Peningkatan Sosial Religius Gen Alfa Di Era Digital Di Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2162Keywords:
Kehidupan sosial religius, anak, era digital, nilai-nilai agamaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan sosial religius anak, terutama dalam pelaksanaan ibadah, interaksi sosial, dan pembentukan akhlak. Penggunaan telepon pintar yang semakin intensif menyebabkan perubahan pola aktivitas anak, sehingga berpotensi mengurangi keterlibatan mereka dalam kegiatan keagamaan dan interaksi sosial secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kehidupan sosial religius anak di era digital di Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas tujuh orang tua dan dua orang anak. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memberikan dampak positif dan negatif terhadap kehidupan sosial religius anak. Dampak positif terlihat dari kemudahan memperoleh informasi dan materi pembelajaran keagamaan melalui media digital, sedangkan dampak negatif terlihat dari kecenderungan anak menunda ibadah, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta menurunnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan. Peran orang tua, keluarga, dan lingkungan masyarakat menjadi faktor penting dalam membimbing, mengawasi, dan membiasakan anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan kehidupan sosial.
Downloads
References
Adang & Anwar, Y. (2017). Sosiologi untuk Universitas. Bandung: PT. Refika Aditama
Andriani, A. (2019). Parenting Generasi Alpha di Era Digital. Tangerang Selatan: Indocamp
Anwar, Y. (2013). Sosiologi untuk Universitas. Bandung: PT. Refika Aditama
Bawai, I. (1985). Pengantar Ilmu Jiwa Perkembangan. Surabaya: PT. Bina Ilmu
Eka Cahya Maulidiyah, “Penanaman nilai-nilai agama dalam pendidikan anak di era digital”, Martabat, Vol. 2, No. 1, 2018, hlm. 75
Meleong, J. L. (1997). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Moh Ahsanulkhaq, “Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan”, Jurnal Prakarsa Paedagogia, Vol. 2, No. 1, 2019, hlm. 21
Muhamad Danuri, “Perkembangan dan transformasi teknologi digital”, Jurnal ilmiah infokam, Vol. 15, No. 2, 2019, 118
Poerwadarminta, W. J. S. (1984). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka: Amirko
Sahlan, A. (2009). Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah. Malang: UIN Maliki Pres
Saleh, S. (2017). Analisis Data Kualitatif. Bandung: Pustaka Ramadhan
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan Jenis, Metode dan Prosedur. Jakarta: Kencana
Setyaningsih, D. F. dkk. (2021). Aman Bermedia Digital. Jakarta: Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika
Siti Ma’rifatul Chusna, “Pengaruh Media Gadget pada Perkembangan Karakter Anak,” Jurnal Dinamika Penelitian, Vol. 17, No. 2, 2017, hlm. 320
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sunarsa, S. (2020). Penelusuran Kualitas & Kuantitas Sanad Qiraat SAB (Kajian Takhrij Qiraat SAB). Jawa Tengah: CV. Mangku Bumi Media
Suwandi, B. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta
Trislianto, A. D. & Iswati, S. (2023). Menggali Makna Perspektif Penelitian Kualitatif: Integrasi Kearifan Lokal dalam Pengembangan Model Intelektual Kapital. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing
Usman, M. (2025). Biografi dan Pemikiran Tokoh Sosiologi Klasik. Makassar: PT. Nas Media Indonesia
Widoyoko, P. E. S. (2016). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















