Etika Komunikasi Admin Media Sosial dalam Menghadapi Fenomena Cyberbullying dan Komentar Negatif pada Akun Instagram "X"

Authors

  • Cahya Amelia Putri Universitas Indonesia Membangun (INABA)
  • Detya Wiryany Universitas Indonesia Membangun (INABA)

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2218

Keywords:

Etika Komunikasi, Media Sosial, Cyber Bullying

Abstract

Fenomena cancel culture dan serbuan komentar negatif di media sosial menempatkan admin sebagai penghubung langsung antara organisasi dan publik sekaligus sebagai pihak yang menghadapi tekanan komunikasi secara cepat. Penelitian ini menganalisis etika komunikasi admin akun Instagram “X” selama April–Oktober 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis isi kualitatif. Korpus yang dapat diverifikasi terdiri atas satu unggahan klarifikasi, satu caption, sembilan komentar publik yang direproduksi dalam dokumentasi ilmiah dari kanal resmi akun, lima komentar kontekstual dari diskursus publik, serta tidak ditemukannya balasan individual admin dan jejak moderasi yang dapat dipastikan dari data yang tersedia. Analisis menggunakan empat klaim validitas Habermas, yaitu keterpahaman, kebenaran, ketepatan normatif, dan ketulusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpahaman menjadi aspek paling kuat karena pesan menyampaikan kronologi dan posisi organisasi secara ringkas, tetapi beberapa ungkapan tetap bersifat umum. Klaim kebenaran terpenuhi secara terbatas karena pernyataan mengenai akhir kerja sama dan ketiadaan profit sharing tidak disertai dokumen pendukung yang dapat diperiksa publik. Ketepatan normatif tampak melalui bahasa yang terkendali dan tidak menyerang pengguna, tetapi pesan belum secara tegas menolak cyberbullying atau melindungi martabat pihak yang menjadi sasaran serangan. Ketulusan tidak dapat dipastikan dari teks saja; klarifikasi menunjukkan keterbukaan mengenai hubungan komersial sekaligus orientasi pemulihan reputasi. Ethical resilience tercermin pada kontrol respons dan konsistensi profesional, sedangkan dimensi relasionalnya masih terbatas karena komunikasi berlangsung satu arah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akun Instagram “X”. (2025, 21 Oktober). Klarifikasi Hubungan Kerja Sama Dan Produk Kolaborasi [Unggahan Instagram]. Https://Www.Instagram.Com/P/DQE4z3JgWSz/

Amala, A. C., & Widjaja, W. (2026). Pengaruh Content Marketing, Kredibilitas Influencer, Dan Online Customer Review Terhadap Niat Beli Produk Lozy Hijab Di Aplikasi Tiktok Shop. Jurnal Nusa Manajemen, 3(2), 662–684. Https://Doi.Org/10.62237/Jnm.V3i2.433

Aryanto, T. N., & Sitorus, F. K. (2025). Kajian Teori Komunikasi Jürgen Habermas: Fondasi Rasionalitas Dalam Interaksi Sosial. Nivedana: Journal Of Communication And Language, 6(2), 370–382. Https://Doi.Org/10.53565/Nivedana.V6i2.1755

Franzke, A. S., Bechmann, A., Zimmer, M., Ess, C., & The Association Of Internet Researchers. (2020). Internet Research: Ethical Guidelines 3.0. Association Of Internet Researchers. Https://Aoir.Org/Reports/Ethics3.Pdf

Gerrard, Y. (2021). What’s In A (Pseudo)Name?: Ethical Conundrums For The Principles Of Anonymisation In Social Media Research. Qualitative Research, 21(5), 686–702. Https://Doi.Org/10.1177/1468794120922070

Harmaningsih, D., Yunarti, S., & Wijayanti. (2021). Anonimitas Netizen Di Media Sosial. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 76–85. Https://Journals.Upi-Yai.Ac.Id/Index.Php/Ikraith-Humaniora/Article/View/1474

