Dampak Perselingkuhan Ayah Bagi Anak Perempuan

Authors

  • Ratu Bilqis Emelqis Ma’arif Universitas Negeri Makassar
  • Haerani Nur Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2719

Keywords:

Anak Perempuan, Dampak, Perselingkuhan Ayah

Abstract

Perselingkuhan ayah merupakan fenomena yang tidak hanya berdampak pada hubungan suami istri, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam khususnya bagi anak perempuan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak perselingkuhan ayah bagi anak perempuan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian berjumlah enam orang perempuan berusia 18–27 tahun, terdiri dari tiga responden utama dan tiga significant others yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan ayah berdampak pada reaksi emosional anak terhadap perselingkuhan ayah, perubahan relasi dengan ayah, kondisi fisik psikologis, kehidupan sosial, kondisi akademik, serta pandangan terhadap hubungan romantis jangka panjang. Dampak yang muncul dapat dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni kualitas relasi dengan ayah, usia anak saat mengetahui ayah berselingkuh dan cara anak mengetahui perselingkuhan ayah, serta intensitas konflik keluarga yang menyertainya. Dukungan sosial dari keluarga, khususnya ibu teridentidikasi sebagai faktor protektif yang menguatkan anak. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pengembangan intervensi psikologis yang berfokus pada penguatan dukungan sosial keluarga, khususnya peran ibu, serta perlunya pendampingan khusus bagi anak perempuan yang menjadi korban atas konflik keluarga akibat perselingkuhan ayah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, N., Azizzah, A., & Kusumawati, R. (2024). Peran Keluarga Dan Teman Sebaya Dalam Membentuk Identitas Sosial. JSPH: Jurnal Sosial Politik Humaniora, 1(1), 24–32.

Akcan, G., Baykal, N. B., & Genç, E. (2023). Growing Up with a Cheating Father : A Qualitative Analysis of Adult Daughters ’ Family and Romantic Relationships Growing Up with a Cheating Father : A Qualitative Analysis. International Journal of Systemic Therapy, 00(00), 1–16. https://doi.org/10.1080/2692398X.2023.2224715

Anjani, A. F., Anjani, N. K. M., Giovana, S., Apriliani, S., & Farisandy, E. D. (2024). Cinta Pertama Hilang: Mengungkap Dinamika Forgiveness Perempuan Dewasa Tanpa Ayah Pasca Perceraian. Psyche 165 Journal, 17(1), 48–56. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i1.332

Aprilyani, R., Fahlevi, R., Wulandari, R., & Pranajaya, S. A. (2023). Perkembangan peserta Didik. Get Press Indonesia.

Astuti, A. E. E., & Nur, H. (2025). Resiliensi Sebagai Mekanisme Bertahan Anak dalam Dinamika Keluarga yang Tidak Harmonis: Kajian Literatur. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(02), 33–42. https://doi.org/10.56842/jpk.v2i02.488

Babullah, R. (2022). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran. EPISTEMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN, 01(02), 131–152.

Boyatzis, R. E. (1998). Transforming Qualitative Information. Thematic Analysis and Code Development. SAGE Publications, Inc.

Creswell, J. W. (2007). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches. California: Sage Publications.

Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). California: Sage Publications.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi ke-4; Fawaid, A., & Pancasari, K., Penerj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewanggana, N. K., & Setyawan, I. (2022). Pengalaman Anak Laki-Laki Dengan Ayah Yang Berselingkuh : Interpretative Phenomenological Analysis. Jurnal EMPATI, 10(5), 310–318. https://doi.org/10.14710/empati.2021.32932

Dunn, E. C., Nishimi, K., Gomez, S. H., Lott, A. P., & Bradley, B. (2019). Developmental timing of trauma exposure and emotion dysregulation in adulthood: Are there sensitive periods when trauma is most harmful? Journal of Affective Disorders, 245, 869–877. https://doi.org/10.1016/j.jad.2017.10.045.

Fadhila, A. N., Subroto, D. E., Agustin, G. L., Awwaliya, M., & Sahlami, N. (2025). Pengaruh Pengalaman Traumatis Terhadap Kesehatan Mental Siswa Kelas 8 Mts Negeri 4 Serang. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 635–644.

Ginanjar, A. S. (2009). Proses Healing Pada Istri Yang Mengalami Perselingkuhan Suami. Makara, Sosial Humaniora, 13(1), 66–76.

Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual Differences in Two Emotion Regulation Processes : Implications for Affect , Relationships , and Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362. https://doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348

Hanifah, R., & Farida, N. A. (2023). Peran Keluarga dalam Mengoptimalkan Perkembangan Anak. Az-Zakiy : Journal of Islamic Studies, 1(1), 24–33.

Hidayat, T., & Supiannor, A. (2025). Pengaruh Perselingkuhan Dan Poligami Dalam Konflik Keluarga : Kajian Literatur Psikologi Keluarga Islam. Makkah : Journal of Islamic Studies, 1(4), 56–69.

Humairo, S., & Widayat, I. W. (2025). Analisis Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Psikologis Anak. Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(2). https://doi.org/https://ojs.unm.ac.id/jppsd/index

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Gramedia.

Ikhsan, K., Fikri, A., & Musaddad, E. (2025). Dampak Perseteruan Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak : Perspektif Hadis Nabi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 685–690.

Kim, D. L., Rafie, R., JHonet, A., & Lestari, S. M. P. (2024). Hubungan Trauma Psikologis Terhadap Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(8), 1615–1621.

Lestari, I. D., & Maryam, E. W. (2026). Studi Fenomenologi Tentang Pengalaman Anak dalam Menyaksikan Perselingkuhan Orang Tua. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 11(1), 697–714.

