Pengaruh Desain Video Pembelajaran Pada Pemahaman Mahasiswa Semester 2 Universitas Indonesia Membangun
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i4.2021Keywords:
Desain Video Pembelajaran, Pemahaman Mahasiswa, Hybrid Learning, AnimasiAbstract
Pemahaman mahasiswa terhadap video pembelajaran dalam sistem hybrid learning masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain video pembelajaran terhadap pemahaman mahasiswa semester II Universitas INABA dengan membandingkan video PowerPoint full text dan video yang dilengkapi animasi serta elemen visual. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan rancangan Pre-test Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda pada pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen sebesar 93,7%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 77,4%. Meskipun demikian, hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,139 > 0,05), tetapi nilai effect size (Cohen's d = 0,672) menunjukkan adanya pengaruh sedang. Dengan demikian, video pembelajaran yang dilengkapi animasi dan elemen visual memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pemahaman mahasiswa dibandingkan video PowerPoint full text. Integrasi animasi dan elemen visual mampu memperjelas konsep-konsep abstrak, sehingga membantu mahasiswa memproses serta mengingat materi pembelajaran secara lebih efektif. Visualisasi yang interaktif juga terbukti meningkatkan keterlibatan kontekstual dan daya tarik belajar, yang pada akhirnya memicu motivasi internal mahasiswa dalam menyerap informasi. Terlepas dari tidak tersampaikannya signifikansi statistik yang disebabkan oleh keterbatasan jumlah sampel (n = 20), besaran nilai effect size membuktikan adanya dampak praktis yang nyata dalam proses kognitif mahasiswa.
Downloads
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Azhar, A. (2017). Media pembelajaran. PT RajaGrafindo Persada.
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. David McKay Company.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning (4th ed.). Wiley.
Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Guo, P. J., Kim, J., & Rubin, R. (2014). How video production affects student engagement: An empirical study of MOOC videos. Proceedings of the First ACM Conference on Learning at Scale, 41–50.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Moreno, R., & Mayer, R. E. (2007). Interactive multimodal learning environments. Educational Psychology Review, 19(3), 309–326.
Mulyatiningsih, E. (2014). Metode penelitian terapan bidang pendidikan. Alfabeta.
Munir. (2017). Pembelajaran digital. Alfabeta.
Purwanto. (2018). Evaluasi hasil belajar. Pustaka Pelajar.
Sari, D. P., & Wibawa, B. (2021). Pengaruh penggunaan video pembelajaran berbasis multimedia terhadap pemahaman peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(2), 145–156.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.
Susilana, R., & Riyana, C. (2019). Media pembelajaran: Hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. CV Wacana Prima.
Trianto. (2018). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual. Kencana.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Uno, H. B. (2023). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.
Widoyoko, E. P. (2020). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Pustaka Pelajar.
Yusuf, A. M. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.
Zhang, D., Zhou, L., Briggs, R. O., & Nunamaker, J. F. (2006). Instructional video in e-learning: Assessing the impact of interactive video on learning effectiveness. Information & Management, 43(1), 15–27.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















