Penerapan Komunikasi Efektif Di Tempat Penerimaan Pasien Tentang Hak Dan Kewajiban Pasien Di Puskesmas Limboto Barat

Authors

  • Merlin Abd. Rahman STIKES Bakti Nusantara Gorontalo
  • Moh. Ichsan Arifin Antu STIKES Bakti Nusantara Gorontalo
  • Lexsha Maharani W. Usman STIKES Bakti Nusantara Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1851

Keywords:

Komunikasi efektif, tempat penerimaan pasien, hak dan kewajiban pasien

Abstract

Komunikasi efektif merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang berperan dalam menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan mudah dipahami oleh pasien, termasuk informasi mengenai hak dan kewajiban pasien. Penerapan komunikasi efektif di tempat penerimaan pasien diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pasien terhadap hak dan kewajibannya sehingga mendukung mutu pelayanan kesehatan. Berdasarkan observasi awal di Puskesmas Limboto Barat masih ditemukan pasien yang belum mengetahui hak dan kewajibannya karena informasi tersebut belum disampaikan secara optimal oleh petugas pendaftaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi efektif di tempat penerimaan pasien tentang hak dan kewajiban pasien di Puskesmas Limboto Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 5 orang yang terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas telah menerapkan komunikasi efektif melalui sikap ramah, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, serta pelayanan yang sopan. Namun, penyampaian informasi mengenai hak dan kewajiban pasien belum dilakukan secara konsisten sehingga masih terdapat pasien yang belum memahami informasi tersebut secara menyeluruh. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi efektif telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan konsistensi penyampaian informasi, penyediaan media edukasi, pelatihan komunikasi bagi petugas, serta evaluasi berkala untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap hak dan kewajibannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, Y. N., Setiadi, D., & Rosyda, R. (2024). Hubungan Komunikasi Efektif Tenaga Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Tanjungsari. Jurnal Penelitian Keperawatan, 11(2).

Soraya, Widiastuti, T. M., Renata, A. R., & Oktoriyani, E. N. (2024). Peningkatan Kualitas Pelayanan Melalui Komunikasi Efektif Perekam Medis di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan: Studi Kasus di UPT Puskesmas Karangploso. Journal of Medical Records and Health Information, 5(2), 1–11. DOI : 10.58535/jrmik.v5i2.69

Widjaja, G., Sijabat, H. H., & Dhanudibroto, H. (2025). Evaluasi Hak dan Kewajiban dalam Pelayanan Kesehatan Primer: Tinjauan Literatur. Zahra: Journal of Health and Medical Research.

World Health Organization

World Health Organization. (2020). State of the world's nursing 2020: Investing in education, jobs and leadership. World Health Organization.

World Health Organization. (2021). Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. World Health Organization.

World Health Organization. (2022). World patient safety day 2022: Medication without harm. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Engaging patients for patient safety: Advocacy brief. World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Patient safety rights charter. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2024a). Patient safety rights charter. World Health Organization.

World Health Organization. (2024b). Global patient safety report 2024. World Health Organization.

World Health Organization. (2025). World patient safety day 2025 campaign materials. World Health Organization.

World Health Organization. (2009). WHO guidelines for safe surgery 2009: Safe surgery saves lives. World Health Organization.

World Health Organization. (2009). Patient safety curriculum guide for medical schools. World Health Organization.

World Health Organization. (2010). Assessing and tackling patient harm: A methodological guide for data-poor hospitals. World Health Organization

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Rahman, M. A., Antu, M. I. A., & Usman, L. M. W. (2026). Penerapan Komunikasi Efektif Di Tempat Penerimaan Pasien Tentang Hak Dan Kewajiban Pasien Di Puskesmas Limboto Barat. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5295–5302. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1851