Pengaruh Keunikan Produk, Daya Tarik Kuliner, dan Green Economy terhadap Minat Kunjungan Wisatawan ke Pasar Kuliner Dhoplang Kabupaten Wonogiri

Authors

  • Rista Dewi Nazarina Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Wijayanto Wijayanto Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • La Ode Sugianto Universitas Muhammadiyah Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2009

Keywords:

Keunikan Produk, Daya Tarik Kuliner, Green Economy, Minat Kunjungan Wisatawan, PLS-SEM, Wisata Kuliner

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keunikan produk, daya tarik kuliner, dan penerapan green economy terhadap minat kunjungan wisatawan di Pasar Kuliner Dhoplang, Kabupaten Wonogiri, Indonesia. Pasar ini merupakan destinasi wisata kuliner tradisional yang unik karena menerapkan sistem pembayaran koin kayu, menggunakan wadah penyajian dari bahan alami seperti daun pisang dan bambu, serta hanya beroperasi pada hari Minggu pagi untuk menciptakan kesan eksklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling, di mana jumlah sampel ditentukan melalui rumus Cochran sehingga diperoleh 100 responden yang valid. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin yang disebarkan secara langsung di lokasi maupun melalui Google Form, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas konstruk. Hasil model struktural menunjukkan bahwa keunikan produk (β = 0,215; t = 2,028; p = 0,043), daya tarik kuliner (β = 0,377; t = 2,777; p = 0,006), dan green economy (β = 0,314; t = 2,324; p = 0,021) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan wisatawan, dengan nilai R² sebesar 0,724, yang tergolong kuat. Daya tarik kuliner terbukti menjadi prediktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa destinasi kuliner tradisional berbasis komunitas dapat memperkuat minat kunjungan wisatawan melalui pelestarian identitas budaya yang autentik, peningkatan kualitas pengalaman kuliner, serta komitmen lingkungan yang nyata dan konsisten.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (2011). The theory of planned behaviour: Reactions and reflections. Psychology & Health, 26(9), 1113–1127.

Björk, P., & Kauppinen-Räisänen, H. (2016). Local food: A source for destination attraction. International Journal of Contemporary Hospitality Management, 28(1), 177–194.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS/SmartPLS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.

Hjalager, A.-M. (2017). Rural gastronomy tourism experiences. In D. J. Timothy & A. Ron (Eds.), The Routledge handbook of gastronomic tourism (pp. 152–160). Routledge.

Horng, C., & Tsai, C. (2012). Culinary tourism strategic development: An Asia-Pacific perspective. International Journal of Tourism Research, 14(1), 40–55.

Kim, S., Eves, A., & Scarles, C. (2013). Empirical verification of a conceptual model of local food consumption at a tourist destination. International Journal of Hospitality Management, 33, 484–489.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Morrison, A. M. (2013). Marketing and managing tourism destinations. Routledge.

Okumus, F., Okumus, B., & McKercher, B. (2007). Incorporating local and international cuisines in the marketing of tourism destinations: The cases of Hong Kong and Turkey. Tourism Management, 28(1), 253–261.

Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (2011). The experience economy (Updated ed.). Harvard Business Review Press.

Richards, G. (2012). Food and the tourism experience: Major findings and policy orientations. In Food and the tourism experience: The OECD-Korea workshop. OECD Publishing.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tjiptono, F. (2019). Strategi pemasaran (4th ed.). Andi Offset.

United Nations Environment Programme. (2011). Towards a green economy: Pathways to sustainable development and poverty eradication. UNEP.

United Nations World Tourism Organization. (2018). Tourism and the Sustainable Development Goals – Journey to 2030. UNWTO Publications.m

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Nazarina, R. D., Wijayanto, W., & Sugianto, L. O. (2026). Pengaruh Keunikan Produk, Daya Tarik Kuliner, dan Green Economy terhadap Minat Kunjungan Wisatawan ke Pasar Kuliner Dhoplang Kabupaten Wonogiri. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 7384–7393. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.2009