Pengaruh Koneksi Politik, Struktur Kepemilikan dan Kebijakan Dividen terhadap Tax Avoidance Perusahaan BUMN di Indonesia

Authors

  • Elsa Seri Widyawati Universitas Ngudi Waluyo
  • Bambang Ahmad Indarto Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2036

Keywords:

Koneksi Politik, Struktur Kepemilikan Pemerintah, Struktur Kepemilikan Institusional, Kebijakan Dividen, Tax Avoidance

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koneksi politik, struktur kepemilikan, dan kebijakan dividen terhadap tax avoidance pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025 dengan total 50 observasi data panel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 10, dengan model estimasi yang digunakan adalah Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koneksi politik, struktur kepemilikan pemerintah, dan kebijakan dividen berpengaruh negatif signifikan terhadap tax avoidance. Sementara itu, struktur kepemilikan institusional berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada perusahaan BUMN, keberadaan koneksi politik, dominasi kepemilikan pemerintah, serta kebijakan pembagian dividen yang tinggi dapat meningkatkan pengawasan dan mendorong kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Dengan demikian, praktik tax avoidance cenderung menurun seiring dengan meningkatnya faktor-faktor tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami determinan perilaku perpajakan perusahaan BUMN di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antara News. (2023). Antra News. https://www.antaranews.com/berita/4201374/bri-jadi-kontributor-dividen-bumn-terbesar-pada-2023

Arviyanti, A., & Muiz, E. (2018). Pengaruh karakeristik perusahaan dan struktur kepemilikan terhadap penghindaran pajak/tax avoidance pada perusahaan bumn yang terdaftar pada bei tahun 2013-2016. Jurnal Akuntansi, 7(1), 28-46. https://doi.org/10.37932/ja.v7i1.22

Asturbewa, H. S., & Oktavia, R. (2023). Indikasi perusahaan BUMN melakukan penghindaran pajak. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 1(2), 263-279. https://doi.org/10.55606/jumia.v1i2.1296

Bhattacharya, S. (1979). Imperfect Information, Dividend Policy, and “the Bird in the Hand” Fallacy. Bell Journal of Economics, 10(1), 259-70. https://doi.org/10.2307/3003330

Dewi, E. G. (2021). Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Leverage terhadap Penghindaran Pajak dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.35134/jbeupiyptk.v6i1.103

Diningrum, N., & Kurniawati, E. (2024). Political Connection And Tax Avoidance: Evidence From Two-Tier Board System In Indonesia. JRAK, 16(2), 327-336. https://doi.org/10.23969/jrak.v16i2.17362

Dyreng, S. D., Hanlon, M., & Maydew, E. L. (2008). Long‐run corporate tax avoidance. The accounting review, 83(1), 61-82. https://doi.org/10.2308/accr.2008.83.1.61

Faccio, M. (2006). Politically connected firms. American economic review, 96(1), 369-386. https://doi.org/10.1257/000282806776157704

Ghozali, I., & Ratmono, D. (2017). Analisis multivariat dan ekonometrika (Edisi 2). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hijriani, A. N., Latifah, S. W., & Setyawan, S. (2014). Pengaruh Koneksi Politik, Dewan Komisaris Dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Reviu Akuntansi, 4(1), 525–534. https://doi.org/10.22219/jrak.v4i1.4924

Ishak, A. C., & Asalam, A. G. (2023). Pengaruh Koneksi Politik, Capital Intensity, dan Corporate Social Responsibility Disclosure Terhadap Tax Avoidance. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(4), 2041–3051. https://doi.org/10.33395/owner.v7i4.1720

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of financial economics, 3(4), 305-360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Krisna, A. M. (2019). Pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial pada tax avoidance dengan kualitas audit sebagai variabel pemoderasi. Wacana Ekonomi (Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi), 18(2), 82-91. https://doi.org/10.22225/we.18.2.1162.82-91

Lokahita, G. A., & Saputri, S. W. (2024). Pengaruh Leverage, Kepemilikan Institusional, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Penghindaran Pajak. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 3(4), 217-229. https://doi.org/10.54259/akua.v3i4.3031

Manihuruk, B. P., & Novita, S. (2023). Penghindaran pajak: Pengaruh koneksi politik dan kepemilikan institusional. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(1), 391-400. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1285

Nurrahmi, A. D., & Rahayu, S. (2020). Pengaruh strategi bisnis, transfer pricing, dan koneksi politik terhadap tax avoidance. JAE (Jurnal Akuntansi Dan Ekonomi), 5(2), 48-57. https://doi.org/10.29407/jae.v5i2.14162

Sartono, A. (2010). Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Sahrir, S., Syamsuddin, S., & Sultan, S. (2021). Pengaruh koneksi politik, intensitas aset tetap, komisaris independen, profitabilitas dan leverage terhadap tax avoidance. Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI), 5(1), 14-30. https://doi.org/10.33059/jensi.v5i1.3517

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Widyawati, E. S., & Indarto, B. A. (2026). Pengaruh Koneksi Politik, Struktur Kepemilikan dan Kebijakan Dividen terhadap Tax Avoidance Perusahaan BUMN di Indonesia. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 7740–7753. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2036