Pengaruh Digitalisasi Keuangan Terhadap Financial Well-Being yang di Mediasi Oleh Financial Capability Pada Jemaat Kingdom Generation Community (KGC) di Mataram
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2472Keywords:
Digitalisasi Keuangan, Financial Capability, Financial Well-Being, SEM-PLS, KGCAbstract
Perkembangan layanan keuangan digital telah mengubah cara individu mengakses, menggunakan, dan mengelola aktivitas keuangan. Di satu sisi, mobile banking, dompet digital, QRIS, dan layanan keuangan digital lainnya memberikan kemudahan dan efisiensi; di sisi lain, kemudahan tersebut belum tentu menghasilkan pengelolaan keuangan yang baik apabila tidak disertai kemampuan keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi keuangan terhadap financial well-being, pengaruh digitalisasi keuangan terhadap financial capability, pengaruh financial capability terhadap financial well-being, serta peran financial capability sebagai mediator pada anggota Kingdom Generation Community (KGC) di Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh anggota aktif KGC dan seluruhnya dijadikan responden melalui sampling jenuh, sehingga diperoleh 51 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial capability dengan t-statistic 2,923 dan p-value 0,003. Digitalisasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial well-being dengan t-statistic 3,612 dan p-value 0,000. Financial capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial well-being dengan t-statistic 8,219 dan p-value 0,000. Selanjutnya, financial capability terbukti memediasi secara positif dan signifikan hubungan digitalisasi keuangan dengan financial well-being dengan t-statistic 2,611 dan p-value 0,009. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat digitalisasi keuangan terhadap kesejahteraan finansial semakin kuat ketika individu mampu mengelola, merencanakan, dan mengambil keputusan keuangan secara tepat.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Atkinson, A., & Messy, F. (2012). Measuring financial literacy. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions, No. 15.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Bongomin, G. O. C., Ntayi, J. M., Munene, J. C., & Malinga, C. A. (2021). Digital Financial Services and Financial Well-Being in Emerging Economies. Review of Development Finance.
Brüggen, E. C., Hogreve, J., Holmlund, M., Kabadayi, S., & Löfgren, M. (2017). Financial well-being: A conceptualization and research agenda. Journal of Business Research, 79, 228–237.
Consumer Financial Protection Bureau. (2015). Financial well-being: The goal of financial education. CFPB.
Fernandes, D., Lynch, J. G., & Netemeyer, R. G. (2014). Financial literacy, financial education, and downstream financial behaviors. Management Science, 60(8), 1861–1883.
Gutter, M., & Copur, Z. (2011). Financial behaviors and financial well-being of college students.
Hasan, M., Yajuan, L., & Khan, S. (2022). Promoting Financial Well-Being Through Digital Financial Services: Evidence from Emerging Economies. Journal of Financial Services Marketing, 27(3), 241–256.
Lee, I., & Shin, Y. J. (2018). Digital Financial Services and Financial Well-Being in Emerging Economies. Review of Development Finance.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Lusardi, A., Oggero, N., & Yakoboski, P. (2021). Building Financial Resilience Through Financial Literacy and Financial Wellness. Journal of Pension Economics and Finance, 20(4), 589–603.
Morgan, P. J., & Long, T. Q. (2020). Financial Inclusion, Digital Financial Services and Financial Well-Being. ADB Institute Working Paper.
Morgan, P. J., & Trinh, L. Q. (2020). Fintech and Financial Literacy in the ASEAN Region. ADBI Working Paper Series No. 933. Asian Development Bank Institute.
Netemeyer, R. G., Fernandes, D., & Lynch, J. G. (2018). How am I doing? Perceived financial well-being, its potential antecedents, and its relation to overall well-being. Journal of Consumer Research, 45(1), 68–89.
Ozili, P. K. (2018). Impact of digital finance on financial inclusion and stability. Borsa Istanbul Review, 18(4), 329–340.
Prasetyo, & Huda. (2022). Pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif. Jurnal penelitian sebagaimana dicantumkan dalam skripsi.
Rahman, A. (2020). Digital payment usage and financial management behavior.
Sabri, M. F., Wijekoon, R., & Rahim, H. A. (2020). The Influence of Money Attitude, Financial Practices, Self-Efficacy and Emotion Coping on Employees’ Financial Well-Being. Management Science Letters, 10(4), 889–900.
Setiawan, A. (2021). Digital Payment Usage and Consumer Spending Behavior. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.
Shim, S., Xiao, J. J., Barber, B. L., & Lyons, A. C. (2019). Pathways to Life Success: A Conceptual Model of Financial Well-Being for Young Adults. Journal of Applied Developmental Psychology, 63, 100–110.
Xiao, J. J., & O’Neill, B. (2016). Consumer financial education and financial capability. International Journal of Consumer Studies.
Xiao, J. J., & Porto, N. (2017). Financial education and financial satisfaction.
Zhang, & Chatterjee. (2022). The Impact of Digital Finance on Household Financial Well-Being.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















