Penguatan Kemandirian Ekonomi Perempuan melalui Pengembangan Usaha Berbasis Budaya Lokal di Kelurahan Langgam

Authors

  • Manshur Dwi Bekti EMP Bentu Limited
  • Ismulyadi Ismulyadi EMP Bentu Limited
  • Zulkhairi Zulkhairi EMP Bentu Limited
  • Jajang Suherman EMP Bentu Limited
  • Ahmad Taqiyudin Zallum Qazvini PT Sinergi Enviro Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2636

Keywords:

Pemberdayaan Perempuan, Kemandirian Ekonomi, Budaya Lokal, Tanjak, Resources-Agency-Achievements

Abstract

Pemberdayaan ekonomi perempuan tidak cukup dinilai dari peningkatan pendapatan, tetapi perlu dilihat dari akses terhadap sumber daya, kemampuan bertindak, dan hasil yang dapat dipertahankan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan kemandirian ekonomi perempuan pada Kelompok Konveksi Seroja di Kelurahan Langgam, Kabupaten Pelalawan, melalui pengembangan usaha berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan analisis data sekunder terhadap dokumen pemetaan sosial, laporan implementasi program, dokumentasi kegiatan, serta data pendapatan sembilan anggota kelompok. Kerangka Kabeer yang terdiri atas resources, agency, dan achievements digunakan sebagai pisau analisis. Hasil menunjukkan bahwa resources menguat melalui pelatihan, pendampingan, kelembagaan kelompok, keterampilan konveksi, serta pengembangan tanjak sebagai aset budaya produktif. Agency mulai terlihat melalui keterlibatan aktif perempuan dalam produksi dan diversifikasi produk, tetapi bukti mengenai kontrol atas keputusan usaha, pendapatan, pembiayaan, dan pasar masih terbatas. Pada dimensi achievements, rerata pendapatan bulanan sembilan anggota meningkat dari Rp2.408.333 menjadi Rp3.667.654, dengan kenaikan rerata Rp1.259.321 atau 52,29%. Seluruh anggota mengalami peningkatan pendapatan dan empat dari sembilan anggota memiliki pendapatan setelah program di atas UMK Kabupaten Pelalawan 2025 sebesar Rp3.616.057,37. Temuan menunjukkan bahwa program telah memperkuat prasyarat kemandirian ekonomi perempuan, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan tercapainya kemandirian secara penuh. Keberlanjutan pemberdayaan memerlukan penguatan agency melalui kontrol perempuan atas keputusan usaha, pembiayaan, pasar, dan pemanfaatan manfaat ekonomi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cornwall, A. (2016). Women's Empowerment: What Works? Journal Of International Development, 28(3), 342-359. Https://Doi.Org/10.1002/Jid.3210

EMP Bentu Limited. (2025). Laporan Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat EMP Bentu Limited Tahun 2025. Dokumen Internal.

Irjayanti, M., & Lord, L. (2024). Operating A Business With Local Wisdom: A Grounded Research Of Women In The Creative Industry. Cogent Business & Management, 11(1), 2392047. Https://Doi.Org/10.1080/23311975.2024.2392047

Kabeer, N. (1999). Resources, Agency, Achievements: Reflections On The Measurement Of Women's Empowerment. Development And Change, 30(3), 435-464. Https://Doi.Org/10.1111/1467-7660.00125

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From Clients To Citizens: Asset-Based Community Development As A Strategy For Community-Driven Development. Development In Practice, 13(5), 474-486. Https://Doi.Org/10.1080/0961452032000125857

Mosedale, S. (2005). Assessing Women's Empowerment: Towards A Conceptual Framework. Journal Of International Development, 17(2), 243-257. Https://Doi.Org/10.1002/Jid.1212

Ningsih, N. L. A. P., Giri, N. P. R., & Artha, P. H. M. (2022). The Effect Of Women's Entrepreneurship Orientation And Local Wisdom On Capital Structure And Smes Performance. Matrik: Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis Dan Kewirausahaan, 16(1), 77-86. Https://Doi.Org/10.24843/MATRIK:JMBK.2022.V16.I01.P06

Salassa, D. I., Baga, L. M., & Etriya. (2023). Hubungan Budaya Bugis Terhadap Akses Finansial Dan Pelatihan Pada Perempuan Wirausaha Di Sulawesi Selatan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(1), 48-63. Https://Doi.Org/10.29244/Jai.2023.11.1.48-63

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Tamatur, Y., Goncalves, M., & Rhyne, E. (2026). The Empowerment Spiral: From Constraint To Transformation In Rural Indonesian Women's Entrepreneurship. Merits, 6(1), 5. Https://Doi.Org/10.3390/Merits6010005

Togatorop, F., Saragih, D. Y., & Simarmata, H. M. P. (2025). Digital Literacy And Local Wisdom For Women-Led Msmes: Pathways To Sustainable Rural Tourism In Lake Toba. Manajemen: Jurnal Ekonomi, 7(3), 701-709. Https://Doi.Org/10.36985/Bk46b629

Wibowo, A., Lestari, E., & Rahayu, P. (2022). Model Pemberdayaan Sentra Pisang Berbasis Kearifan Lokal Dan Modal Sosial Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Jurnal Penyuluhan, 18(2), 347-358. Https://Doi.Org/10.25015/18202237484

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Bekti, M. D., Ismulyadi, I., Zulkhairi, Z., Suherman, J., & Qazvini, A. T. Z. (2026). Penguatan Kemandirian Ekonomi Perempuan melalui Pengembangan Usaha Berbasis Budaya Lokal di Kelurahan Langgam. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 14008–14020. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2636