Faktor-Faktor Penyebab Penundaan Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1958Keywords:
Klaim JKN, Penundaan Klaim, Rawat Inap, 5MAbstract
Penundaan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi persoalan yang dihadapi Rumah Sakit Islam Gorontalo, di mana berkas klaim pasien rawat inap sering terlambat sehingga berdampak pada kinerja keuangan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab penundaan klaim JKN pasien rawat inap ditinjau dari unsur manajemen 5M, yaitu man, machine, money, material, dan method. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lima informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kepala rekam medis, verifikator BPJS, petugas coder, petugas casemix, dan petugas rekam medis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah petugas klaim sudah mencukupi, namun beban kerja koding masih tinggi karena jumlah coder belum sebanding dengan volume kunjungan pasien. Dari segi machine, rumah sakit telah memiliki SIMRS, aplikasi I-Claim, serta ICD-10 dan ICD-9 yang belum sepenuhnya bridging, ditambah jaringan internet yang belum stabil. Faktor money mendukung kelancaran klaim, sedangkan faktor material, khususnya keterlambatan hasil laboratorium dan radiologi, menjadi faktor paling dominan penghambat klaim. Dari segi method, SOP dan alur klaim tersusun baik, namun konsistensi pelaksanaannya perlu diperkuat. Secara keseluruhan, penundaan klaim JKN lebih dipengaruhi faktor man, machine, dan material, sedangkan money dan method cukup mendukung kelancaran klaim.
Downloads
References
Lina, A., Nursanti, D., Sriwiyati, L., Kurniawan, H. D., Ismandani, R. S., Hartono, M., Kosala, S. P., & Tengah, J. (2023). Kepuasan Tenaga Medis Dan Tenaga Kesehatan Dalam Implementasi Rekam Medis Elektronik ( Rme ) Di Rumah Sakit Dr . Oen Kandang Sapi Solo. 11(2), 173–181.
Maulida, E. S., & Djunawan, A. (2022). Analisis Penyebab Pending Claim Berkas Bpjs Kesehatan Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Airlangga. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(6), 374–379. Https://Doi.Org/10.14710/Mkmi.21.6.374-379
Ointu, F., Lasarudin, A., & Hasyim, W. (2025). Optimasi Data Rekam Medis Pasien Rawat Inap Bpjs Rsud Tombulilato Dengan Algoritma K-Means Dan Fp-Growth. 8(4), 1966–1973.
Pratama, A., Fauzi, H., Nur Indira, Z., & Purnama Adi, P. (2023). Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap Akibat Koding Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Dr. Soedirman Kebumen. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (Jipiki), 8(1), 124–134. Https://Doi.Org/10.52943/Jipiki.V8i1.1225
Setiawan, A. P., Setiatin, S., & Nuraeni, Y. A. (2025). Analisis Penyebab Penundaan Klaim Bpjs Kesehatan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit X. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (Jipiki), 10(2), 220–229. Https://Doi.Org/10.52943/Jipiki.V10i2.1939
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Edisi 2, Cetakan 27). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta. (Cetakan Lanjutan)
Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Edisi 2, Cetakan 30). Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















