Trayektori Kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2010–2025: Perspektif Grindle dan Edward III
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1895Keywords:
Character Education, Edward III, Grindle, Policy Implementation, Policy TrajectoryAbstract
Kebijakan pendidikan budaya dan karakter bangsa di Indonesia berganti bentuk empat kali dalam lima belas tahun terakhir, dari pedoman sekolah tahun 2010 hingga Profil Lulusan pada 2025, tanpa pernah dievaluasi secara menyeluruh elemen mana yang sebenarnya berhasil dipertahankan. Artikel ini bertujuan memetakan dan menjelaskan trayektori enam produk hukum pendidikan karakter sepanjang 2010–2025, dengan fokus pada elemen yang bertahan, berubah, atau gugur antar-generasi kebijakan dan alasannya. Penelitian memakai studi kepustakaan dengan analisis isi kualitatif deduktif, membaca isi dan konteks tiap regulasi lewat model Grindle, lalu mengecek silang temuannya dengan empat variabel Edward III, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, berdasarkan dokumen resmi sebagai data utama dan literatur akademik terindeks sebagai data pendukung. Hasilnya menunjukkan pola yang konsisten: disposisi pelaksana selalu jadi kekuatan sementara komunikasi berlapis dan ketiadaan formula pendanaan yang jelas selalu jadi titik lemah, tidak peduli generasi kebijakan mana yang sedang berlaku. Sebaliknya, struktur pelaksana dan penyebutan program berubah paling sering, menyempit dari empat lembaga lintas sektor menjadi satu kementerian sepanjang periode yang diteliti. Temuan ini menunjukkan bahwa tiap generasi kebijakan cenderung mengubah unsur yang murah secara politik sambil membiarkan persoalan struktural yang lebih mendasar tidak tersentuh.
Downloads
References
Apriliani, I., & Jannah, L. M. (2025). Implementation of Affirmative Scholarship Policy by Indonesia Endowment Fund for Education. Greenation International Journal of Law and Social Sciences, 3(2), 55–65. https://doi.org/10.38035/gijlss.v3i2.377
Asadoma, J., Liliweri, A., Pandie, D. B. W., & Neolaka, M. N. B. C. (2025). Critical barriers to realising inclusive digital education in an urban-peripheral context: The case of Kupang City, Indonesia. Jurnal Public Policy, 11(4). https://doi.org/10.35308/jpp.v11i4.13148
Citra, R. P. (2023). Implementasi kebijakan pendidikan karakter pada anak usia dini di TK Negeri 2 Yogyakarta. Jurnal Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 12(2). https://doi.org/10.21831/sakp.v12i2.19038
Dharmawan, D., Trisnamansyah, S., Mulyasana, D., & Fiah, H. (2022). Management of character education strengthening program in building the national soul of vocational school students in Bandung City (case study at SMKN 9 and SMKN 13 Bandung). International Journal of Educational Research & Social Sciences, 3(1), 351–359. https://doi.org/10.51601/ijersc.v3i1.271
Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Fahim, A. M. (2026). Etika transformatif pendidik: Studi hermeneutis Al-Qur'an dan hadis dalam Adabul 'Alim An-Nawawi. Musala: Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara, 5(1), 1–27. https://doi.org/10.37252/jpkin.v5i1.2433
Fahim, A., Mabrur, A., Anwar, A., & Abdurrahman, A. (2026a). Etika keguruan sebagai jihad al-nafs: Analisis psiko-spiritual hadits tarbawi. Kreatif: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 24(1), 281–292. https://doi.org/10.52266/kreatif.v24i1.6378
Fahim, A., Masfufah, B., & Zaironi, M. (2026b). UU No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan: Telaah kritis kebijakan pendidikan dasar dan menengah terhadap eksistensi madrasah swasta. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 8(2). https://doi.org/10.20885/tullab.vol8.iss2.art13
Fahim, A. M., Anwar, A. N., Mabrur, A. S., Faruq, M. U., & Adib, M. (2025). Strategi dual-curriculum dalam implementasi pendidikan multidisiplin di pondok pesantren modern. Jurnal Al-Fatih, 8(2), 916–939. https://doi.org/10.61082/alfatih.v8i2.652
Grindle, M. S. (Ed.). (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.
