Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Di Sma Negeri 1 Kota Kupang

Authors

  • Veronika Yunitasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Priyati Rihi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Juandri Tusi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Rini Ton Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1793

Keywords:

Pola Makan, Status Gizi, Remaja, Nutrisi, Pertumbuhan

Abstract

Latar Belakang: Pola makan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan status gizi remaja. Masa remaja ditandai oleh pertumbuhan fisik dan perkembangan yang pesat sehingga membutuhkan asupan energi dan zat gizi yang cukup, seimbang, serta berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Kota Kupang. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 72 siswa kelas X dan XI, sedangkan sampel sebanyak 39 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih melalui teknik simple random sampling. Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,743. Status gizi ditentukan melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase serta secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pola makan kategori baik sebesar 56,4%, sedangkan 56,4% responden berada pada kategori gizi kurang, 41,0% memiliki status gizi normal, dan 2,6% tergolong gemuk. Hasil uji Chi-Square memperoleh nilai p < 0,001, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dan status gizi remaja. Kesimpulan: Pola makan berhubungan secara signifikan dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Kota Kupang. Sekolah dan keluarga perlu memperkuat edukasi gizi serta membiasakan konsumsi makanan beragam, seimbang, dan teratur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiyatur Rahmah, Ony Linda, & Dian Kholika Hamal. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Remaja di SMP Negeri 262 Jakarta Timur Tahun 2024. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(3), 549–563. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i3.3974

Andita, & Azinar, M. (2021). KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI. Journal of Public Health Research and Development, 5(3), 227–238.

Fadhelina Luthfiah Azzahra1, I. I. S. (2024). Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Makan, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Status Gizi Lebih pada Remaja di Man 2 Jakarta Timur. 16(1), 53–60.

Farida Isroani, S.Pd.I, M.Pd. Syahruddin Mahmud, M.Ed., Ph.D. Dr. H. Ahmad Qurtubi, M.A. Putri Hana Pebriana, M.Pd. Dra. Andi Rahmatia Karim, M.Pd. Yeti Yuwansyah, SST., M.Kes, M.Keb. Refnil Yetti, M.Pd. Andi Muhammad Fara Kessi, S.STP, M.M. Aminah, S.E., M. P. (2023). Psikologi Perkembangan - Farida Isroani, S.Pd.I, M.Pd. Syahruddin Mahmud, M.Ed., Ph.D. Dr. H. Ahmad Qurtubi, M.A. Putri Hana Pebriana, M.Pd. Dra. Andi Rahmatia Karim, M.Pd. Yeti Yuwansyah, SST., M.Kes, M.Keb. Refnil Yetti, M.Pd. Andi Muhammad Fara Kessi,. In Mitra cedekia media.

Fikri, S., Syahfitri, Y., Syekh, U., Hasan, A., & Padangsidimpuan, A. A. (2025). Persepsi Remaja Terhadap Gambar Bahaya Merokok Pada Bungkusnya Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Komunitas, 19(1).

Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif. In Revista Brasileira de Linguística Aplicada (Vol. 5, Issue 1).

Harefa, D., Sarumaha, M., Fau, A., Telaumbanua, T., Hulu, F., Telambanua, K., Sari Lase, I. P., Ndruru, M., & Marsa Ndraha, L. D. (2022). Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Belajar Siswa. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1), 325. https://doi.org/10.37905/aksara.8.1.325-332.2022

Hidayat, S. (2021). Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Status Gizi Remaja. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., IX(1), 2013–2015.

In Fatmawati1, C. T. W. (2023). Gizi Seimbang pada Remaja Putri di Sekolah Menengah I. Jurnal Pengabdian Gizi Dan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 32–37.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. https://www.who.int/docs/default-source/gho-documents/world-health-statistic-reports/2023/world-health-statistics-2023_20230519

Mokolomban, D. D., Damping, H. H., Warouw, H. J., & Henry Raule, J. (2023). Faktor Lingkungan sebagai Determinan Perilaku Merokok pada Remaja. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Manado XXII, 125–131.

Munawaroh. (2021). Komposisi Lemak Viseral, Basal Metabolic Rate (BMR), Dan Usia Sel Terhadap Indeks Masa Tubuh (IMT) Pada Remaja. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 5(1), 110–119. https://doi.org/10.52643/jukmas.v5i1.1120

Notoatmodjo. (2018a). Metodologi Penelitian Kesehatan (Ketiga). Jakarata: PT Rineka Cipta. (p. 243).

Notoatmodjo, S. (2018b). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nurahmadi, R., & Khalida Dalimunthe, N. (2024). Pengaruh Edukasi Gizi Melalui Media Pop-Up Book Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Kebiasaan Makan Pagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Tiuh Memon. Journal of Nutrition College, 13(3), 210–219. https://doi.org/10.14710/jnc.v13i3.40863

Nurhidayati, R. B. (2024). Hubungan Pengetahuan, Gizi, Sikap terhadap Kesehatan Remaja Khususnya Anemia. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 3(4), 744–753. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i4.218

Nursalam. (2015). METODOLOGI PENELITIAN ILMU KEPERAWATAN (A. Suslia (ed.)). Jakarta: Salemba Medika, 2015. https://www.scribd.com/document/369416381/3-2Metodologi-Nursalam-EDISI-4-21-NOV

Nursyahrani, R. A., Karmilah, K., Ramadhani, N., Hasipa, H. S., Haq, M. I. A., Ridwan, H., & Kelana, D. (2024). Pemanfaatan Bahan Alami Daucus Carota, Pandanus Amaryllifolius Dan Oryza Sativa Dalam Sediaan Masker Untuk Mengatasi Permasalahan Semua Jenis Kulit. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.54630/jk2.v15i1.320

Rahmadi, D., & Anjani, K. T. (2023). THE RELATIONSHIP BETWEEN DIET AND NUTRITIONAL STATUS BALANCE IN ADOLESCENTS. Nusantara Hasana Journal, 1(7), 132–137.

Restuti, A. N. S., Yulianti, A., & Lindawati, D. (2020). Efek minuman cokelat (Theobroma cacao L.) terhadap peningkatan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin tikus putih anemia. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 8(2), 79–84. https://doi.org/10.14710/jgi.8.2.79-84

Sofyan, E. M., Rahmawati, A., & Sudyasih, T. (2024). Hubungan pola makan dengan status gizi pada siswa kelas X di SMA N 2 Yogyakarta The relationship between diet and nutritional status in class X students at SMA N 2 Yogyakarta. Prosiding Seminar Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2(September), 360–366.

Subki, Ainil Yusra, Sulaiman Harun, Munazar, S. I. (2025). HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 LHOKSEUMAWE. Journal of Health Promotion and Education, 8(2), 116–121. https://doi.org/https://doi.org/10.37104/ithj.v8i2.402

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suhardin, F. A., AGUSTINA, E. N. S., & LESTARI, M. C. D. (2024). Konsep Pola Asuh Orang Tua Perspektif Pendidikan Islam. JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ), 3(2), 427–441. https://doi.org/10.56874/tila.v3i2.1539

Suryawan, N, W., Bachrun, E., & Prayitno, S. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Merokokpada Anak Remaja Laki-laki. Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 4(1), 1–7.

WHO. (2023). World Health Statistics 2023. In World Health Organization (Vol. 69, Issue 9). https://doi.org/10.5794/jjoms.69.409

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Yunitasari, V., Priyati Rihi, Juandri Tusi, & Ton, R. (2026). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Di Sma Negeri 1 Kota Kupang. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5018–5028. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1793