Pengaruh Role Ambiguity Terhadap Fenomena Quite Quitting Dengan Servant Leadership Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Karyawan SPX Exspress Cabang Singaparna)

Authors

  • Adi Parhan Mahmuda Universitas Cipasung Tasikmalaya
  • Nurherawati Nurherawati Universitas Cipasung Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2514

Keywords:

Role Ambiguity, Quiet Quitting, Servant Leader

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh ambiguitas peran terhadap quiet quitting dengan kepemimpinan melayani (servant leadership) sebagai variabel mediasi pada karyawan SPX Express Cabang Singaparna. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman dinamika organisasi, khususnya terkait bagaimana kejelasan peran kerja dan gaya kepemimpinan dapat memengaruhi tingkat keterikatan serta perilaku kerja karyawan di industri jasa logistik yang dinamis. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis yang diajukan. Studi ini melibatkan sampel sebanyak 68 karyawan yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner struktur dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel secara komprehensif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ambiguitas peran tidak memiliki pengaruh signifikan baik secara langsung terhadap quiet quitting maupun terhadap kepemimpinan melayani. Selain itu, kepemimpinan melayani terbukti tidak memediasi hubungan antara ambiguitas peran dan quiet quitting. Namun, penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan melayani memiliki pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap quiet quitting. Secara keseluruhan, model struktural dalam penelitian ini menjelaskan 10,7% varians dalam perilaku quiet quitting, sementara sisanya sebesar 89,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar fokus penelitian. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor internal maupun eksternal lain memiliki kontribusi yang jauh lebih besar dalam membentuk perilaku quiet quitting karyawan. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan masukan evaluatif bagi manajemen perusahaan dalam menyusun strategi kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya manusia secara lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, K., J. M., & Eka, M. S. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Dalam N. Saputra (Ed.), Metodologi Penelitian Kuantitatif (Issue May).

Amin, N. F., & Makassar, A. (2023). Konsep Umum Populasi Dan Sampel DALAM PENELITIAN. JURNAL PILAR: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 14(1), 15–31.

Aurellia, T., & Perdana, H. (2020). Penerapan Structural Equation Modeling Partial Least Square Pada Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik. 09(4), 475–482.

Dewi, P. S. A., & Sriathi, A. A. A. (2019). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Turnover Intention Yang Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 8(6), 3646. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2019.v08.i06.p13

Flores, J. (2023). Turnover Intention. 163–178. https://doi.org/10.1007/978-3-031-37331-2_10

Ghozali, I., & Latan, H. (2020). Analisis Data Menggunakan Aplikasi SmartPLS v.3.2.7 2018. Academia (Accelerating the World’s Research), 1–8.

Joseph, H. F. (n.d.). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R.

Lestari, N. S., & Assadiyah, D. E. (2025). Digital Fatigue In The Hospitality Industry: The Moderating Role Of Supervisor Support On Quiet Quitting. 8(3), 75–84.

Mutiara, S. Panggabaean. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara, 391.

Nabila, S. L. (2025). Analysis of the Influence of Work-Life Balance on Quiet Quitting in Generation Z through the Mediation of Psychological Safety and Work Engagement. 6, 5343–5355.

Pahira, S. H. (2023). Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi. 03(03), 810–817. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i03.882

Prasetyo, S. A., & Guspul, A. (2020). Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada PT. Astra Motor, Tbk Banjarnegara Cabang Yogyakarta). Jurnal Of Economic, Business and Engineering, 1(2), 343–351.

Priambodo, A., & Putra, B. (2025). Overcoming Quiet Quitting by Reducing Role Ambiguity and Work-Leisure Conflict to Promote Decent Work. Journal of Business & Applied Management, XVIII(2), 155–168. https://doi.org/10.30813/jbam.v18i2.9138

Salsabila, N., & Samudra, K. (2026). Pengaruh Ambiguitas Peran Dan Konflik Peran Terhadap Fenomena Quiet Quitting: Perspektif Komunikasi Organisasi. 2, 30–48.

Santoso, A., & Putra, B. (2024). Work Engagement in Indonesian Small and Medium Enterprises: A Bibliometric Analysis of Emerging Research Trends. 6(2), 1–15.

Zebua, G. M. (2026). Penguatan Employee Engagement sebagai Strategi Peningkatan Kinerja dan Keberlanjutan Organisasi. 02(01), 15–20.

Downloads

Published

2026-09-05

How to Cite

Mahmuda, A. P., & Nurherawati, N. (2026). Pengaruh Role Ambiguity Terhadap Fenomena Quite Quitting Dengan Servant Leadership Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Karyawan SPX Exspress Cabang Singaparna). Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 13717–13728. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2514