Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketepatan Koding INA-CBGS Pada Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Gorontalo Tahun 2026

Authors

  • Risandi Abdullah STIKES BAKTI NUSANTARA GORONTALO
  • Riska Ahmad STIKES BAKTI NUSANTARA GORONTALO
  • Merlin Abd. Rahman STIKES BAKTI NUSANTARA GORONTALO

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1919

Keywords:

ketepatan koding, INA-CBGs, rekam medis, penelitian kualitatif.

Abstract

Ketepatan koding INA-CBGs merupakan salah satu aspek penting dalam proses klaim pelayanan kesehatan karena berpengaruh terhadap ketepatan tarif dan kualitas data rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan koding INA-CBGs pada rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Islam Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi koder, kelengkapan rekam medis, kelengkapan dan spesifikasi diagnosis pada rekam medis elektronik, serta sistem pendukung koding merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan koding INA-CBGs. Kompetensi koder yang baik, dokumentasi rekam medis yang lengkap, diagnosis yang jelas dan spesifik, serta tersedianya pedoman dan aplikasi pendukung berkontribusi dalam menghasilkan pengodean yang akurat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keempat faktor tersebut saling mendukung dalam mewujudkan ketepatan koding INA-CBGs sehingga kualitas data dan proses klaim rumah sakit dapat dipertahankan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hastuti, D., & Suryono, A. (2021). Ketepatan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 pada rekam medis pasien rawat inap. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 4(2), 87–94.

Hilmy, M. R., Dwi Putranto, R., Mahadewi, E. P., Setiawan, I., & Shameela, A. (2026). Analisis Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit dan Elektronik Rekam Medik Sebagai Respon Terhadap Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. 11(1). DOI: https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v11i1.63533

Implementasi+Sistem+Informasi+Kesehatan+di+Fasilitas+Pelayanan+Kesehatan+Indonesia+Literature+Review. (n.d.).

Indonesia, K. K. R. (2020). Pedoman penyelenggaraan rekam medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Kemenkes RI.

Indonesia, R. (2009). Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Irawati, L., Manurung, I. R., Chandra, I., Akademi, ), & Kesehatan, P. (n.d.). Kesehatan Deli Sumatera Sosialisasi Tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Akurasi Koding Diagnosis Dan Prosedur Medis Pada Dokumen Rekam Medis Di Rumah Sakit Melati Perbaungan.

Kaldoudi, E. (2024). Smart hospital: The future of healthcare. Computational and Structural Biotechnology Journal, 24, 87–88. https://doi.org/10.1016/j.csbj.2023.12.011 DOI: https://doi.org/10.1016/j.csbj.2023.12.011

Kristina, I., & Anggraeni, A. (2022). TINJAUAN KETEPATAN PENGKODEAN DIAGNOSA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT JANTUNG DIAGRAM - DEPOK. MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis, 8, 30–34. https://doi.org/10.59300/mjrm.v8i1.72 DOI: https://doi.org/10.59300/mjrm.v8i1.72

Manajemen Informasi Kesehatan, J., Pradita, R., & Putri, W. (2023). Perancangan Clinical Decision Support System (CDSS) Dalam Pelaksanaan INA-CBG’s (Vol. 8, Number 2). https://bit.ly/EvaluasiSistemCDSS DOI: https://doi.org/10.51851/jmis.v8i2.437

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Prasetyo, B., & Utami, L. (2022). Pengaruh ketepatan koding terhadap klaim INA-CBGs di rumah sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 33–40.

Rahayu, A., Suryandari, E. S. D. H., Sangkot, H. S., & Wijaya, A. (2024). HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PETUGAS KODING DENGAN AKURASI KODE DIAGNOSIS. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 13(2), 118–126. https://doi.org/10.33475/jikmh.v13i2.384 DOI: https://doi.org/10.33475/jikmh.v13i2.384

Rahmawati, N. (2023). Analisis ketepatan koding diagnosis terhadap klaim BPJS di rumah sakit. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 14(1), 55–63.

Sari, M., & Hidayat, T. (2023). Hubungan ketepatan penulisan diagnosis dengan keakuratan kode diagnosis di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Dan Manajemen, 8(2), 120–128.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

SURYANDARI, E. S. D. H., Setyawati, F. E., Gunawan, Sangkot, H. S., & Wijaya, A. (2024). Faktor Penyebab Ketidakakuratan Kode Diagnosis Penyakit Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit X. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 12(2), 39–49. https://doi.org/10.37824/jkqh.v12i2.2024.645 DOI: https://doi.org/10.37824/jkqh.v12i2.2024.645

Try Bintariyati, K., Suarjana, N., & Ketut Sujana, I. (n.d.). IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP RUANG APEL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG. JURNAL KESEHATAN TERPADU, 6(2), 55–63.

Wahyuni, S., & Lestari, D. (2022). Faktor-faktor yangmempengaruhi ketepatan koding diagnosis di rumah sakit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 5(2), 70–78.

Downloads

Published

2026-08-05

How to Cite

Abdullah, R., Ahmad, R., & Rahman , M. A. (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketepatan Koding INA-CBGS Pada Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Gorontalo Tahun 2026. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 6117–6126. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1919