Pengaruh Pemberian Multitasking Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Universitas INABA
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1934Keywords:
Konsentrasi Belajar Siswa, eksperimen kuantitatif, Mahasiswa, Aktivitas Belajar MahasiswaAbstract
Konsentrasi belajar merupakan kemampuan penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tuntutan akademik, namun perilaku multitasking yang umum dilakukan mahasiswa berpotensi menurunkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemberian multitasking terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Universitas INABA menggunakan desain True Experimental dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Partisipan berjumlah 31 mahasiswa aktif semester 1-6, terbagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 15) yang menonton video edukatif sambil dipaparkan distraksi audio podcast (Dual Task Paradigm), dan kelompok kontrol (n = 16) yang hanya menonton video edukatif tanpa distraksi. Konsentrasi belajar diukur menggunakan rating scale pada saat pretest dan posttest, serta lembar observasi selama sesi berlangsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor gain (posttest-pretest) kelompok eksperimen (M = -5,40; SD = 11,10) lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (M = -2,75; SD = 10,08), namun uji Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik, t(29) = -0,70, p = 0,491. Data lembar observasi menunjukkan kelompok eksperimen menampilkan frekuensi perilaku tidak fokus (tampak gelisah dan ekspresi bingung) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun laporan diri (self-report) belum menunjukkan perbedaan yang signifikan, terdapat indikasi perbedaan perilaku yang teramati secara objektif antara kedua kelompok.
Downloads
References
Azwar, S. (2017). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi 2). Pustaka Pelajar.
Baddeley, A. (2003). Working Memory: Looking Back And Looking Forward. Nature Reviews Neuroscience, 4(10), 829-839.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (4th Ed.). SAGE Publications.
Dimyati & Mudjiono. (2009). Belajar Dan Pembelajaran. Rineka Cipta.
Fatirul, A. N., & Walujo, D. A. (2020). Belajar Dan Pembelajaran: Hasil Kajian Penelitian Dan Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Problem Based Learning. Scopindo Media Pustaka.
Junco, R., & Cotten, S. R. (2012). No A 4 U: The Relationship Between Multitasking And Academic Performance. Computers & Education, 59(2), 505-514.
Khairunnisa, A., Et Al. (2022). Perilaku Multitasking Media Akademik Dan Binge-Watching Pada Mahasiswa Universitas Padjadjaran. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 45-58.
Madore, K. P., & Wagner, A. D. (2019). Multicosts Of Multitasking. Cerebrum: The Dana Forum On Brain Science, 2019, Cer-04-19.
Mardhiyah, R., & Wulandari, S. (2023). Persepsi Mahasiswa Terhadap Multitasking Digital Dan Dampaknya Terhadap Konsentrasi Belajar. Jurnal Psikologi Kognitif, 5(1), 12-25.
Salvucci, D. D., & Taatgen, N. A. (2008). Threaded Cognition: An Integrated Theory Of Concurrent Multitasking. Psychological Review, 115(1), 101-130.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi 2, Cetakan 4). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Interpretatif, dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