Heinze, K. E., Hanson, G., Holtz, H., Swoboda, S. M., & Rushton, C. H. (2021). Measuring Health Care Interprofessionals’ Moral Resilience: Validation Of The Rushton Moral Resilience Scale. Journal Of Palliative Medicine, 24(6), 865–872. Https://Doi.Org/10.1089/Jpm.2020.0328

Indahsari, C. A., Zafirah, A., Ardiansyah, G., & Susanto, A. P. (2021). Instagram Dan Kebencanaan: Analisis Isi Akun Instagram @Mdmc.Magelang Sebagai Media Informasi Kebencanaan Di Kabupaten Magelang. Borobudur Communication Review, 1(2), 78–86. Https://Doi.Org/10.31603/Bcrev.6372

Jaafar, G. B., & Herna. (2023). The Impact Of Media In Cancel Culture Phenomenon. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 8(2), 382–390. Https://Doi.Org/10.25008/Jkiski.V8i2.893

Lubis, I. A. R., Ramdan, A. T. M., & Wiryany, D. (2022). Politik Digital: Manifestasi Komunikasi Di Era Digital. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 6(1), 193–206. Https://Doi.Org/10.51544/Jlmk.V6i1.1819

Monita, F. D., Arisanty, M., & Riady, Y. (2026). Kajian Fenomenologi Cancel Culture Pada Kasus Julia Prastini Di Media Sosial. International Journal Of Libraries, Information And Archives, 1(2), Article 10. Https://Doi.Org/10.55927/Ijlia.V1i2.16028

Nizarisda, T. L., Zubair, F., & Ramdan, A. T. M. (2023). Upaya Peningkatan Engagement Media Sosial Instagram Oleh Media Parapuan. Jurnal Common, 7(2), 138–150. Https://Doi.Org/10.34010/Common.V7i2.11404

Prasetyo, Y. W. (2022). Otonomi Dan Solidaritas Dalam Etika Diskursus Jürgen Habermas. Gita Sang Surya, 17(4), 45–55. Https://Repo.Driyarkara.Ac.Id/2106/

Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. CV Nata Karya. Https://Repository.Iainponorogo.Ac.Id/484/

Sitinjak, V. N., Panjaitan, D. T., Silitonga, B. H., & Yoehadi, V. (2023). Cyberbullying In Youtube’s Comments On “Tribun Medan TV Channel”. Jurnal Ilmu Budaya, 11(1). Https://Doi.Org/10.34050/Jib.V11i1.25266

Sutisna, A. F., Wiryany, D., & Ramdan, A. T. M. (2025). Komunikasi Persuasif Dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Baju Preloved Di Akun Instagram @Prelovedbyifaa. Journal Of Digital Communication Science, 3(2), 79–89. Https://Journals.Inaba.Ac.Id/

Tawaqal, R. S., Ramdan, A. T. M., & Silviany, A. E. (2024). Analisis Strategi Komunikasi Humas Jabar Dalam Penyampaian Informasi Di Era Digital. JIKA, 11(2), 67–77. Https://Doi.Org/10.31294/Jika.V11i2.11592

Chandra, A. A., & Watie, E. D. S. (2025). Etika Komunikasi Digital Dalam Pengelolaan Media Sosial Organisasi Di Era Disrupsi Informasi. Jurnal Komunikasi, 17(1), 45–58. Https://Doi.Org/10.24912/Jk.V17i1.33045

Nurhayati, S., & Ramdan, A. T. M. (2024). Strategi Komunikasi Digital Dalam Membangun Kepercayaan Publik Melalui Media Sosial Instagram. JIKA (Jurnal Informatika), 11(3), 201–212. Https://Doi.Org/10.31294/Jika.V11i3.16784

Wibowo, A., & Pradana, M. (2025). Cyberbullying Dan Etika Komunikasi Pada Interaksi Pengguna Media Sosial Di Indonesia. Jurnal Kajian Komunikasi, 13(1), 89–103. Https://Doi.Org/10.24198/Jkk.V13i1.61235

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Putri, C. A., & Wiryany, D. (2026). Etika Komunikasi Admin Media Sosial dalam Menghadapi Fenomena Cyberbullying dan Komentar Negatif pada Akun Instagram "X". Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 6805–6819. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2218