Analisis Pengaruh Biaya Produksi dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Pada Industri Foods and Beverage di Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2024

Authors

  • Fredy Sanjaya Kusuma Universitas Tangerang Raya
  • Aditya Adhi Flesia Universitas Tangerang Raya
  • Muhamad Azully Universitas Tangerang Raya
  • Ricco Kantona Setiawan Universitas Tangerang Raya
  • Shevani Dwinov Universitas Tangerang Raya
  • Dede Puspa Pujia Universitas Tangerang Raya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1821

Keywords:

Biaya Produksi, Biaya Operasional, Laba Bersih, Bursa Efek Indonesia, Foods and Beverages

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan subsektor foods and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Laba bersih merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, sehingga pengelolaan biaya produksi dan biaya operasional menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research untuk menguji hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi penelitian terdiri atas seluruh perusahaan subsektor foods and beverages yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sebanyak 66 observasi yang dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa biaya produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi sebesar 0,548 (>0,05). Sebaliknya, biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi <0,001 (<0,05). Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa biaya produksi dan biaya operasional secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi <0,001. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 68,4% variasi laba bersih, sedangkan 31,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya operasional merupakan faktor yang lebih berperan dalam memengaruhi laba bersih dibandingkan biaya produksi. Sementara itu, biaya produksi tidak terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan subsektor foods and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, et al. (2024). Pengaruh biaya operasional terhadap laba bersih. Jurnal Ekonomi Indonesia, 16(1), 87-99.

Bursa Efek Indonesia. (2024). IDX Fact Book 2024. PT Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id

BURSA EFEK INDONESIA. Journal of Management: Small and Medium Enterprises (SMEs), 17(1), 93-103.

Cahyani, R., & Nugroho, A. S. (2020). Pengaruh biaya produksi terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2015–2019. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 12(2), 114–128. https://doi.org/10.1234/jak.2020.2.114

Difa, A. C., Herawati, I. D., & Simbolon, M. B. (2025). Pengaruh Penjualan, Biaya Operasional Dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih Pada Perusahaan Sub Sektor Food And Beverages Tahun 2020-2024. Jurnal Neraca Peradaban, 5(3), 505-520.

Firmansyah, D. (2023). Analisis pengaruh harga pokok penjualan dan biaya umum administrasi terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur BEI 2019–2022. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 19(1),

Gnawali, Y. P. (2022). Ganeshman Darpan Use of Mathematics in Quantitative Research. Ganeshman Darpan, 7(1), 1.

Hidayat, A. R., Safitri, P. N., Sihotang, I. C., & Rinaldi, M. (2025). Pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar pada BEI tahun 2019–2023. Outline Journal of Management and Accounting, 4(2), 56–67. https://doi.org/10.61730/53ba6w37

Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan SyariahISSN: 2527 -6344 (Printed), ISSN : 25805800 (Online) Accredited No. 204/E/KPT/2022 DOI: https://doi.org/10.30651/jms.v9i5.24957 Volume 9, No. 5, 2024 (3732-3741)

Kezia, P., & Wulandari, E. (2024, May). Pengaruh biaya produksi terhadap laba bersih pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2022. In Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK) (Vol. 3, pp. 602-608).

Kurniawan, M. R., Indrawati, S. J., Suswita, C. D., & Pujia, D. P. (2026). Profitabilitas Dan Solvabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Idx 30 Periode 2020–2025. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan, 39-48.

Pramudyanti, N., Nurdiwaty, D., & Linawati, L. (2025). ANALISIS PENGARUH PENJUALAN, BIAYA PRODUKSI, DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LABA PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2022-2024. PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi, 15(1), 228-235.

Pratiwi, N., Susanto, H., & Kurniawan, A. (2021). Pengaruh biaya operasional dan pendapatan terhadap laba bersih perusahaan foods and beverage di BEI periode 2016–2020. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 24(3), 201–218. https://doi.org/10.2345/jeb.2021.3.201

Putra, A. E., Oktariansyah, O., & Rahayu, D. (2024). Pengaruh Biaya Produksi Dan Biaya Penjualan Terhadap Laba Bersih Pada Subsektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI

Sari, D. P., & Wijaya, R. (2022). Pengendalian biaya operasional dan volume penjualan sebagai determinan laba bersih: Studi pada consumer goods BEI 2018–2021. Jurnal Akuntansi

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Kusuma, F. S., Flesia, A. A., Azully, M., Setiawan, R. K., Dwinov, S., & Pujia, D. P. (2026). Analisis Pengaruh Biaya Produksi dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Pada Industri Foods and Beverage di Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2024. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5079–5091. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1821