Tipologi Pembelajaran Humanistik dalam Q.S. An-Nahl [16]:125,sebagai Model Dakwah Dinamis di Masyarakat Kepulauan

Authors

  • Alhijir Yasir Abdul Karim Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2128

Keywords:

Pembelajaran Humanistik, Q.S. An-Nahl:125, Dakwah Dinamis, Masyarakat Kepulauan, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tipologi pembelajaran humanistik yang terkandung dalam Q.S. An-Nahl [16]:125 serta relevansinya sebagai model dakwah dinamis di masyarakat kepulauan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan dakwah yang lebih adaptif, edukatif, motivatif, dan dialogis dalam menghadapi karakteristik masyarakat kepulauan yang heterogen serta memiliki keterbatasan akses pendidikan dan pembinaan keagamaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur, kitab tafsir, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui interpretasi terhadap teks-teks yang menjadi sumber kajian dan dikontekstualisasikan dengan realitas masyarakat kepulauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. An-Nahl [16]:125 mengandung tiga tipologi pembelajaran humanistik, yaitu bil hikmah yang bersifat edukatif, mau‘izhah hasanah yang bersifat motivatif, dan mujadalah billati hiya ahsan yang bersifat dialogis-interaktif. Ketiga pendekatan tersebut memiliki kesesuaian dengan teori humanistik Abraham Maslow dan Carl Rogers yang menekankan penghargaan terhadap potensi manusia, kebutuhan aktualisasi diri, serta keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dalam konteks masyarakat kepulauan, tipologi tersebut dapat dikembangkan menjadi model dakwah dinamis yang mencakup unsur edukatif, motivatif, dialogis-partisipatif, integrasi budaya lokal, dan transformasi sosial berbasis digital. Model ini menjadikan dakwah tidak hanya sebagai media penyampaian ajaran agama, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. (2006). Islamic studies di perguruan tinggi: Pendekatan integratif-interkonektif. Pustaka Pelajar.

Abdullah, M. Q. (2015). Metode dakwah masyarakat pesisir (Fenomena budaya). KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah, 5(2), 91–108. https://doi.org/10.35905/komunida.v5i2.416

Alhidayatillah, N. (2017). Dakwah dinamis di era modern (Pendekatan manajemen dakwah). An-Nida', 41(2), 265–276. https://doi.org/10.24014/an-nida.v41i2.4658

Amin, S. M. (2013). Ilmu dakwah. Amzah.

Arbayah. (2013). Model pembelajaran humanistik. Dinamika Ilmu, 13(2), 204–221. https://doi.org/10.21093/di.v13i2.26

Arifin, F. (2020). Rethinking da'wah model in the fourth industrial revolution for digital native generation. Jurnal Dakwah, 21(1), 27–49. https://doi.org/10.14421/jd.2112020.1434

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aziz, M. A. (2017). Ilmu dakwah (Edisi revisi). Kencana.

Aziz, M. A. (2019). Ilmu dakwah. Kencana.

Baharuddin, & Makin, M. (2011). Pendidikan humanistik: Konsep, teori, dan aplikasi dalam dunia pendidikan. Ar-Ruzz Media.

Baharun, H. (2016). Pengembangan media pembelajaran dalam perspektif teori belajar. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1).

Borolla, F. V., Latupeirissa, L. N., & Masi, T. K. (2024). Peran kearifan lokal masyarakat kepulauan terhadap pendidikan multikultural: Sebuah kajian literatur. PEDAGOGI: Jurnal Penelitian dan Pendidikan.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Effendy, O. U. (2003). Ilmu, teori, dan filsafat komunikasi. Citra Aditya Bakti.

Fauzi, F. N., & Indah, E. O. (2021). Kontribusi ilmu komunikasi pada ilmu dakwah. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(1). https://doi.org/10.32332/ath_thariq.v5i1.2998

Freire, P. (2005). Pedagogy of the oppressed. Continuum.

Ilaihi, W. (2010). Komunikasi dakwah. Remaja Rosdakarya.

Jamalie, Z. (2015). Pola dakwah pada masyarakat suku terasing di Kalimantan Selatan. Jurnal Dakwah, 16(1). https://doi.org/10.14421/jd.2015.16101

Langgulung, H. (1988). Asas-asas pendidikan Islam. Pustaka Al Husna.

Majid, A. (2014). Strategi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Muhadjir, N. (2003). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.

Munir, M. (2009). Metode dakwah. Kencana.

Pimay, A., & Savitri, F. M. (2021). Dinamika dakwah Islam di era modern. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(1), 43–55. https://doi.org/10.21580/jid.v41.1.7847

Putrawansyah, R., & Hasbullah. (2023). Dakwah digital dan transformasi sosial keagamaan di era media baru. Jurnal Dakwah Kontemporer, 5(2), 115–129.

Qodir, A. (2017). Teori belajar humanistik dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 4(2). https://doi.org/10.33650/pjp.v4i2.17

Rogers, C. R. (1969). Freedom to learn. Charles E. Merrill Publishing Company.

Rosidi, Musyafak, N., Aisyah, U., & Suslina. (2023). Contextualization of Abdurrahman Wahid's humanistic da'wah in cases of human rights violations in Indonesia. Jurnal Ilmu Dakwah, 43(1), 69–86. https://doi.org/10.21580/jid.v43.1.13389

Sabarguna, B. S. (2005). Analisis data pada penelitian kualitatif. UI Press.

Saputra, W. (2011). Pengantar ilmu dakwah. RajaGrafindo Persada.

Shihab, M. Q. (1992). Membumikan Al-Qur'an. Mizan.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur'an. Lentera Hati.

Sopacuaperu, E. J. (2019). Konsep hospitalitas Amos Yong dan dialog inter-religius di Maluku. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat. https://doi.org/10.14421/panangkaran.2019.0301-08

Sukandar, W., et al. (2024). Jihad dakwah penyuluh agama Islam di pedalaman Kepulauan Mentawai Sumatera Barat. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam.

Sukayat, T. (2023). Da'wah communication in the contemporary era: Implementing da'wah ethics on social media. Jurnal Ilmu Dakwah, 43(2). https://doi.org/10.21580/jid.v43.2.18465

Tafsir, A. (2013). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan. Rineka Cipta.

Utami, E. N. (2020). Teori belajar humanistik dan implementasinya dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Mudarrisuna, 10(4), 584–598. https://doi.org/10.22373/jm.v10i4.6978

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Yaumi, M. (2013). Prinsip-prinsip desain pembelajaran. Kencana.

Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Karim, A. Y. A. (2026). Tipologi Pembelajaran Humanistik dalam Q.S. An-Nahl [16]:125,sebagai Model Dakwah Dinamis di Masyarakat Kepulauan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 9241–9253. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2128