Hafni, N. (2021). Factors for implementation of qanun in Aceh education: Study on Islamic value-based basic education. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 48–62. https://doi.org/10.35316/jpii.v6i1.350
Hukumonline. (2017, September 7). Perpres penguatan pendidikan karakter, presiden: Solusi polemik one day school. Hukumonline.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum.
Lobud, S., Khairil, M., Natsir, N., Suharnis, S., & Nursupiamin, N. (2025). Implementation of character education policy at State Islamic University of Datokarama Palu, Indonesia. International Journal of Multidisciplinary Research and Analysis, 8(1). https://doi.org/10.47191/ijmra/v8-i01-01
Luaylik, N. F., Fachrizi, A. R., & Imam, A. (2022). Strengthening Character Education in Formal Education Units Based on Minister Regulation of Education and Culture Republic of Indonesia (Study at Public Alementary School Pakong 1, Pakong District, Pamekasan Regency, Indonesia). International Journal of Social Science And Human Research, 05(11), 4917–4923. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v5-i11-14
Maharani, W. M., & Wati, D. M. (2022). Implementasi kebijakan revitalisasi pendidikan menengah kejuruan di Provinsi Jawa Timur. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 8(1), 89–106. https://doi.org/10.30996/jpap.v8i1.6588
Maisaroh, A. A., & Untari, S. (2024). Transformasi pendidikan karakter melalui kebijakan pemerintah di Indonesia menuju generasi emas 2045. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 7(1), 18–30.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Mubarok, S., Zauhar, S., Setyowati, E., & Suryadi, S. (2020). Policy implementation analysis: Exploration of George Edward III, Marilee S Grindle, and Mazmanian and Sabatier theories in the policy analysis triangle framework. Journal of Public Administration Studies, 5(1), 33–38. https://doi.org/10.21776/ub.jpas.2020.005.01.7
Ngimron, K., Kadarwati, E., & Jalaludin, J. (2026). Kajian literatur mengenai kebijakan pendidikan karakter dan pengaruhnya terhadap prestasi akademik siswa. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(1), 454–461.
Presiden Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Sakban, A., & Sundawa, D. (2023). Character education: Direction and priority for national character development in Indonesia. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 9(3), 794. https://doi.org/10.33394/jk.v9i3.7843
Sari, D. V., Marwiah, M., Suryaningsi, S., & Jamil, M. (2025). Implementasi Permendikbud No. 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter di SMA Muhammadiyah 2 Samarinda. Jurnal Madinasika, 6(2). https://doi.org/10.31949/madinasika.v6i2.13977
Suara Muhammadiyah. (2017, Agustus 8). Muhammadiyah sarankan presiden segera terbitkan Perpres sikapi polemik program pendidikan karakter.
Susanto, E., Khoiri, N., & Kusumaningsih, W. (2026). Implementing character education through the 7 habits program. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(2).
Triyantara, D. R., & Purwoko, B. (2026). Implementing project based learning policy through Grindle's framework: A case study of success factors and student outcomes in an Indonesian elementary school. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 1244–1257. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i1.3029
Umar, U., Hamzah, M., Rahmatullah, R., & Ni'mah, S. (2024). Integrity character education in Indonesia: Systematic literature review and bibliometric analysis. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(4). https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i4.5644
Wahyuningsih, R., Muharom, F., & Annur, F. (2026). The evaluation on character education in Indonesia in the last ten years: Policy, pedagogy, management, and assessment perspectives. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 292–307. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v7i2.2497
Wulandari, R. D., Khamidi, A., Roesminingsih, E., Amalia, K., Hazin, M., & Purwoko, B. (2026). Deep learning policy implementation for character development: An Edwards III model analysis in Indonesian elementary schools. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 584–596. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i1.2838
Yuhana, L., Nursalim, M., Hazin, M., & Khamidi, A. (2025). Implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di UPT SMPN 33 Gresik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23818
Zakiah, W. G., Karsidi, R., & Yusuf, M. (2021). The implementation of inclusive educational policies in elementary school. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 54(1), 130–140. https://doi.org/10.23887/jpp.v54i1.32210
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















