Desain Geometri Lereng Penambangan Batubara Terbuka Serta Mitigasi Risiko K3 dan Lingkungan di Pit X3 PT. DBS
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2709Keywords:
Desain Geometri Lereng, Lingkungan, Mitigasi Risiko K3, Penambangan BatubaraAbstract
Stabilitas lereng merupakan aspek kritis dalam kegiatan penambangan batubara terbuka karena berkaitan langsung dengan keselamatan pekerja, keberlangsungan operasi, produktivitas alat, dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian implementasi desain geometri lereng serta efektivitas mitigasi risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan lingkungan terhadap potensi kelongsoran di Pit X3 PT. DBS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan key informants yang terdiri atas Geotechnical Engineer, Mine Operation/Pit Supervisor, dan HSE/K3 Officer, serta studi dokumentasi terhadap mine plan design, cross-section, laporan inspeksi geoteknik, SOP K3, dan dokumen terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya deviasi antara desain geometri awal dan kondisi aktual di lapangan. Tinggi jenjang yang direncanakan 8 meter terealisasi sekitar 8,5–9,5 meter, lebar jenjang 4 meter menjadi 2,5–3,5 meter, sedangkan sudut jenjang 65° menjadi 68–73°. Deviasi tersebut dipengaruhi oleh variasi struktur geologi lokal, curah hujan, dan kondisi operasional. Mitigasi dilakukan melalui engineering control, pengawasan administratif berbasis HIRADC, sistem pemantauan menggunakan prisma Total Station, serta pengelolaan tata air melalui diversion channel, kolam pengendap, dan dewatering. Temuan menunjukkan bahwa integrasi pengendalian geometri, monitoring, pengawasan K3, dan pengelolaan tata air diperlukan untuk mengurangi potensi kegagalan lereng serta mendukung kegiatan pertambangan yang aman dan berkelanjutan.
Downloads
References
Aditama, R. (2025). Evaluasi parameter desain geometri lereng tambang batubara terbuka [Unpublished master's thesis]. Universitas Teknik Nusantara.
Alditia, G., Ikhsan, S., & Umyana, A. (2025). Pengaruh informasi keuangan terhadap mitigasi risiko nilai tukar melalui strategi lindung nilai (hedging). Jurnal Bina Akuntansi, 12(2), 175–188. https://doi.org/10.52859/jba.v12i2
Barasyid, A. B., & Setiawati, Y. (2023). Analisis pengaruh harga, PDB, dan nilai tukar terhadap ekspor batu bara Indonesia. E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter, 6(3), 131–144.
Bon, S. F., & Hartoko, S. (2022). The effect of dividend policy, investment decision, leverage, profitability, and firm size on firm value. European Journal of Business and Management Research, 7(3), 7–13.
Christoffel, D. S. Y., & Wijaya, S. (2025). Efektivitas strategi hedging valuta asing dalam mitigasi risiko fluktuasi nilai tukar: Studi kasus PT Pertamina International Shipping. Jurnalku, 5(2), 184–192.
Hanif, N., & Taufiq, M. (2023). Pengaruh nilai tukar, volume produksi, HBA, dan harga minyak dunia terhadap nilai ekspor batubara Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 9(1), 267–279.
International Energy Agency. (2024). Coal market report 2024: Trends, forecasts, and the transitioning global dynamics. IEA Publications.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). Roadmap pengembangan dan pemanfaatan batu bara Indonesia 2023–2030. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Mirdha, A., & Arfan, M. (2023). Mengapa perusahaan manufaktur di Indonesia melakukan keputusan hedging? Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 13(1), 113–133.
PT Bukit Asam Tbk. (2023). Laporan tahunan dan laporan keberlanjutan 2022: Menavigasi era transisi. https://www.idx.co.id
Setiawan, B., Haryanto, T., & Mulyani, S. (2020). Kajian kebijakan restrukturisasi utang dan efektivitas natural hedging pada entitas tambang berorientasi ekspor. Jurnal Manajemen Keuangan Kontemporer, 18(2), 210–225.
Siagian, A. W., & Haykal, H. (2024). Kebijakan energi nasional: Analisis Domestic Market Obligation batu bara dan energi terbarukan. Majalah Hukum Nasional, 54(1), 1–22.
Syamsunasir. (2026). Konsep manajemen strategik: Adaptasi korporasi konvensional di era volatilitas modern. Pustaka Akademik dan Riset Terapan.
Togi, S. A., & Mayasari, I. (2023). Realisasi kebijakan Domestic Market Obligation batubara pada tahun 2018–2022. Journal Publicuho, 6(4), 1215–1225.
Wati, N., & Puspitaningtyas, A. (2023). Pengaruh volume perdagangan saham, tingkat inflasi, dan nilai tukar terhadap volatilitas harga saham subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana, 11(2), 881–890.
Wibowo, A. (2021). Evaluasi implementasi manajemen risiko nilai tukar pada perusahaan multinasional di Indonesia: Sebuah tinjauan pustaka sistematis. Jurnal Keuangan dan Perbankan Terapan, 25(3), 450–465.
Wijaya, K. (2022). Dilema keputusan lindung nilai derivatif berhadapan dengan natural hedging: Studi kasus perusahaan berorientasi ekspor di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Strategis, 10(2), 175–190.
World Bank. (2024). Indonesia economic prospects: Navigating global volatility, policy normalization, and commodity price fluctuations. World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















