Analisis Beban Kerja Dan Kebutuhan Petugas Rekam Medis Berdasarkan Metode Wisn Di Rsia Sitti Khadijah Gorontalo

Authors

  • Reskilan Mulane STIKES Bakti Nusantara Gorontalo
  • Riska Ahmad STIKES Bakti Nusantara Gorontalo
  • Gladis A. Ismail STIKES Bakti Nusantara Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2040

Keywords:

Rekam Medis, Kebutuhan Tenaga Kerja, WISN, Beban Kerja

Abstract

Rekam medis merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit, sehingga ketersediaan tenaga rekam medis perlu disesuaikan dengan beban kerja aktual yang ada. Peningkatan jumlah kunjungan pasien tanpa disertai penambahan tenaga berpotensi menimbulkan beban kerja berlebih pada petugas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga rekam medis di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh petugas unit rekam medis yang berjumlah 6 orang, dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan pengukuran waktu kerja menggunakan stopwatch dan jam digital, lalu dianalisis mengikuti tahapan metode WISN, meliputi perhitungan waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar kelonggaran, dan kebutuhan tenaga. Hasil penelitian menunjukkan waktu kerja tersedia petugas rekam medis sebesar 128.640 menit per tahun, standar beban kerja tertinggi pada kegiatan assembling dan terendah pada kegiatan pelaporan, serta standar kelonggaran sebesar 0,17. Total kebutuhan tenaga rekam medis berdasarkan perhitungan WISN berkisar 7 hingga 8 orang, sedangkan tenaga yang tersedia saat ini hanya 6 orang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga rekam medis di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo belum sesuai dengan beban kerja aktual dan masih mengalami kekurangan. Oleh karena itu, pihak rumah sakit diharapkan dapat mempertimbangkan penambahan atau redistribusi tenaga, khususnya pada kegiatan koding dan pelaporan, agar beban kerja petugas menjadi lebih merata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adelia, D., Cahyaningsih, N. P., & Afiyah, N. N. (2024). Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai ( Kajian Studi Literatur Manajemen Kinerja ). 1, 123–139.

Hapsari, D. P., Hidayat, A. R., Seha, H. N., Studi, P., Medis, R., Permata, P., & Yogyakarta, I. (2024). Beban Kerja Pada Unit Rekam Medis Menggunakan Analysis Of Medical Record Staff Needs Based On Workload In The Medical Records Unit Using The Fte Method At Panti Nugroho Hospital. 16(November), 51–62.

Kemenkes Ri. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi Dan Perizinan Rumah Sakit. 3, 1–80.

Kusumawardani, B. Y., Wardani, R., Priambodo, B., Yunito, E., Almas F, D., Ardiyanti, E., & Sulistyorini, E. (2023). Analisis Kebutuhan Tenaga Keperawatan Dengan Metode Workload Indikator Staff Need (Wisn) Di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kediri. Klabat Journal Of Nursing, 5(2), 10.

Mathar, I., & Kusdwiadji, A. (2022). Analisis Kebutuhan Sdm Kesehatan Berdasarkan Metode Wisn ( Workload Indicator Staffing Need ) Di Unit Kerja Rekam Medis Rsud Kota Madiun Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun , Indonesia Menurut Permenkes Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Rumah Sakit Dan K. 02, 30–40.

Nengsih, Y. G., & Tanjung, L. A. (2023). Analisis Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Berdasarkan Beban Kerja Dengan Metode Wisn Di Bagian Filling Rsu Mitra Sejati Medan. 8(1), 39–48.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wati, L., & Pardin, L. (2024). Pengaruh Pelatihan Manajemen Rekam Medis Terhadap Kualitas Dokumentasi Medis Di Pelayanan Kesehatan. 9(1), 169–175.

Who. (2023). Workload Indicators Of Staffing Need.

Wulandari, A. D. P. W. S., & Habibi, M. (2023). Analisis Perhitungan Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode Wisn Dan Abk-Kes Di Rskia Pku Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta. Journal Health Information Management Indonesian (Jhimi), 02(02).

Yuslistyari Eka Indah, Hasanah Arifiatul, R. D. A. (2022). Analisis Beban Kerja Operator Forklift. 5(1), 52–62.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Mulane, R., Ahmad, R., & Ismail, G. A. (2026). Analisis Beban Kerja Dan Kebutuhan Petugas Rekam Medis Berdasarkan Metode Wisn Di Rsia Sitti Khadijah Gorontalo. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 7670–7678. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2040