Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Kota Layak Anak Di Kota Pekanbaru Periode 2022-2024 (Studi Pada Pemenuhan Klaster Perlindungan Khusus)

Authors

  • Nuri Fajira Universitas Riau
  • Hasim As'ari Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1826

Keywords:

Evaluasi Kebijakan, Kota Layak Anak, klaster perlindungan khusus

Abstract

Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak adalah upaya pemerintah untuk memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan bagi mereka di wilayah masing-masing, dengan harapan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak setiap tahun dan keberadaan anak-anak dalam situasi eksploitasi ekonomi di Kota Pekanbaru menunjukkan adanya masalah dalam mencapai keberhasilan kebijakan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan penyelenggaraan Kota Layak Anak di Pekanbaru pada pemenuhan klaster perlindungan khusus untuk periode 2022-2024 serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian isi kebijakan menyebabkan indikator evaluasi menurut kriteria Dunn, seperti efektivitas, efisiensi, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan, tidak berjalan optimal, sedangkan indikator kecukupan dinilai sudah optimal. Kendala dalam pemenuhan klaster perlindungan khusus meliputi kesulitan pemerintah dalam mengendalikan anak yang berada dalam situasi eksploitasi di tengah arus migrasi di Kota Pekanbaru, kurangnya sumber daya yang mendukung, dan rendahnya koordinasi antara orang tua dan dinas terkait dalam memberikan hak perlindungan kepada anak. Penguatan koordinasi, sumber daya manusia, anggaran, fasilitas, dan pendampingan diperlukan agar perlindungan khusus anak dapat lebih efektif, merata, responsif, dan tepat sasaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alaslan, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (Ed.1). PT Raja Grafindo Persada. Https://Doi.Org/10.31237/Osf.Io/2pr4s

Amellia, C., & Meiwanda, G. (2022). Agility Governance In Implementing Child Friendly Cities In Pekanbaru City In The Special Protection Cluster. Sosioedukasi Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 11(1), 143–150. Https://Doi.Org/10.36526/Sosioedukasi.V12i1.2619

Anandasari, S. F., Hidayat, R., & Rizki, M. F. (2021). Implementasi Kota Layak Anak Melalui Program Sekolah Ramah Anak (SRA) Di Kota Bekasi. Jurnal Kajian Ilmiah, 21(4), 377–390. Https://Doi.Org/10.31599/Jki.V21i4.760

Audina, F., Yana Harahap, H., & Asrianingsih, D. (2022). Evaluasi Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Kekerasan Anak. Journal Of Comprehensive Science (JCS), 1(3), 306–314. Https://Doi.Org/10.59188/Jcs.V1i3.55

Dahniar, M., & Yuliani, F. (2025). Evaluasi Kebijakan Pemberian Pengurangan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB-P2) Akibat Dampak Pandemi COVID-19 Di Kota Pekanbaru. Journal Of Research And Development On Public Policy, 4(1), 01–09. Https://Doi.Org/10.58684/Jarvic

Dunn, W. N. (2017). Public Policy Analysis: An Integrated Approach (Sixth Edit). Routledge, An Imprint Of The Taylor & Francis Group.

Farhaini, Y. (2021). Evaluasi Kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru Dalam Pengembangan Kota Layak Anak. 1–159. Https://Repository.Uir.Ac.Id/Id/Eprint/12891

Fitriani, D. K., & Kushandajani. (2025). Evaluasi Kebijakan Kota Layak Anak Di Kota Depok Dalam Pemenuhan Klaster Perlindungan Khusus. Journal Of Politic And Government Studies, 14(2), 99–114.

Haidar. (2022). Implementasi Kebijakan Kota Layak Anak Di Kota Pekanbaru. Skripsi UNILAK.

Hartanto, C. A. (2023). Evaluasi Program Kabupaten Layak Anak Dalam Pemenuhan Klaster Perlindungan Khusus Di Kabupaten Kotawaringin Timur. Jurnal Tatapamong, 5(2), 177–196. Https://Doi.Org/10.33701/Jurnaltatapamong.V5i2.3711

Miles, M. B., & Huberman, A. Michael Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd Ed.).

Mulyati, S., Nuraisyah, & Susanti, A. (2025). Evaluasi Kebijakan Kota Layak Anak Pada Pelayanan Ramah Anak Di Puskesmas Kota Balikpapan. Reslaj, 7, 1070–1092. Https://Doi.Org/10.47476/Reslaj.V7i3.6574

Rahmah, Y. S., & Kirana, K. C. (2022). The Implementation Of Child-Friendly City Programs In Special Protection Cluster At Serang-Banten Province Yuni. JSGA (Journal Studi Gender Dan Anak), 9(2), 149–162. Https://Doi.Org/10.32678/Jsga.V9i02.6787

Rhumeta, & Nasution, M. S. (2024). Implementasi Kebjakan Penyelenggarahan Kota Layak Anak Di Kota Pekanbaru. Journal Of Education Technology Information Social Sciences And Health, 3(1), 597–610. Https://Doi.Org/10.57235/Jetish.V3i1.2046

Rodiyah, I., & Sanggito, R. T. D. N. (2021). Coordination Of Actors In The Application Of Child- Friendly City In Sidoarjo District Koordinasi Aktor Dalam Penerapan Kota Layak Anak Di Kabupaten Sidoarjo. JKMP (Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik), 9(2), 83–90. Https://Doi.Org/10.21070/Jkmp.V9i2.1579

Rusydiana, N., Sujianto., & As' Ari, H. (2025). Evaluasi Kebijakan Penempatan Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Pekanbaru Pada Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Pekanbaru. JAPS, 6(2), 262-283. DOI: 10.46730/Japs.V6i2.245

Sari, N. L., & As’ari, H. (2021). Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan Gratis Pada Jenjang Sekolah Dasar Dan Menengah Pertama. Jurnal Birokrasi Dan Pemerintahan Daerah, Volume 3., 167–178.

Stufflebeam, D. L., & Zhang, G. (2017). The CIPP Evaluation Model: How To Evaluate For Improvement And Accountability (Cetakan Ke- 1). New York: The Guilford Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. In Educacao E Sociedade (Vol. 1, Issue 1)

Warman, Komariyah, L., & Kaltsum, K. F. U. (2023). General Concept Policy Evaluation. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 3, 25–32. Https://Doi.Org/10.30872/Jimpian.V3ise.2912

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Fajira, N., & As’ari, H. (2026). Evaluasi Kebijakan Penyelenggaraan Kota Layak Anak Di Kota Pekanbaru Periode 2022-2024 (Studi Pada Pemenuhan Klaster Perlindungan Khusus). Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5137–5147. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1826