Mansur, M. Al, Saim, & Riyald, R. (2021). Faktor Penyebab Perselingkuhan Suami Istri Dan Upaya Penanganannya Di Kua Kecamatan Rupat. Tahkim, 17(1), 62–82.

Maulana, T. (2025). Analisis Studi Fenomenologi Mengenai Dinamika Psikologis Anak Sebagai Korban Disfungsi Keluarga Akibat Perselingkuhan Orang Tua. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 8(2), 621–630.

Mufidah, A., & Dewi, D. K. (2022). Studi Life History Pada Perempuan Dewasa Yang Mengalami Perceraian Orang Tua Akibat Perselingkuhan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi Et, 9(3), 1–18.

Muhajarah. (2016). Perselingkuhan Suami Terhadap Istri Dan Upaya Penanganannya. SAWWA, 12, 23–40.

Muthmainah, T., & Wulandari, H. (2024). Dampak Interaksi Orangtua dan Anak Terhadap Perkembangan Sosial Anak. Jurnal ilmiah Wahana Pendidika. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 905–916.

Najwa, K. A., Serli, & Adekayanti, D. (2026). Peran Optimisme Terhadap Betrayal Trauma Pada Remaja Perempuan. LIBEROSIS: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(2).

Negash, S., & Morgan, M. L. (2016). A Family Affair : Examining the Impact of Parental Infidelity on Children Using a Structural Family Therapy Framework. Contemporary Family Therapy, 38(2), 198–209. https://doi.org/10.1007/s10591-015-9364-4

Novia, F. (2017). Perbedaan Companionship Dalam Pernikahan Antara Laki-Laki Dan Perempuan. Psikologi, Fakultas Gadjah, Universitas.

Nurmawati, Kamila Hirmah, N., Anggi Nuraeni, F., Salma Octavia, Z., & Amalia Safitri, R. (2025). Dampak Peran Ayah Yang Hilang. Jurnal Fokus Konseling, 11(1), 55–64.

Prasidarini, R. I., & Arifin, M. (2024). Dampak Perselingkuhan Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak (Studi Kasus Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali). Al-Mabsut : Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 18(2), 365–380. https://doi.org/10.56997/almabsut.v18i2.1463

Pratama, D. J., Agusta, M. F., Felisya, C., Safitri, S., & Syarifuddin. (2025). Menghadapi Tantangan : Dampak Keluarga Broken Home pada Prestasi Akademik Anak. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 298–306.

Priatna, T., Bambang, B., Fauzi, N., Nuraeni, D., Setia, E., Sari, M., Agasha, S., & Ulum, R. R. (2025). Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif : Kajian Konseptual Dan Berbasis Literatur. Social Studies & Humanities Journal (SOSHUM), 2(4), 465–470.

Ramadhani, F., Kholifah, U. N., Hektapujaya, R. G., & Iskandar, K. (2024). Ayah dan Pembentukan Karakter Anak Perempuan. International Conference On Tradition and Religious Studies, Agustus, 591–599.

Rezkiyana, T., & Widyastuti. (2024). Strategi Coping Perempuan Dewasa Awal Terhadap Perilaku Ayah yang Berselingkuh. Pinisi Journal of Art, Humanity & Social Studies, 4(4), 16–28.

Sa’diyah, H., & Jannah, S. N. F. (2025). Ontologi Attachment dalam Dinamika Keluarga: Peran Orang Tua dalam Pembentukan Identitas Anak. 13(1), 42–54. https://doi.org/10.56013/edu.v13i1.3600

Segerstrom, S. C., & Miller, G. E. (2004). Psychological Stress and the Human Immune System: A MetaAnalytic Study of 30 Years of Inquiry. Psychological Bulletin, 130(4), 601–630.

Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Manggo, L. A., Mokoginta, N. E., & Poluakan, C. N. (2025). Dampak Ketidakhadiran Ayah Terhadap Perkembangan Emosi Remaja : Tinjauan Literatur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan Volume, 3(4), 4949–4952.

Septiana, N. N., Khoiriyah, Z., & Shaleh. (2024). Metode Penelitian Studi Kasus Dalam Pendekatan Kualitatif. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 233–243. https://doi.org/https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i04.5181

Septiani, A., Ningsih, J. R., & Anggrayni, N. F. (2025). Dampak Perceraian Akibat Perselingkuhan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak. JURIHUM : Jurnal Inovasi Dan Humaniora, 3(2), 363–369.

Shaleha, R. R. A., & Kurniasih, I. (2021). Ketidaksetiaan : Eksplorasi Ilmiah tentang Perselingkuhan. Buletin Psikologi, 29(2), 218–230. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.55278

Sholikha, J., Irwanto, & Fardana, N. A. (2019). Kualitas Interaksi Orang Tua Dan Anak Terhadap Perkembangan Emosional Anak. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(3), 243–248. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i3.2019.243-248

Sinaga, Y. Y. (2023). Faktor Penyebab Terjadinya Perselingkuhan Suami/Istri Dan Upaya Penanganannya. Dakwatul Islam : Jurnal Ilmiah Produk PMI, 7(2), 103–122.

Sofyan, M. R., & Hanjani, V. P. (2025). Menantang Patriarki dari Ruang Keluarga: Involved Father dalam Focal Point Gerakan AyahASI Indonesia. RINEKA: JURNAL ANTROPOLOGI, 1(1), 13.26.

Umadiyan, S., & Kalifia, A. D. (2024). Perbedaan Respon Emosional Antara Remaja Perempuan Dan Laki- Laki Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Depresi. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2, 293–296.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Ma’arif, R. B. E., & Nur, H. (2026). Dampak Perselingkuhan Ayah Bagi Anak Perempuan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 14963–14980. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2719