Komunikasi Interpersonal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng Dalam Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Buleleng

Authors

  • Komang Karuni Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
  • I Gede Titah Pratyaksa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2618

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Satuan Polisi Pamong Praja, Pedagang Kaki Lima

Abstract

Pedagang Kaki lima yang masih melanggar peraturan daerah terkait berjualan di trotar dan badan jalan mengakibatkan arus jalan yang tidak konduksif yang mengganggu aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat khususnya di depan Lapangan Ngurah Rai. Teori yang digunakan adalah Interaksi Simbolik, Atribusi dan SOR. Peneliti menggunakan metode purposive sampling dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode Analisis Data yang digunakan ialah metode dari Miles & Huberman yakni pengumpulan data, reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan pengecekan keabsahan data. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal, kendala, serta implikasi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng dalam pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Buleleng. Adapun hasil penelitian ini yakni (1) Komunikasi interpersonal yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng dalam pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Buleleng menekankan pendekatan persuasif dan edukatif. (2) Kesulitan komunikasi dan pembinaan Pedagang Kaki Lima oleh Satuan Polisi Pamong Praja terutama disebabkan oleh resistensi dari Pedagang Kaki Lima dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap peraturan, serta keterbatasan fasilitas pendukung, membuat komunikasi interpersonal antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Pedagang Kaki Lima sering mengalami kendala dan konflik. Meskipun persentase kendala yang ditemukan relatif kecil, hambatan terbesar adalah sulitnya mengatur Pedagang Kaki Lima yang kurang menyadari pelanggaran yang mereka lakukan karena fokus utama mereka adalah mencari nafkah (3) Komunikasi merupakan proses aksi-reaksi di mana stimulus yang diberikan oleh komunikator yang memengaruhi organisme. Sehingga menimbulkan respons tertentu. dengan penggunaan tutur kata yang santun, mudah dipahami, hormat, dan lugas sangat penting dalam interaksi dengan pedagang kaki lima.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, M. (2022). Urgensi Komunikasi Model Stimulus Organism Response (So-R) Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Nivedana : Jurnal Komunikasi & Bahasa E-Issn: 2723-7664 Volume 3, Nomor 1, Juli 2022

Abubakar, F. (2015). Pengaruh Komunikasi Interpersonal Antara Dosen Dan

Ambar. 2017. “Teori Atribusi Dalam Komunikasi Interpersonal”. Pakar Komunikasi

Arikunto, (2016). Teknik Pengumpulan Data. Jurnal: Metode Pengumpulan Data Kualitatif Hal 144-145 Https://Eprints.Ums.Ac.Id/56867/27/Bab%20iii-

Cahya, Paradita. 2022. “Strategi Komunikasi Persuasif Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Kota Semarang”. Asdaf Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Program Praktik Perpolisian Tata Pamong

Data Pedagang Kaki Lima Kecamatan Buleleng Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng 2025.

Desthiani, Unik. 2019. “Peran Komunikasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp) Dalam Memberikan Pembinaan Kepada Pedagang Kaki Lima (Pkl)”. Jurnal Sekretari, Vol 6, No 2.

Hasibuan, M. S. 2020. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Revisi. Pt. Bumi. Aksara

Kerlinger. (1978). Metodologi Penelitian.Yogyakarta, Terbitan: Ikapi Book Capter.

Moleong & Lexy J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pt Remaja Rosdakarya.

Morissan. (2013). Psikologi Komunikasi. Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2004). Komunikasi Efektif: Suatu Pendekatan Lintas Budaya. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mulyana, D. (2020). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Edisi Revisi. Cetakan Ke-2

Nurlaeli, Aa. 2017. “Komunikasi Interpersonal Pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp)”. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta Pedagang Kaki Lima Pascarelokasi”. Jurnal Komunitas 5 (2) (2013): 252-266

Pekanbaru. Jurnal : Other Thesis, Universitas Islam Riau.

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng No. 6 Tahun 2015 Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng 2025.

Setiawan, Tomi. 2021. “Komunikasi Interpersonal Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Pembinaan Pedagang Kaki Lima Di Pasar Senapelan Kota Pekanbaru”. Skripsi Universitas Islam Riau

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suheri, (2018) Teori Interaksi Simbolik. Jurnal : Al-Hikmah-Media-Dakwahkomunikasi-Sosial-Dan-Kebudayaan

Terbitan : Balai Pustaka, Hal 732.

Toharudin, M. (2021). Kajian Pustaka. Jurnal : Unikom Nazar Fadillahsevtiana Https://Elibrary.Unikom.Ac.Id/Id/Eprint/9089/8/Unikom_Nazar

Widjaja, H. A. W. (2000). Ilmu Komunikasi: Pengantar Studi. Jakarta: Rineka Cipta. Https://Elibrary.Bsi.Ac.Id/Readbook/211153/Ilmu-Komunikasipengantar-Studi

Yunus, M & Insani, A. (2017). Tata Kelola Pedagang Kaki Lima Di Kota Makasar (Studi Kasus Pedagang Pisang Epe’ Di Pantai Losari). Jurnal Analisis Dan Kebijakan, Edisi No. 1 Vol. 3, Departemen Ilmu Administrasi Universitas Hasanuddin.

Zefa, D. Firdaus, M. & Rasyid, A. (2020). Program Komunikasi Antarpribadi Petugas Lapas Dalam Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas Ii A Pekanbaru. Jurnal: Ilmu Komunikasi Volume 9, Hlm. 312-326

Downloads

Published

2026-09-05

How to Cite

Karuni, K., & Pratyaksa, I. G. T. (2026). Komunikasi Interpersonal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng Dalam Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Buleleng. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 13630–13640. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2618