Hubungan Kehilangan Gigi Akibat Karies Dengan Kualitas Hidup Pada Masyarakat Usia 45-65 Tahun di Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2629Keywords:
Kehilangan Gigi, Karies , Kualitas HidupAbstract
Kehilangan gigi merupakan kondisi lepasnya atau dicabutnya gigi asli responden dari soketnya yang di sebabkan oleh karies (Gigi berlobang / keropos). Data awal menunjukkan pada 10 pasien usia 45–65 tahun rata-rata kehilangan gigi sebanyak 7 gigi dan sebagian besar responden mengalami gangguan kualitas hidup. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 juni sampai 20 juni 2026 di Nagari Sungai Duo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kehilangan gigi akibat karies dengan kualitas hidup pada masyarakat usia 45-65 tahun di Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat. Penelitian ini bersifat Analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah Masyarakat yang berkunjung ke lintas klaster layanan gigi UPTD Puskesmas Sitiung I sebanyak 246 orang dengan sampel berjumlah 71 orang yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan status karies menggunakan indeks Missing Teeth dari DMF-T dan pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner Oral Health Impact Profile-14 (OHIP-14). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang kehilangan gigi >10 memiliki kualitas hidup buruk yaitu 14 responden (63,6%) dan 8 orang (36,4%) memiliki kualitas hidup sedang. Dapat disimpulkan bahwa hasil Uji Chi-Square menunjukkan nilai p value < 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kehilangan gigi akibat karies dengan kualitas hidup pada masyarakat usia 45-65 tahun di Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat. Disarankan bagi masyarakat usia 45-65 tahun yang kehilangan gigi untuk segera membuat gigi tiruan agar beban pengunyahan tidak terganggu dan kualitas hidup tetap terjaga dengan baik.
Downloads
References
Ardiani, H., 2019. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Kelurahan Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2014. Healthcare Nursing Journal, 1(1).
Ardinansyah, A., Amir, A., Prihastari, L., Atmaji, M. And Nurniza, N., 2025. Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Melalui Edukasi Kesehatan Gigi Dan Pentingnya Gigi Tiruan. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), Pp.186-194.
Campos La, Peltomäki T, Marôco J, Campos Jadb. Use Of Oral Health Impact Profile-14 (Ohip-14) In Different Contexts. What Is Being Measured? Int J Environ Res Public Health. 2021 Dec 20;18(24):13412.
Candra, Y. P. (2023). Hubungan Klasifikasi Kehilangan Gigi Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Ekasari, M.F., Riasmini, N.M. And Hartini, T., 2019. Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Konsep Dan Berbagai Intervensi. Wineka Media.
Fitriani, D., Nuryadi, B., Rais, S. W., Cindera, M., Anastasia, D., & Purba, R., 2021. Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak. Jurnal Inovasi dan Pengabdian, 1(2), 99-106.
Habsari, A.S. And Rumawas, M.E., 2021. Gambaran Kualitas Hidup Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(2), Pp.105-114.
Kemala, D. (2017) Oral Health-Related Quality Of Life (Ohrqol). Paper Ilmiah. Diunggah 5 September 2017.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025) Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Karies Gigi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2023. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Ri.
Musdalifa, R. D., 2025. Gambaran Pengetahuan Tentang Dampak Kehilangan Gigi Dan Minat Penggunaan Protesa Pada Lansia.
Notoatmodjo Soekidjo.,2012, Metodologi Penelitian Kesehatan, Ad.Rev.,Rineka Cipta, Jakarta,P.1-20.
Puspitasari, G. A., Damayanti, L., & Kusumadewi, A. N. (2022). Pola Kehilangan Gigi Berdasarkan Klasifikasi Kennedy Serta Penyebab Utama Kehilangan Gigi Pada Rahang Atas Atau Rahang Bawah Usia Dewasa Muda Edentolous Patterns According To Kennedy’s Classification And The Main Cause Of Young Adults Tooth Loss In The Maxilla Or Mandible. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 34(3), 216-225.
Putri, D.E., 2021. Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(4), Pp.1147-1152.
Ramadhan, A. A., Arifin, R., Hatta, I., Hamdani, R., & Dewi, N., 2023. Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kehilangan Gigi Di Wilayah Kerja Puskesmas Semangat Dalam. Dentin, 7(3).
Rizkillah, M.N., Isnaeni, R.S. And Fadilah, R.P.N., 2019. Pengaruh Kehilangan Gigi Posterior Terhadap Kualitas Hidup Pada Kelompok Usia 45-65 Tahun Effect Of Posterior Tooth Loss On The Quality Of Life In The 45-65 Years Old Age Group. Padjadjaran Journal Of Dental Researchers And Students, 3(1), Pp.7-12.
Setyowati, S., Purnomo, P.S. And Hartina, M., 2021. Dampak Kehilangan Gigi, Fungsi Kognitif Dan Kualitas Hidup Lanjut Usia. Health Sciences And Pharmacy Journal, 5(3), Pp.88-96.
Tullah, M. F., Firman, F., Auliyah, A., Rismawati, R., & Natalia, N. (2025). Hubungan Antara Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kualitas Hidup Masyarakat Pesisir Pulau Kodingareng. Jurnal Kesehatan Gigi Dan Mulut (Jkgm), 7(2), 280-286.
Wahyuni, L. A., Nurilawaty, V., Widiyastuti, R., & Purnama, T., 2021. Pengetahuan Tentang Penyebab Dan Dampak Kehilangan Gigi Terhadap Kejadian Kehilangan Gigi Pada Lansia: Knowledge About Causes and Impacts of Tooth Loss on The Incidence of Tooth Loss in The Elderly. JDHT Journal of Dental Hygiene and Therapy, 2(2), 52-57.
Zuhriza, R. A., Wulandari, D. R., Skripsa, T. H., & Prabowo, Y. B. (2021). Hubungan Motivasi Perawatan Gigi Terhadap Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Gigi (Oral Health Related Quality Of Life-Ohrqol) Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. E-Gigi, 9(2), 145-151.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















