uji normalitas. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa penurunan debris indeks yang signifikan setelah mengunyah pepaya dengan nilai rata-rata sebelum perlakuan 1,58 dan sesudah perlakuan 1,09 (p=0,000). Kelompok semangka juga terjadi penurunan yang signifikan dari rata-rata 1,68 menjadi 1,00 (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p=0,451 (p>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara pepaya dan semangka dalam menurunkan debris indeks, meskipun secara deskriptif penurunan rata-rata pada kelompok semangka lebih besar. Mengunyah buah pepaya (Carica papaya) maupun semangka (Citrullus lanatus) efektif menurunkan debris indeks pada siswa kelas V SD Negeri 200120 Padangsidimpuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arinda Putri Diyatama, N., Hadi Sugito, B., & Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, J. (2020). Perbedaan Efektivitas Mengunyah Buah Apel Dan Buah Semangka Dalam Menurunkan Nilai Debrisindeks. Apriyanto, M. (2022). Pengetahuan Dasar Pangan.

Damayanthy, A. V., Prasetyowati, S., & Surabaya, P. K. (2023). APEL TERHADAP PENURUNAN ANGKA DEBRIS INDEKS PADA SISWA TUNARUNGU. 4(3), 160–170.

Diyatama, N. A. P., Sugito, B. H., & Isnanto.(2020). Perbedaan Efektivitas Mengunyah Buah Apel Dan Buah Semangka Dalam Menurunkan Nilai Debris Indeks,Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG),14-20.

Haviva A.B. 2015. Fakta Ilmiah Amal Sunnah Rekomendasi Nabi. Edited By Anwar CH.1st Ed.Yogyakarta.Sabil.

Hermanto, V. L. N., Mahirawatie, I. C., & Edi, I. S. (2021). Kesehatan Gigi Dan Mulut. Indonesia.

Hermawan, R. (2017). Kesehatan Gigi Dan Mulut: Pendekatan Preventif Pada Anak. Bandung: Pustaka Cendekia.

Jumiarni, I., & Indeks, D. (2019). KONSUMSI BUAH PEPAYA DALAM MENURUNKAN DEBRIS INDEKS PADA SISWA KELAS V DAN VI DI SDI BONTORAMBA. 18(2), 32–36.

Kurnia, R. (2018). Khasiat Dan Manfaat Pepaya (Carica Papaya L.). Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Mustaqim, A. (2024). Pengaruh Menguyah Buah Apel Malang Sebagai Self Cleansing Terhadap Debris Index Pada Murid Kelas V Sdn 1 Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. 2(7), 2477–2486.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, Eliza, Neneng. 2019. Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras Dan Jaringan Nur Pendukung Gigi. Edited By Lilian Juwono. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Putri, S. D. (2023). Gambaran Debris Indeks Sebelum Dan Sesudah Mengunyah Buah Pepaya Dan Buah Semangka Pada Siswa/I Kelas V SD Negeri 105325 Kecamatan Tanjung Morawa. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Medan.

Ramadhan, A. (2010). Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak. Jakarta: Erlangga.

RISET KESEHATAN DASAR, N, (2018).Kesehatan Kementrian Republik Indonesia,Riset Kesehatan Dasar Nasional,182 &313.

Sari, R. N., & Rahayu, T. (2018). Efektivitas Enzim Papain Pada Buah Pepaya (Carica Papaya) Terhadap Penurunan Indeks Plak Gigi. Jurnal Kesehatan Gigi Dan Mulut, 5(2), 45-52.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif Dan R&D.

Putri, Eliza, Neneng. 2019. Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras Dan Jaringan Nur Pendukung Gigi. Edited By Lilian Juwono. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Rahma Siregar, W., Handayani, L., & Juliastuti, D. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan.

RISET KESEHATAN DASAR, N, (2018).Kesehatan Kementrian Republik Indonesia,Riset Kesehatan Dasar Nasional,182 &313

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif Dan R&D. Tumembow.S.O.. Wawor, V. N. & Tambunan. E. (2018) Pengaruh Konsumai Buah Pepaya California Dan Pepaya Hawai Terhadap Penurunan Indeks Debris Anak

Yusro,D.H.,Prasetyowati,S., & Hadi,S.(2021).Efektivitas Mengunyah Buah Berserat Dan Berair Terhadap Penurunan Skor Plak Gigi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi,484-499.

Wati, W. (2025). Gambaran Debris Indeks Sebelum Dan Sesudah Mengkonsumsi Buah Pepaya Pada Murid Kelas V Sdn 2 Hajimena Lampung Selatan. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

Wijayanti, P. A., Haryani, W., & Siregar, M. (2021). Analisis Faktor Tekstur Makanan Dan Durasi Mastikasi Terhadap Efektivitas Penurunan Debris Indeks Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan Gigi, 6(2), 112-119.

World Health Organization. (2018). Oral Health. Geneva: World Health Organization Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-17

How to Cite

Rambe, A. F., & Nuraskin, C. A. (2026). Efektivitas Mengunyah Buah Pepaya (Carica Papaya) dan Semangka (Citrullus Lanatus) Terhadap Debris Indeks Pada Siswa Kelas V SD Negeri 200120 Padangsidimpuan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 14930–14944. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2733